Archive for the Farchad Poeradisastra Category

MALAM-MALAM TERAKHIR PENANTIAN

No Comments »

January 18th, 2010 Posted 3:49 pm

(Farchad Poeradisastra)

* Cerita Mini

Malam itu dilaluinya dengan gemuruh. Mata bathinnya lelah. Ia sangat ingin beristirahat, namun pikirannya masih menjalar ke dunia nyata yang menuntutnya harus bertindak cepat.

Kamar itunya terasa dingin sekali, membuatnya menggigil dan giginya berderit-derit. Akankah dia datang malam ini, sambil membawa testamen terakhirnya. Kepak sayap terdengar sayup-sayup. Lengkingan monyet di pohon-pohon mahoni ditingkahi lolongan serigala.

Bulan tidak muncul, menambah kegelapan dan rasa kantuk yang menekan syaraf-syaraf. Aku harus tetap terjaga, dia akan datang malam ini. Dia akan datang dan malam ini.

(more…)

Tags:
Posted in Farchad Poeradisastra

CINTA TANPA JUDUL

No Comments »

June 25th, 2009 Posted 10:22 am

Catatan ringan dalam perjalanan

Di sini aku pernah jatuh cinta,
memang bukan yang pertama
juga bukan yang terakhir.

Di sini aku jatuh cinta
berkali-kali, bahkan
tak terhitung lagi.

(more…)

Petani dari Tanah Merah

No Comments »

June 24th, 2009 Posted 1:54 pm

Betul, kita adalah petani dik,
yang menyiapkan lahan untuk ditanami
yang menyebarkan bibit dan pupuk kehidupan
yang merawat alam dengan jiwa dan raganya.

Petani memang sering dilecehkan,
oleh orang-orang yang tidak pernah menginjakkan kakinya di tanah
karena mereka seperti gelembung
yang sebentar lagi pecah tertiup angin dan hilang ditelan jaman

Lihatlah betapa suburnya bumi ini,
yang memberi kehidupan tanpa lelah
di mana petani yang berasal dari tanah akan kembali ke asalnya.
tanah merah berpusara

Farchad Poeradisastra
(Mengenang adikku almarhumah Satyawati Komalaningsih Tjahajati)