Penyedot energi

(Anastasia Anita)

Hari ini rasanya biasa-biasa saja, tidak ada yang aneh, bangun pagi segar bugar, tidak ada perasaan bad mood atau perasaan tidak enak, sedih tidak, sensi tidak, senyum terus mengembang di bibir. Sampai akhirnya bersiap-siap bersiap ke kantor dan mulai bercermin, ehm…ada yang aneh, apa yah terus berpikir…wajah…seperti biasa….rambut oke juga, pakaian rapi  oke juga..harusnya tidak ada yang aneh, tapi kenapa wajah seperti tidak segar, kurang greget eeerrrghhh entah bagaimana menjelaskannya ada yang aneh tapi apa itu yah….hmmmm

Sampai di kantor rasanya juga biasa,pekerjaan hari ini tidak menumpuk, jadi bisa dibilang sangat senggang, bercanda kesana-kemari, sesekali bercanda bersama para office boy di pantry, tidak ada yang aneh. tetapi ketika masuk ke kamar kecil sembari sesekali bercermin, mulai lagi ada perasaan aneh menyergap..tidak segar, berlatih tersenyum lagi di depan cermin hmmmm akhirnya mulai terlihatlah warna hitam dibawah garis mata dan terlihat sangat tidak segar, kulit wajah tidak sesegar biasa, efek AC yang membuat kulit kering…tetapi bukan itu rasanya…bukan itu yang menyebabkan aneh, aku seperti merasa mulai kehilangan aura dan energi positif yang selalu aku bangun dari hari-ke hari, karena belakangan ini seorang teman terus-terusan mengeluh tentang hidupnya, keluhan yang pertama kali aku dengarkan karena merasa dia ini kurang kasih saying, kurang perhatian butuh untuk didengar dan musti ada seseorang yang menjadi kawan baginya sehingga dia bisa mencerminkan sifat yang positif.

Sehari, dua hari aku mencoba membantu dengan memberikan cara pandang yang positif tentang kehidupan, bahwa diluar sana masih banyak manusia yang tidak seberuntung dia, masih banyak orang yang lebih menderita, saat itu dia mendengarkan dengan sungguh-sungguh dan mencoba untuk terus berpikir positif janjinya. Tetapi sungguh susah, pagi positif, sore negative, malam positif bangun pagi lupa , berhubung dia ini teman sekamar di rumah yang disediakan kantor ini aku terus-terusan mencoba suntikan positif dari berbagai pelatihan motivasi yang aku dapatkan. Tetapi ternyata keluhan-keluhan itu tak kunjung usai, seolah menuntut lebih, setiap kali aku pulang lembur dia langsung berceloteh tentang ketidak beruntungannya hari ini, dimarahin bos lah, bos yang tidak mengerti dialah, yang kenapa dia tidak beruntung lah seperti teman-temanya yang hidupnya sukses…huuuufff aku mulia lelah mendengar semua itu, yah aku lelah, aku sendiri butuh sintikan dan aura positif, disaat aku sungguh lelah aku membutuhkan dorongan yang positif, dan akhirnya semakin aku berusaha untuk positif energiku justru terkuras habis…ya Tuhan…berapa banyak orang yang seperti ini yang setiap hari mengeluh hanya karena hal-hal sepele…..dan akhirnya aku malah mulai mengeluh juga…kenapa aku harus bertemu dengan orang seperti ini…berpikir positif lagi..mungkin Tuhan bermaksud menyuruhku menjadi teman buat dia yang notabene teman-teman lain sudah tidak mau lagi berhubungan dengan dia…hehehe mulai deh narcis…

Hmm tapi aku benar-benar merasa energi positifku mulai tersedot…dan melelahkan menghadapi orang yang seperti ini. Aku berkata kepada Tuhan…sewaktu aku mau masuk ke tempat ini aku berjanji padaMu  untuk menyukai segala hal yang ada ditempat ini, msekipun aku belum melihatnya…seperti motivasi yang pernah aku dengar..menyukai atau tidak adalah masalah pilihan, ketika aku memutuskan bahwa aku akan menyukainya bahkan sebelum melihatnya maka dalam otak yang tersimpan adalah keindahannya, dan aku benar-benar melakukannya ketika memasuki tempat ini, bahkan ketika semua orang bilang, kamu akan merasakan neraka tinggal bersama orang itu…aku bilang..aku memutuskan menyukainya..seperti apapun dia. ..dan seperti apapun tempatnya, karena aku percaya Engkau mempunyai rencana yang indah untukku…Tuhan aku sudah melakukan segala yang aku bisa..semua orang bahkan mulai geleng-geleng kepala melihat aku biasa-biasa saja bahkan aku bisa berteman baik dengannya., tetapi sekarang Tuhan rasanya energiku mulai habis…aura positifku mulai pudar….meskipun aku masih terus bersabar….tetapi aku mulai melemah.

Penyedot energi, istilah yang diberikan seorang teman padaku untuk menyebut teman sekamarku itu, dan efeknya mulai terasa, apakah aku telah gagal menjadi seorang teman yang baik ketika aku mulai tidak merespon semua ceritanya  dengan euphoria lagi, apakah aku telah gagal menjadi seorang teman ketika terkadang aku mulai pura-pura tidak mendengarkan keluhannya lagi, dan apakah aku telah gagal menjadi seorang teman ketika dia mau bercerita tentang ketidakberuntungannya dan aku mulai pura-pura menelpon sehingga tidak harus mendengarkannya, gagalkah aku menjadi seorang teman baik ketika aku mulai memilih utnuk pegi setelah pulang kantor dan pulang larut malam ketika dia sudah tertidur sehingga aku tidak perlu lagi mendengar keluhannya. Semakin larut aku pulang semakin lelah fisik tetapi lebih baik bagiku daripada cape hati.salahkah aku….?

Penyedot energi hmmm aku harus terus mengalahkannya …aku harus terus  mengisi energi postifku semakin penuh agar aku bisa membaginya dan mengurangi energi negative yang terus menerus dipancarkannya. Aku harus terus berusaha mengalahkan energi negative itu, semoga suatu saat semuanya menjadi baik dan kita akan bisa saling mengisi dengan kebaikan-kebaikan, God help me please….aku mulai lelah..



Tertarik dengan yang ini?

  • Tidak ada tulisan terkait

Comments (5)

shinta mirandaAugust 11th, 2009 at 4:58 pm

Banyak memang tentang kita yang makhluk sosial, mengalami hal-hal yang serupa dengan cerita ini. Dalam keadaan setiap pribadi yg ‘unik’, kita memang bergumul dan diasah menghadapi setiap sifat/karakter orang lain. Ketika seperti ini, ada proses bagi kita untuk menyikapinya..mau naik kelas apa tinggal kelas, begitu ….dalam setiap kelemahan orang lain, ada hal positif, yaitu pembelajaran…setiap karakter negatif org lain, herannya bisa membuat kita jadi positif..asal saja mengikuti prosesnya dgn arif..(sok pinter ya, aku nih, pdhal tetap masih belajar)…terima kasih telah membagi cerita yg membawa kearifan..perlu banget !

fekhiAugust 11th, 2009 at 7:00 pm

hmmm energi negatif itu memang gampang menular…
hmmmm mungkin hanya satu inputan karena aku juga sering mengalami ini, yaitu kamu sudah berusaha menghibur, nah kalau orang itu akhirnya jatuh bangun nah berarti itu kan sudah pilihan dia jatuh bangun terus bukan tanggung jawab kita lagi, jangan terlalu menjadi beban, lagian emang ada kok orang kayak gini, sebenernya mereka hanya pengen terus didenger lebih, dihibur lebih, kalau orangnya dewasa malah bisa menyingkir dari kita biar gak menularkan energi negatif.
Kalau kita lagi kesedot ya mau ndak mau nyari yang bisa tarik sedotan deh wkwkwkwk… maksudnya cari yang lagi ada energi positif lebih biar bisa ketularan

LiniAugust 11th, 2009 at 8:06 pm

bedanya curhat sama ngeluh
curhat: setelah cerita, dengan sendirinya akan lega dan bisa mikir lagi
ngeluh: semua tindakan paling bodoh sekalipun minta didukung, udah kelar cerita masih aja bete, penuh nyalahin kanan-kiri

“lini”
terima curhat bukan keluhan
wkwkwk

Ys. PamujiAugust 11th, 2009 at 8:53 pm

Mo curhat daftarnya di mana ya?

LiniAugust 11th, 2009 at 9:58 pm

napa mas?
mau curhat karna gunting rumputnya tumpul ya? :D

Leave a comment

Your comment