Sebuah refleksi bagi seperempat abad silam…
(Adit Sastra)
ketika kita muda dulu
ketika kerutan wajah ini belum terlihat
ketika beban belum terasa begitu beratnya
ketika aku dan dia menjalin sebuah kisah asmara
saat itu begitu menyenangkan
saat itu adalah masa penuh kasih
masa dimana cinta ini terbalas
dan hingga akhirnya menyatu dan tidak terlepas lagi
aku bersyukur pada-Nya
bahkan di tengah kelembutan dan kasih sayang-Nya
Ia telah mengirimkan seseorang untukku
Belahan jiwaku…
Seseorang yang mengantarku pada sebuah awal
Awal bagi kehidupan baruku
Kehidupanku dengannya
Untuk mengarungi hidup yang ternyata tidaklah begitu sederhana
Dan ketika semua itu terjadi, seiring dengan berjalannya waktu…
Banyak peristiwa telah terlewati
Bukan hanya untuk sekedar air mata
Atau bahkan senyuman
Telah mengalir dengan sempurna dalam perjalanan hidup kita bersama
seperempat abad perjalanan ini
memaknai banyak hal
tidak hanya masa sulit yang telah terlewati
namun makna dari sebuah perjuangan tiada henti yang telah dilakukan
diseperempat abad ini
dalam kebersamaan kita selama ini
dalam setiap langkah yang telah tertempu
kesetiaanmupun telah teruji
hingga tidak ada keraguan bagi ku untuk tetap mencintaimu
selamanya….













amiinn..
bagus Dit