Pencinta Malam
(Ahmad Olie Sopan)
Malam memang selalu punya bahasa…
Kadang ia berkata kalau aku buta
Kadang ia berkata kalau aku tuli
Kadang ia berkata aku seperti orang bisu
Malam selalu memarahiku…
Malam memang punya banyak bahasa
Kadang ia perlihatkan wajah sedih dari jalanan
Kadang ia dendangkan suara riang para pesakitan
Kadang ia torehkan tinta putih di hitamnya awan.
Malam selalu ingatkanku…
Sedang siang lebih sering berbicara dengan diam,
Namun selalu gambarkan banyak keriangan
Namun selalu nyanyikan sedikit keberuntungan
Namun selau tuliskan kata lugas tak bernyawa
“Siang yang kikir” ucapku…
Mungkin teman tak percaya,
Tentang istimewanya malam bagiku
Juga tentang lemahnya siang untuk kita…













nice one…….menuangkan imaji waktunya pas dan sederhana…aku suka nih…!!
Makasih shinta…