Archive for the Imelda Wijaya Category
Rindu Meraja di Singgasana Hati
March 7th, 2010 Posted 4:02 am

Memetik dawai memuja sang dewi malam
Memeluk purnama di antara bayang awan
Selimut kelamnya berhias kejora
Terkatup mata mengingatmu kesekian kali
Senyum terkulum beribu arti
Ciuman lembut dan belaian sayangmu
Berdebar serasa di awang-awang
Tersipu pipi merona merah jambu
Duhai sayangku pujaan dinda
Apalah arti lewati hari tanpamu
Biar pun waktu dan jarak memisahkan
Cintamu kan slalu membalut hati
Kutitip rinduku pada sang dewi
Jagalah sepotong hati yang masih tertinggal di sana
Berharap bertemu kembali suatu saat nanti
Bersama nikmati gita cinta juwita malam
Batam, 7 Maret 2010, 03.16
... Moonlight by Yiruma ...
Sumber gambar : http://darkvenuspersephonae.deviantart.com/art/The-violin-player-II-68444254
Posted in Imelda Wijaya
Andai Dia Tahu
March 1st, 2010 Posted 5:11 pm
(Imelda Wijaya)
Dua anak manusia itu duduk berdampingan. Memandang kejauhan tak saling bicara. Suara debur ombak yang memecah pantai, tidak lagi terdengar indah di telinga. Angin laut lembut membelai wajah, pasir putih di sela jemari … tak ada yang sanggup menarik perhatian mereka. Senja itu terasa panjang nyaris abadi. Sesekali Bayu menengok Agni. Banyak kata yang ingin terucap tapi hanya tersekat di tenggorokan.
Kata-kata Agni masih terngiang di telinganya,”Aku harus pergi jauh dari sini. Mungkin kita takkan bertemu lagi.” Kata itu singkat, tapi bermakna sangat dalam. Bukan itu yang ingin didengar dari mulut makhluk indah yang disayanginya itu.
Tags: Cerpen
Posted in Imelda Wijaya
Lapeeerrrr hikss
February 28th, 2010 Posted 8:49 am
(Imelda Wijaya)
Gelisah menanti fajar
Berulang menatap jam di dinding
Kenapa jarumnya lambat sekali bergeser
Sesuatu terasa menggeliat di perutku
Tendang sana tendang sini
Membuat bara di ulu hati (more...)
Tags: Curhat
Posted in Imelda Wijaya
Caper Liburan Baliku 17-21 Februari 2010
February 25th, 2010 Posted 10:32 am
Posted in Imelda Wijaya
Saat Itu
February 18th, 2010 Posted 11:09 pm
(Imelda Wijaya)
Rindu mencengkeram Rasa yang tak terucap
Memandang dari jauh dalam diam Tanpa suara tanpa kata
Mendengar suara nafas Terhembus halus lirih
Bayangnya tak teraih Tawanya tak terpegang
Lirik waktu bergerak cepat Kutahan tapi tak bisa
Ikuti hati kemana mau Sadari detik yang trus berlalu
Nikmati saat ini waktu ini Lalu dan nanti tak terpikir
... 18 Feb '10, 03.15... -antara Jawa dan Bali-
Sumber gambar : http://www.chromasia.com/images/for_this_moment_b.jpg
Posted in Imelda Wijaya
Uhhh … Gara-Gara Cupid !
February 15th, 2010 Posted 9:48 am
(Imelda Wijaya)
Saat kumelihatmu di sana
Bergetar rasa di hati
Dirimu sungguh mempesona
Rambut ikalmu tergerai indah Mata cantikmu yang bulat jernih Wajah rupawanmu aduhai, Dinda
Posted in Imelda Wijaya
Laguku
February 14th, 2010 Posted 3:33 pm

Hidup bagai sebuah lagu
Iramanya selalu bergerak
Naik turun cepat lambat
Mengalun syahdu sepanjang waktu
Saat senang hati
Irama kan jadi cepat
Bernada riang terdengar
Buat suasana gegap gempita
Saat sedih hati
Irama kan jadi lambat
Bahkan kadang hanya bernada satu
Mengurai air mata berakhir diam seribu bahasa
Di saat jatuh cinta, iramanya beraneka
Karena cinta tak selalu berakhir bahagia
Hati bisa berbunga sekaligus bersedih
Hmmm ... Itu yang selalu kusuka dari lagu cinta
Berbagai alat musik bisa memainkannya
Dalam kesendirian maupun kebersamaan
Instrumentalia lembut mengalun
Hingga konser heboh berapi-api
Lagu kehidupan adalah kumpulan nada
Yang merupakan penggal peristiwa
Dari sebuah puisi perjalanan panjang
Sejak mata terbuka sampai menutup kembali
Apa pun nada yang dipakai
Tergantung Sang Komposer
Mau dibawa ke mana lagu itu
Jadi pop, jazz, klasik, hip hop, country, bahkan dangdut
Aku ingin laguku beragam irama
Karena hidupku selalu berwarna
Membuat bahagia hati berdendang
Menenangkan yang gundah gulana
Batam, 14 Februari 2010, 05.30
Sumber gambar : http://picatso.deviantart.
Posted in Imelda Wijaya
Sayangku Padamu
February 10th, 2010 Posted 5:48 pm
(Imelda Wijaya)
Aku kan slalu menyayangimu
Dengan segenap hati dan jiwa
Dengan takaran yang pas
Agar kau tak sesak nafas
Tiap orang butuh waktu tuk sendiri Ruang tuk menyendiri Aku takkan berusaha menguasaimu Karena kau adalah kau, bukan milik siapa pun
Tiap pertemuan selalu ada akhirnya Tak kan ada yang untuk selamanya Ku tak mau terlalu mencinta Karna kuharus siap bila suatu saat berpisah
Posted in Imelda Wijaya
Oupssttt
February 8th, 2010 Posted 10:17 am

Gelisah tak menentu
Tak tau harus berbuat apa
Tak bisa menolak hadirmu
Kau seperti makhluk idaman lain
Selalu dirindu dan dinanti
Tapi tak boleh ketahuan orang
Butuh, tapi jarang yang mau mengakui
Apalagi di tempat ramai
Kau kan jadi pusat perhatian
Suaramu beraneka
Kadang indah mendayu
Kadang seperti marah
Pagi kan jadi abadi
Malam tak jua habis
Detik berlalu seolah berabad
Bila kau tak hadir
Panas dingin sepanjang hari
Mondar mandir seperti setrika
Kalau dikau penasaran
Boleh buktikan sendiri
Ssttt ... Si Kentut mau lewat!
Batam, 8 Februari 2010, 03.20
... gemblung mood ...
Sumber gambar : http://nerdapproved.com/bizarre-gadgets/who-did-it-fart-clock-daytime-tooting-on-the-hour/
Posted in Imelda Wijaya
Tujuan
February 6th, 2010 Posted 4:36 pm

Kucari engkau
Di atas gunung, di laut lepas
Di dalam hati, di luar jiwa
Di malam gelap, di terang siang
Kucoba dengan berdiam
Menutup telinga
Menutup mata
Kau tetap tak kudapat
Cinta asmara
Harta kekayaan
Kedudukan jabatan
Bukan itu jawabnya
Semua tetap ada akhirnya
Disusul dengan yang terlahir kembali
Tidak ada yang selalu sama
Yang tetap hanya perubahan
Ada sesuatu yang tidak pas di sini
Walau sudah kucoba kerjakan
Dengan segenap kemampuan terbaikku
Hasil apa pun tetap ada akhirnya
Kurindu ketenangan sejati
Senyuman asli tulus dari hati
Haruskah kutidur abadi tuk meraihnya
Mencari ... Kuterus mencari ...
Batam, 5 Februari 2010, 23.00
... Elegy the Reflection of Me Inside My Heart by Yiruma ...
Sumber gambar : http://valentinakallias.deviantart.com/art/Inside-a-Dream-140447078
Posted in Imelda Wijaya
Terjun Pertamaku
February 2nd, 2010 Posted 10:36 am
The Tower
Posted in Imelda Wijaya
Menjelang Senja
January 31st, 2010 Posted 9:11 pm
(Imelda Wijaya)
http://menulisaja.wordpress.com/2009/06/18/senja-dikala-itu/
Terayun di tengah ombak Di antara riak gelombang Tak berdaya di atas biduk
Memandang mentari tenggelam Dalam siluet jingga nan indah Pamit pulang ke pelukan Ibu
Posted in Imelda Wijaya
Nikmatnya Hening dalam Kalbu Ungu
January 31st, 2010 Posted 10:51 am
http://www.desktopnexus.com/archive/20091216/
Terbangun dalam hening
Waktu terasa lambat, hampir diam
Tenang hati terasa ringan
Amati saat berhenti sejenak
Angin mengalir lembut
Sentuh kulit membelai
Awan bergerak perlahan
Sesekali menutupi Sang Kala
(more...)
Posted in Imelda Wijaya
Mencari Cinta
January 21st, 2010 Posted 10:23 am
Posted in Imelda Wijaya
Hati yang Beku
January 5th, 2010 Posted 10:11 am

http://www.darkmesa.com/attachments/la-institucion-mental/7417d1211403413-funny-pictures-cold-heart.jpg
Hatiku tlah beku, hilang rasa
Yang tertinggal hanya benar salah
Hitam putih tanpa kelabu
Ntah sejak kapan ...
Kulupa bagaimana rasa mencinta
Tanpa kehangatan
Tanpa keindahan
Tanpa kerinduan
Kemana perginya duniaku dulu
Yang penuh cinta
Yang penuh mentari
Yang penuh warna pelangi
Hanya rasa sakit yang ada
Dingin sangat dingin
Menusuk mengiris menghunjam
Menghancurkan rasa yang tersisa
Ingin menangis tapi air mata tlah kering
Bagai hidup di dunia antah berantah
Menonton sandiwara kehidupan di sekeliling
Tanpa kenal seorang pun dari mereka
Tidak seharusnya kuberada di sini
Sepi itu tak kunjung hilang
Makin lama bayangku makin kabur
Tak kenal lagi siapa diriku
Apa yang harus kulakukan
Ku tak tahu sungguh tak tahu
Hanya menunggu waktu menyembuhkan
Luka di hati yang tak kutahu sebabnya
Batam, 5 Januari 2010, 03.00
Posted in Imelda Wijaya














