celoteh mentari

(Bhudi Tjahja)

aku mentari, bukan rembulan, juga bukan kumpulan para bintang..
tatkala sang purnama dikagumi, aku hanya tersenyum geli..
saat tampilnya para bintang dinanti, aku harus bersegera sembunyi di balik belahan bumi..

aku mentari, si fajar pagi penyinar hari, selalu sendiri namun tak pernah bersedih hati..
ketika terikku menyengat bumi, kupanggil arakan awan agar bumi tak tersakiti..
ketika awan gelap menghalangi pesonaku, kucairkan hingga basah menyejukkan bumi..
setelahnya kuhiasi langit cerah dengan bianglala pengingat janji..

aku mentari, memancarkan cahya Sang Illahi..
tatkala kau sendiri di malam hari, janganlah bersedih wahai penghuni bumi..
karna esok hari ku ‘kan pasti kembali menceritakan kebaikan Sang Rahmani..

Tertarik dengan yang ini?

  • embun menggantung
  • gempa berjerit
  • angin berbisik
  • gurauan rembulan
  • simfoni para bintang
  • senandung malam
  • Kepada Sepi
  • Sahabat Alama-3
  • Gadis Itu Aku
  • Sahabat Alam – 2

Leave a comment

Your comment