Miracle is on my hand..(our hand)

Setiap hari ketika aku bangun pagi,aku berkata kepada pada diriku sendiri, hari ini akan terjadi keajaiban dalam hidupku. Menyemangati diri sendiri, yah, kalau bukan aku lantas siapa lagi yang akan menyemangati diri sendiri. Setiap pagi sambil bersenandung di kala mandi, sambil berpikir, hari ini aku harus melakukan ini, ini,ini, itu, itu, dan plus-plusnya dan harus aku lakukan.

Malam hari menjelang tidur, aku merenung sebentar, hari ini apa saja yang sudah terlewati yah, kebaikan dan kesalahan, apa sajakah yang hari ini sudah aku lakukan hm……dan tiba-tiba saja di sela-sela aku berpikir aku mengerjab-ngerjabkan mataku, di depanku sudah ada apa saja yang aku inginkan, tanpa aku sadari, setiap impian yang aku inginkan terjadi dalam hidupku walaupun itu buat sebagian orang mungkin hanyalah sebuah impian kecil, aku tersenyum. Banyak hal yang aku lewati, banyak hal yang aku inginkan ternyata aku dapatkan, entah dalam jangka waktu yang lumayan lama ataupun singkat. Seperti sebuah benda kecil yang sekarang ada didepanku, berapa lama coba aku membayangkan akan mempunyai yang seperti ini, dengan gaji secukupnya dan ala kadarnya ternyata perjuangan itu berhasil.

Yang aku lakukan hanyalah berkata dalam hati ..”aku pasti bisa mendapatkan impian-impian itu miracle is on my hand or just on my finger tips maybe…”

Yah walaupun tantangan yang justru lebih berat adalah mempertahankan apa yang sudah aku capai dan aku dapatkan dan meningkatkannya menjadi lebih baik.

Setiap hari dalam hidupku dalam setiap menitnya aku menikmatinya seperti tidak ada hari esok, klise mungkin tapi itu yang selalu aku coba lakukan. Setiap hari, perbuatan kecil yang aku lakukan pada setiap orang di sekelilingku adalah cerminan apa yang ingin aku terima, egois kedengarannya, tetapi itulah satu-satunya jalan supaya aku terus berpikir positif sehingga akhirnya bisa berkembang menjadi “apa yang aku lakukan untuk orang itu adalah apa yang orang itu inginkan bukan yang aku inginkan dan aku pasti bisa menciptakan setiap keajaiban kecil dalam setiap harinya. Pede benar yah…hahahah kelihatannya begitu, tetapi hanya itulah satu-satunya cara yang berhasil aku temukan untuk menghadapi kehidupan setiap harinya. Mencoba yang namanya “perseverance” dan keajaiban itu akan terjadi diujung jariku setiap hari.Tentu saja dengan seijin Yang di atas.

Aku percaya bahwa…..

Setiap hari ketika kita bangun pagi………………..that’s miracle

Setiap jam dimana kita bisa menguasai diri dari emosi…..that’s miracle

Setiap saat dimana kita bisa tersenyum dan membuat orang disekitar kita juga tersenyum….that’s miracle

Setiap kita menyediakan telinga untuk orang membuang sampah dan uneg2nya…that’s miracle

Setiap kita bertemu dengan teman baru………..that’s miracle

Setiap saat..setiap waktu…aku yakin kita selalu bisa menciptakan keajaiban buat lingkungan sekitar kita….. J

PS: I believe that everyone has their own miracle, and they use it everyday.

Buat mbak lin: ruang yuk nulis ini juga sebuah keajaiban buatku thx u.

Tertarik dengan yang ini?

  • Workshop Menulis “Yuk Nulis!”, 13-15 Mei 2011
  • Aku vs Menulis
  • Awal kisah kumenapaki YN!
  • Yuk Nulis, Ajakan Kreatif untuk Produktif
  • Catatan Akhir Tahun 2009
  • Reward (Penghargaan)
  • Festival Nulis tentang Batik
  • Ibu Rumah Tangga Berkualifikasi Tinggi
  • 1965 Hari Sesudah Penulisan Dara…
  • And The Winner Is…

Leave a comment

Your comment