Archive for the Henny Listyowati Category
“…selamat datang di kota Biak…bagi penumpang tujuan kota Jayapura dapat menunggu di dalam pesawat…”
Sekar melirik jam tangannya waktu menunjukkan pukul 04.15 wit. Sekar menaikkan selimut mencoba tidur, sejak meninggalkan kota Makassar tempat transit pertama, Sekar berusaha membayangkan tempat tidurnya yang nyaman, tapi kantuk tak kunjung datang.
Baru beberapa menit memejamkan mata, lengannya terasa disentuh orang. Sekar [...]
Ropelita (20) mahasiswi asal kota Sidikalang sangat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan sekolah di sebuah universitas di Jakarta. Ita, demikian nama panggilannya sejak kecil bercita-cita menjadi pendeta. Kedua orangtuanya hanya petani kopi di kota Sidikalang Sumatera Utara. Sejak SMP Ita selalu mengantongi juara umum di sekolah.
Tahun 2007 Ita menerima sepucuk [...]
Saljo Harsoutomo yang lahir pada hari Sabtu, 17 Juli 1917 di Madiun. Mas Saljo, demikian para sahabatnya memanggil, dan untuk seterusnya beliau meminta untuk tetap dipanggil dengan sebutan “mas” – biar awet muda katanya. Pasangan Eyang Atmo kakung putri mempunyai dua anak lainnya setelah mas Saljo.
Kehidupan sebagai petani tidak membuat Eyang Atmo kakung putri pasrah [...]
Pernyataan Menteri Pendidikan Prof. Dr. Muhammad Nuh, DEA di Medan, Selasa 12 Januari 2010 pada rapat koordinasi Dinas Pendidikan Provinsi Sumut bahwa Ujian Nasional (UN) akan tetap dilaksanakan sebagai salah satu penentu kelulusan dan tidak digunakan sebagai pemetaan, membuat Anggota Komisi X DPR RI menyatakan sikap tidak simpati.
Wakil Pimpinan Komisi X DPR RI Heri Akhmadi [...]
Rina turun dari mobilnya dengan wajah pucat pasi, tangannya terlihat gemetar. Beberapa saat sebelumnya Rina berusaha menghindari sepeda motor yang tiba-tiba nyelonong.
Wajah pucat pasi dan tangan gemetar adalah salah satu dari bentuk emosi yang terlihat. Apa yang dirasakan Rina pada saat itu? Jelas tergambar bahwa emosi Rina adalah takut, terkejut, dan cemas. Emosi merupakan hasil [...]
Melly berlari melitas lapangan ke arahku, tertawa lebar sambil melambai-lambaikan sebuah majalah. Gadis bertubuh mungil tapi cantik ini selalu tampil ceria. Aku colek Ferlita yang sedang asyik curhat padaku. “Kita punya acara untuk mengisi liburan sekolah,” seru Melly. Terengah-engah Melly duduk di bangku di samping Ferlita, kulihat mata yang selalu berbinar terpancar di wajah mungil [...]
Sejak usia balita sampai usia 11 tahun aku tinggal dan diasuh oleh kedua eyang dari pihak mama. Kedua orangtuaku memang sengaja menitipkan aku pada eyang, sementara beliau merantau ke ibukota Jakarta. Hubunganku dengan eyang kakung-putri, semua om, dan tante yang kala itu masih lajang cukup dekat. Tak heran ketika papa menjemputku untuk tinggal di kota [...]
Menulis? Wah…nanti dulu deh…susah, atau …nanti deh kalau ada waktu senggang. Begitulah kesan orang pada umumnya ketika mendengar atau diminta melakukan kegiatan itu, termasuk saya. Untunglah sejak SD saya punya ibu guru yang rajin memberikan tugas mengarang setelah liburan panjang selesai. Tentu saja saya menyambut gembira tugas itu, karena saya punya ide tulisan. Kegiatan Mengisi [...]
Kenapa sih Facebook, Friendster, Twitter, atau jejaring sosial lainnya sangat diminati? Ya, karena melalui media itu kita bisa saling berhubungan dengan anggota dalam jejaring tersebut. Kita merasa mendapatkan “teman” dimana kita bisa mengungkapkan apa yang sedang kita rasakan setiap saat.
Kondisi sosial saat ini memaksa kita bergerak cepat dan tidak ada waktu untuk “kongko-kongko”. Orang sangat [...]
Saat aku dengar Gus Dur meninggal, aku sedang dalam perjalanan pulang. Segera ingatanku bergerak cepat menuju masa ketika Gus Dur memutuskan berperan aktif dipanggung politik Indonesia. Seolah sosok Sutan Syahrir, Bung Hatta bangkit kembali. Bagiku Gus Dur bak suara yang berseru di padang belantara, menyerukan kemanusiaan sebagai nilai hakiki manusia.
Ketika jasad rapuh itu akan dibaringkan [...]
Suatu hari aku lewat jalan Proklamasi pertigaan Megaria, disana terpampang baliho (iklan) seorang pemuda ganteng (hehehe…boleh dong) sedang in action memperagakan salah satu jurus kungfu dengan latar belakang gambar seekor naga sedang ‘ngulet’ (walah apa sih ngulet…???) Ya…pokoknya seperti itu…kalau ngga percaya silahkan melintasi daerah itu.
Siapa dia? Aku ngga usah memberitahu namanya lah…yang pasti baliho [...]
Waktu terus berlalu, dan tak mungkin kita kembali ke waktu yang telah lalu. Tinggal dua hari tersisa dalam ruang waktu yang berlabel 2009. Sesungguhnya di dunianya ini jika kita mengamatinya, setiap benda, setiap masa, setiap orang memiliki ciri khas atau penanda khusus. Demikian pula tahun 2009. Coba kita renungkan, dengan melakukan perjalanan batin kembali ke [...]
Aku ingat ketika pertama kali diajak salah seorang tante (adik mama) berbelanja di ’shopping centre’ di sudut kota Jogjakarta. Mungkin kalau waktu itu sudah ada ‘camcorder’ tanteku segera merekam bagaimana ekspresi wajahku ketika melihat berderet-deret buku yang dipamerkan para penjual. Meski sebagian besar adalah buku bekas (mana aku tahu), yang kutahu aku akan memilih 2 [...]
Sepuluh hari lagi kita akan meninggalkan ‘ruang’ waktu yang berlabel 2009, dan memasuki 2010. Ya, waktu berlalu kadang tanpa disadari, bahkan cenderung mengabaikannya. Akan tiba saatnya kita sadari betapa banyak waktu yang terbuang sia-sia tanpa makna, tak ada jalan tuk kembali ke masa lalu. Apa yang kita lakukan hari ini tak akan mengubah masa lalu [...]
Pukul 11.30 siang ini aku mendapat kabar harus menghadiri tepatnya ‘meliput’ kegiatan rapat koordinasi nasional departemen kebudayaan dan pariwisata. Padahal hari ini aku sudah ada jadwal tersendiri, maka dengan berat hati dan agar dapur terus mengepul aku harus membatalkan semua jadwal tersebut dan segera menuju TKP.
Pukul 15.00 tiba di lokasi. Rakornas diselenggarakan di sebuah hotel [...]