Pencinta Malam

(Ahmad Olie Sopan)

Malam memang selalu punya bahasa…

Kadang ia berkata kalau aku buta

Kadang ia berkata kalau aku tuli

Kadang ia berkata aku seperti orang bisu

Malam selalu memarahiku…

Malam memang punya banyak bahasa

Kadang ia perlihatkan wajah sedih dari jalanan

Kadang ia dendangkan suara riang para pesakitan

Kadang ia torehkan tinta putih di hitamnya awan.

Malam selalu ingatkanku…

Sedang siang lebih sering berbicara dengan diam,

Namun selalu gambarkan banyak keriangan

Namun selalu nyanyikan sedikit keberuntungan

Namun selau tuliskan kata lugas tak bernyawa

“Siang yang kikir” ucapku…

Mungkin teman tak percaya,

Tentang istimewanya malam bagiku

Juga tentang lemahnya siang untuk kita…

Tertarik dengan yang ini?

  • Kepada Sepi
  • Sahabat Alama-3
  • Gadis Itu Aku
  • Sahabat Alam – 2
  • Sahabat Alam
  • Tersesat di Hutan Belantara
  • Ini Ibu
  • Untuk Anakku
  • lukisan itu
  • Ketika

Comments (2)

shinta mirandaOctober 19th, 2009 at 12:18 pm

nice one…….menuangkan imaji waktunya pas dan sederhana…aku suka nih…!!

Ahmad Olie SopanOctober 25th, 2009 at 2:39 am

Makasih shinta…

Leave a comment

Your comment