Merindukan Cicak

Awalnya aku merasa terganggu dengan cicak-cicak yang terus berlarian di dinding kamar, merayap di jendela yang aku lapisi dengan kertas kado berwarna-warni. “gerudukk..geruduggggg bugggg buggg buggg….” Apaan sih ini, kataku saking kesalnya buat orang kaget saja, Kejar-kejaran, serundulan, jatuh berduaan tetapi merayap lagi berduaan juga.

Tetapi lama-lama setelah berhari-hari duo cicak itu sering berlari-larian di dinding kamarku akhirnya aku terbiasa juga, di saat lagi serius nonton televise yang membosankan berisi sinetron dengan alur cerita “nggak jelas” suara gerudukan mereka menghibur juga, kali ini aku perhatikan saat mereka berlarian, sesekali berhenti menengok kebelakang kearah temannya yang mengejarnya, mereka berdiam sebentar, kemudian berlari-larian lagi. Hehehe lucu juga, aku membayangkan cicak-cicak itu adalah diriku dan teman-teman, bermain bersama, berlarian bersama, jatuh bersama, tetapi bangkit bersama pula, wah pasti menyenangkan jika mempunyai sahabat atau mungkin pasangan yang demikian, yang saling mendukung dikala jatuh, saling menguatkan, bercanda dan membuat hidup ini lebih indah. Aku jadi tersenyum melihat cicak-cicak itu.

Sekarang setiap kali pulang kerja aku menengadah ke atas, “tuh cicak-cicak kemana ya…” kalau hari ini berlalu tanpa melihat mereka rasanya sepi sekali, begitu mendengar mereka berlarian rasanya menyenangkan, seandainya aku bisa ikut merayapi dinding dan ikut bergabung berkejar- kejaran, pasti asyik juga. Hehehehe khayalan yang aneh. Sungguh aneh!!!

PS :  Jadi tidak sabar menunggu waktunya untuk berkumpul dan nongkrong bareng di angkringan bersama  teman-teman lagi.

Tertarik dengan yang ini?

  • A Tribute to Fredy Widjaja
  • I lost  my friend a week before christmas…
  • Mukhrim
  • 4 Sekawan part.2 (The Reunion)
  • BUNTU
  • Holding hands….

Leave a comment

Your comment