<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yuk Nulis! &#187; Ika Devita S</title>
	<atom:link href="http://yuknulis.com/category/ika-devita-s/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yuknulis.com</link>
	<description>Khusus buat penulis PEMULA yang ingin belajar nulis, bukan jurnalis, belum memenangkan lomba, dan belum melahirkan buku.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 20:16:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kau Canduku</title>
		<link>http://yuknulis.com/ika-devita-s/kau-canduku</link>
		<comments>http://yuknulis.com/ika-devita-s/kau-canduku#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 03:07:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ika Devita S.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ika Devita S]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?p=80276</guid>
		<description><![CDATA[(Ika Devita S) Aku suka melihatmu. Kau selalu tampak rupawan. Hari ini pun begitu. Harummu sangat khas. Tidak ada yang menggantikanmu. Wewangianmu bagaikan parfum langka. Orang lain tidak bisa menikmati rasamu. Hanya aku. Banyak orang memaksa aku untuk putus denganmu. Mereka bilang kamu tidak baik. Menurutku tidak begitu. Kaulah yang selama ini selalu menemaniku. Saat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/ika-devita-s/kau-canduku/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Balada Kesepian</title>
		<link>http://yuknulis.com/ika-devita-s/balada_kesepian</link>
		<comments>http://yuknulis.com/ika-devita-s/balada_kesepian#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 01:06:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ika Devita S.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ika Devita S]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?p=79532</guid>
		<description><![CDATA[(Ika Devita S) Kehidupanku sederhana saja. Aku masih lajang. Bukan berarti aku tidak mau beristri. Rumah yang ditinggalkan almarhum orang tuaku juga tidak terlalu buruk. Aku hanya belum menemukan gadis yang sanggup membuka kunci hatiku. Gadis yang banyak kutemui adalah mereka yang haus perhatian. Almarhum ibuku pernah berkata, “Nak, jangan cari istri yang cantik. Cari [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/ika-devita-s/balada_kesepian/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ini Gila!</title>
		<link>http://yuknulis.com/ika-devita-s/ini-gila</link>
		<comments>http://yuknulis.com/ika-devita-s/ini-gila#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 14:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ika Devita S.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ika Devita S]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/ika-devita-s/ini-gila</guid>
		<description><![CDATA[(Ika Devita S) Rasa itu masih ada. Mungkinkah aku mampu melupakan dia? Dia sangat lembut. Perawakannya yang gagah dan sopan membuat hatiku berdetak kencang. Hari itu hari Rabu, hari pertama pertemuan kami. Pakaiannya berwarna abu-abu. Dulu aku tidak menyukai warna itu. Bagiku, hidup ini hanya hitam dan putih. Tidak ada sesuatu seperti abu-abu. Itu palsu. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/ika-devita-s/ini-gila/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diam</title>
		<link>http://yuknulis.com/ika-devita-s/diam</link>
		<comments>http://yuknulis.com/ika-devita-s/diam#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 13:26:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ika Devita S.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ika Devita S]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?p=32080</guid>
		<description><![CDATA[(Ika Devita S.) Diam bukan berarti aku marah bukan berarti aku bisu bukan berarti aku tidak perduli Diam bukan berarti aku bodoh bukan berarti aku bosan bukan berarti aku tidak mendengar Diam bukan berarti semua salah bukan berarti semua gila bukan berarti semua tidak masuk akal Diam bukan berarti aku mengijinkan bukan berarti aku melarang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/ika-devita-s/diam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cintaku Terlarang</title>
		<link>http://yuknulis.com/ika-devita-s/cintaku-terlarang</link>
		<comments>http://yuknulis.com/ika-devita-s/cintaku-terlarang#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 13:44:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ika Devita S.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ika Devita S]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?p=583</guid>
		<description><![CDATA[Fiksi oleh: Ika Devita S “Aku suka kamu” “Kenapa?” “Kalau ga ada kamu, ga seru” Hatiku berdebar-debar mendengar kalimat yang dia ucapkan itu. Sok-sok jual mahal, aku menimpalinya dengan rajukan, “Kamu kan sudah punya Lina” “Iya, tapi aku sudah bosan sama dia. Sekarang, di hatiku ada kamu” Sambil memegang tanganku erat. Semakin melambung hatiku mendengar [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/ika-devita-s/cintaku-terlarang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

