Tulisan Oleh Imelda Wijaya

Kisah Kupu-Kupu Kertas

No Comments »

May 27th, 2010 Posted 5:21 pm








Berhenti di satu titik
Alpa bercinta dengan bayangnya
Letih hati terombang-ambing
Melunglai tertunduk lesu

Kupu kertas wakilkan hati
Tampung megahnya kesah
Gurat lurik sayap terhias
Semua warna pun dituang

Tapi mengapa ...
Bukan tenang di ujung menanti
Seolah tak rela lepaskan
Tak sanggup berhenti ... tanpanya

Kupu kertas itu meluap
Terbang bebas ke mana suka
Sebagian diam tertinggal
Tak bisa pergi dari hati

Terlukis dirinya di sana
Bernoda bulir air mata
Tak sanggup kepakkan sayap
Sembab melayu basah

Batam, 27 Mei 2010, 15.45
- Bie -
... melengkapi melownya suasana mendung sore ini ...

Sumber gambar : http://ariagne.deviantart.com/art/Things-I-ll-never-say-86601795?qj=3&q=boost%3Apopular+in%3Aphotography+butterflies+love&qo=732

Posted in Imelda Wijaya

Karat Dalam Jiwa

No Comments »

May 26th, 2010 Posted 11:38 am

Malam tlah bentang rupa
Raut jenuh tak juga hilang
Selimuti gelisah hati
Merangsek kuasai pikir

Bilur emosi menghias raga
Teriakan jiwa bahana langit
Gemertak jejak tegasi bumi
Berontak merobek waktu

Kaki terikat berakar di sini
Hati terbang langlang buana
Sungguh bosan mengulik hidup
Begitu saja hari perhari

Lelah sembunyi di sebalik
Segala topeng coreng moreng
Sampai petang membunuh fajar
Dingin bekukan jiwa ... pasti

Aku berkarat di sini
Tak bisa pulang ke pelukan
Diri mereka yang kusayang
Berkalpa terasa resahnya

Batam, 26 Mei 2010, 00.18

- Bie -

Sumber gambar : http://dinemiz.deviantart.com/art/behind-the-mask-III-114012392?qj=3&q=boost%3Apopular+in%3Aphotography+mask&qo=794

Posted in Imelda Wijaya

Walau Hanya Sedetik

No Comments »

May 25th, 2010 Posted 6:43 pm


Denting piano gemulai bertari
Cipta romansa di lembah mimpi
Drama rindu buat dirinya

Gesekan dawai biola
Perlahan rambah ruang di hati
Lengkapi sayat pilu resahku

Dayu alunan saxophone
Belai jiwa gundah tersesat
Haus akan puja dan rayu

Andai tak luruh sayap ini
Andai cinta dapat bawaku terbang
Gapai kejora terindah tuk kekasih

Sembunyi hati di balik waktu
Detak detik tak jua habis terhitung
Sulam bayang bermalam sepi

Hayati getar cinta membisu di sini
Daulat sinar bulan tuk sampaikan
Harap rengkuhnya dalam peluk

Walau hanya sedetik ...

Batam, 25 Mei 2010, 02.02
- Bie -

Sumber gambar : http://everybodylovessummer.deviantart.com/art/angel-50068732?q=boost%3Apopular+in%3Aphotography+angel&qo=221

Posted in Imelda Wijaya

Sore Nggilani

No Comments »

May 23rd, 2010 Posted 11:29 pm

Kanan kiri sibuk sendiri
Sikut sana sikat sini
Pekik sana pekak sini
Senggol sana senggal sini

Klontang klonteng
Bletak bletuk
Plirik sana plerok sini
Cubit ahhh gemesss

Cari perhatiaaaaannnn !!!
Sini kugigit ... hufff

Batam, 23 Mei 2010, 18.15

Sumber gambar : http://www.babypicturesphotos.com/wp-content/uploads/2008/05/baby_picture_photo_2.jpg

Posted in Imelda Wijaya

Pijat Itu Menyenangkan

No Comments »

May 22nd, 2010 Posted 11:26 pm

(Imelda Wijaya)

Spa merupakan salah satu kegemaranku. Setelah capek bertugas jaga malam sebagai dokter di RS, sebulan 1-2 kali aku akan ke spa yang ada di tempat kerja. Paket yang biasa kuambil full body treatment, terdiri atas empat sesi selama kurang lebih tiga jam. Dimulai dengan sauna selama 15 menit, lanjut pijat (ini yang paling nikmat), diakhiri sesi scrub dan lulur. Ini salah satu paket yang ditawarkan di sana. Sesekali aku juga pergi sekeluarga.

Terapi pijat biasanya dimasukkan dalam berbagai perawatan kecantikan dan kebugaran (misalkan spa). Sangat bermanfaat untuk relaksasi tubuh dan jiwa, juga dapat menstimulasi daya tahan tubuh. Sudah dikenal dari zaman dulu. Ragam tekniknya antara lain : Akupresur, Ayurvedic massage, Bali pijat, Barefoot deep tissue (baca: injak-injak hahaha…), Bowen, Breema, Champissage, Deep tissue massage, Esalen, Hilot, Lomi-lomi, Meso-Amerika, Postural integrasi, Reflexiology, Russian, Shiatsu, Pijat batu panas, Swedia, Thai, Pijat tradisional Cina, Visceral manipulasi, dan masih banyak lagi. (1)

(more...)

Posted in Imelda Wijaya

Saat Harus Berkabar

No Comments »

May 21st, 2010 Posted 8:48 pm



Tuli mataku
Buta mulutku
Hilang rasaku
Baal pikiranku
Hampa ...

Pandang tubuh mungil
Megap mulut layaknya ikan
Regang nyawa di darat
Kumpulkan nafas tersisa
Gelisah ...

Kulit tipis melurik pucat
Selang keluar masuk
Buat lubang di sana sini
Setengah hati sambung hidup
Terlalu ...

Berat rasa kabari
Bapa andil buat kau hadir
Ibu kandungmu sembilan bulan
Kata tersekat di ujung bibir
Harus ...

Pergi saja kalau kau lelah
Jangan tahan terlalu lama
Lahirlah di alam yang lebih berbahagia
Semoga karma baik berbuah
Sayang ...

Batam, 21 Mei 2010, 19.40
- in memoriam of a little angel in NICU -

Sumber gambar : http://spesiellise.deviantart.com/art/Mirengel-65750588?q=boost%3Apopular+in%3Aphotography%2Fpeople%2Fchildren+angel&qo=141

Posted in Imelda Wijaya

Menikah Atau Tidak ?

No Comments »

May 18th, 2010 Posted 10:09 pm











Menikah atau tidak?

Pertanyaan tersebut biasanya menjadi momok besar buat banyak orang. Butuh kesiapan fisik, mental, materi, juga kesediaan memegang erat komitmen seumur hidup untuk mengatakan, “Yes, I do.

Keputusan menjadi seorang perumah tangga atau tetap sendiri dengan berbagai alasan merupakan sebuah pilihan pribadi. Tidak ada yang berhak untuk protes atau mencampuri keputusan tersebut. Yang perlu disadari adalah konsekuensi dari masing-masing pilihan tadi.

Dengan memiliki pasangan hidup, kita akan punya pendamping di sisa umur kita. Ada tempat bersandar di kala sedih, penat, dan kecewa. Ada tempat berbagi kasih sayang, juga masalah hidup. Bersama mencari jalan untuk menyelesaikan. Memenuhi kebutuhan biologis secara sah, memperoleh buah cinta penerus keturunan. Saling merawat di saat sakit atau sekedar memeluk dan menggenggam tangan kita saat membutuhkan.

Tantangan yang dihadapi juga besar. Menyatukan dua pribadi dari latar belakang keluarga yang berbeda menjadi satu , tidaklah gampang. Ada pernikahan yang dimulai dengan cinta kedua belah pihak, cinta sepihak, perjodohan, bahkan karena motivasi lain (misalkan: untuk memperoleh materi lebih). Tapi itu bukan jaminan bahwa yang satu akan berakhir lebih langgeng dibanding yang lain. Tidak ada perkawinan yang berjalan mulus. Problem ekonomi, kesehatan, anak, keluarga dari kedua belah pihak, sampai orang ke-3, ke-4, dst. bisa menjadi kerikil dan batu sandungan. Kesetiaan kepada komitmen menjadi taruhannya.

Dengan memilih tetap sendiri, banyak hal yang tetap kita miliki. Tidak perlu berbagi dan memperhatikan perasaan pasangan. Bisa tetap bebas bergaul dengan lawan jenis. Mau punya pacar banyak juga nggak ada yang protes. Mau pulang pagi atau menenggelamkan diri dalam tumpukan pekerjaan membangun karier juga oke saja. Tidak perlu mengurus anak atau tidak tidur semalaman kalau ada anggota keluarga yang sakit.

Tapi sebaliknya banyak juga hal yang hilang. Memenuhi kebutuhan biologis secara aman dan sah, memperoleh keturunan sendiri. Perasaan nyaman, pemuasan kebutuhan untuk berbagi dengan pasangan, kehidupan yang lengkap (dalam arti kata membentuk keluarga yang lengkap). Rasa kesepian pasti ada, terutama saat kita memerlukan seseorang di samping kita. Bagaimana pun lelaki dan perempuan akan saling melengkapi sebagai pasangan. Hal di atas tidak berlaku pada seseorang yang memilih tidak menikah karena panggilan untuk melayani Tuhan. Tentunya hampir sama dengan "menikah", ada komitmen yang harus dipegang dari awal.

Banyak literatur yang mengatakan bahwa seorang yang menikah akan berumur lebih panjang dari pada mereka yang tidak menikah. Mungkin perlu diberi catatan tambahan bila pernikahannya tidak penuh masalah hahaha … Hal-hal di atas bisa saja terganti dengan kehadiran sahabat mau pun saudara yang sepaham dengan kita. Namun keintimannya tentu saja berbeda, tidak sedekat dengan pasangan hidup.

Semua sekali lagi berpulang pada diri masing-masing. Apa pun pilihan kita, asal tetap bahagia dan menikmati, kenapa tidak? Hidup tak perlu dibuat rumit. Jadi … bagaimana dengan Anda?

Batam, 18 Mei 2010, 17.15

Sumber gambar : http://dencre.deviantart.com/art/married-91458307

Posted in Imelda Wijaya

Dilema

No Comments »

May 17th, 2010 Posted 9:15 pm









Andai saja alam manusia

Penuh cinta kasih
Tanpa rasa benci
Penuh bahagia
Tanpa duka nestapa
Penuh senyum tulus
Tanpa muram durja

Muluk tanya, bilakah jawab?

Sepaket selalu bedua
Tak tahu cara mencinta
Bila tak pernah membenci
Tak mengerti bagaimana bahagia
Bila tak alami duka nestapa
Tak tahu rupa senyuman tulus
Bila tak pernah muram durja

Dilema ...
Andai berizin miliki setengah

Lalu ...
Petaka baru muncul
Harmoni warna-warni hidup raib
Cipta derita diserta keluh
Bosan ... jenuh ... monoton
Tertinggal hanya sewarna

Dasar manusia
Puas tak tergenggam rasa
Kasihan ...

Batam, 17 Mei 2010, 17.52

Sumber gambar : http://nadyabird.deviantart.com/art/Breath-of-autumn2-140349710

Posted in Imelda Wijaya

Maduku

No Comments »

May 16th, 2010 Posted 8:21 pm










Hari-hariku kini sungguh menyedihkan
Kaupunggungi aku ke sekian kali
Kau tak menganggapku lagi
Menyentuhku pun tak mau, seolah alergi

Kusapa sayang, kau jawab,"Hehhh"
Kutanya harimu, kau jawab,"Hehhh"
Kutanya pekerjaanmu, kau jawab,"Hehhh"
Hanya satu jawaban untuk setiap tanyaku

Kau mulai hari dengan menatapnya mesra
Bukan diriku yang kau cari, tapi dirinya
Kau tutup hari dengan bersanding dengannya
Bukan diriku yang kau peluk, tapi dirinya
Kemana janjimu dulu saat kita menikah
Untuk mendampingiku dalam suka dan duka

Aku benci dirinya
Hitam, jelek, hidup pula
Mengapa kau lebih mencintainya?
Mengapa dia begitu menguasaimu?

Apa kurangnya istrimu ini?
Aku sudah berdandan cantik dan wangi hanya untukmu
Sudah kubuatkan makanan kesukaanmu
Sudah kulayani kau bagaikan raja di rumah kita
Pulangkan saja aku pada ibuku ... atau ayahkuuuuu ...
*Betharia Sonata mood on*

Tunggu saatnya nanti kan tiba
Aku punya rencana bagus untuk melenyapkannya
Akan kutumpahkan kopi panas di atasnya
Atau kujatuhkan dari lantai atas apartemen kita
Atau kupukul palu diam-diam saat kau lengah
Hmmm ... tinggal tunggu saat yang tepat
Untuk melenyapkan maduku, BB sialan milikmu !!!

Batam, Mei 2010
-by Imelda-

Sumber gambar : http://usedbybertx.deviantart.com/art/shaTTered-heart-II-21645026

Posted in Imelda Wijaya

Gamang

No Comments »

May 15th, 2010 Posted 10:06 am









Malam tertunduk lesu ketakutan
Makian kilat dan halilintar bersahutan
Hakimi hati tanpa ampun

Rengek hujan merintih basah
Luap onggokkan galau yang ada
Mengais rindu yang tak pernah sirna

Alur indah alirannya
Tertiris di atas nipah kasih
Menggenang di dasar kalbu

Dingin menyeruak sertai hadirnya
Dalam kabut tipis berlayar
Menyatu di sela-sela mimpi

Ribanya sungguh sesakkan dada
Butakan keyakinan yang tertinggal
Memagut buas sisa cuilan kewarasan

Lebur larut tenggelam ke dalam
Barisan perasaan nan kian menguat
Bahagia dan sedih tak berujung

Batam, 15 Mei 2010
- by Imelda -

Sumber gambar : http://nadyabird.deviantart.com/art/storm-140282091

Posted in Imelda Wijaya

Bukan Maksudku

No Comments »

May 11th, 2010 Posted 1:15 am


Jangan marah padaku
Bukan maksudku begitu
Kuhanya tak dapat menahan diri
Untuk mengetahui kabarmu

Jangan palingkan mukamu
Bukan maksudku begitu
Menjadi bawel di hadapanmu
Slalu ingatkan tuk jaga kesehatan

Jangan punggungi aku
Bukan maksudku begitu
Mengganggumu dengan sapa tak berarti
Karena kusungguh merindukanmu

Bukan aku tak memahami kesibukanmu
Bukan aku berniat membuatmu jengkel
Tapi ... beginilah adanya diriku
Seorang biasa yang menyayangimu

Batam, Mei 2010
... secret admire the series ...

Sumber gambar : http://ponto-quente.deviantart.com/art/Hello-I-love-you-30579174

Posted in Imelda Wijaya

The Thought of You

No Comments »

May 9th, 2010 Posted 10:09 pm








Inside my loneliness
Nor in the middle of hustle
You are always there on and on
Like the large scenes of film

There's no beginning, nor an ending
Bringing back all the memories
Those were left behind, wish to be repeated
Which shouldn't supposed to happen, but it's real

My stomach struggles
While I'm thinking about you
Only could do the walls inside my mind
Shouldn't have to be grasped within my hands

Let our love just left inside our heart
... without making us die

Batam, May 9th 2010

Sumber gambar : http://natthyluv.deviantart.com/art/New-Angel-of-the-Sea-108450565

Posted in Imelda Wijaya

My "Me" Time

No Comments »

May 9th, 2010 Posted 10:06 pm




No happiness
No sadness
No laughter
No tear drops

Only a hum of silent in my mind
Like the edge of a horrison
Like a sunset charm
At the end of a hectic day

No love
No hate
No miss
No anger

Just an empty me ... inside
A deep conversation
Between my body and soul
It's all about I, myself, and me

Batam, May 9th 2010

Sumber gambar : http://mysticchild.deviantart.com/art/Angel-s-Gaze-135217028

Posted in Imelda Wijaya

Sang Dewi

No Comments »

May 7th, 2010 Posted 2:12 pm







Jangan buka kedua mata indah itu
Cukup rasakan kehadiranku
Saat ujung jemariku dengan perlahan
Menyentuh ke dalam hatimu

Tak perlu kautahu siapa diriku
Cukup dengarkan saja
Alunan bait demi bait lagu rindu
Yang kucipta hanya untukmu

Jangan tanya siapa namaku
Aku hanya ingin melihat senyum itu
Saat kaurasa sebuah kecup sayang
Mendarat lembut di keningmu

Tidur saja dalam pelukanku
Rebahkan kepala penatmu di sana
Tanggalkan semua topeng seharimu
Kan kutemani diri sejatimu dalam buaian

Saat mentari mulai tersenyum
Ragaku kan menghilang dalam diam
Sebelum kau sadar dan terbangun
Dengan sepotong cintaku dalam genggaman

Batam, 7 Mei 2010
... the secret admire ...

Sumber gambar : http://bangrud.deviantart.com/art/mysterious-16365631

Posted in Imelda Wijaya

Patah Satu Tumbuh Seribu

No Comments »

May 5th, 2010 Posted 6:57 pm









Saat aku jatuh cinta ...
"Sayang kau pujaan hatiku"
"Hati ini hanya milikmu"
"Kau satu-satunya yang ada di hatiku"
"Kau tidak tergantikan sampai kapan pun"
"Kau lelaki pertama dan terakhir dalam hidupku"
Dunia dipenuhi peluk dan cium darimu

Saat badai datang menyerang ...
"Kamu lelaki bajingan !!!"
"Dasar lelaki tak berguna !!!"
"Aku benci kamu !!!"
"Tiada maaf bagimu !!!"
Ciaaattt bug #*XX$### plak DoRRr
*nguing ... nguing ... nguing ...*
Ambulans datang membawa mayatmu pergi

Dan aku pun kawin lagi ...
Ternyata lelaki bukan cuma kau seorang
Kaciaaannn deh loe !

Batam, 5 Mei 2010
... tragedi cinta asbun ...

Sumber gambar : http://subterfugemalaises.deviantart.com/art/Her-Illicit-Sanctuary-18097351

Posted in Imelda Wijaya

Amor Vincit Omnia

No Comments »

May 3rd, 2010 Posted 7:21 pm








Rindu itu sungguh menyiksaku
Membakar dengan keji tanpa ampun
Dari ujung rambut sampai ujung kaki
Tak menyisakan jengkal
Barang sedikit pun

Walau itu terlarang
Walau itu tak boleh
Kau takkan bisa melarang
Kau takkan mungkin membekapku
Dengan sinis aku akan merayap melalui selanya

Hanya ingin merasakan pelukanmu
Berdiam dan bersarang di sana
Berusaha berdamai dengan hatiku
Sekarang, nanti, selama bisa
Bolehkah?

Batam, 3 Mei 2010
... di tengah rintik hujan ungu di luar ...

Sumber gambar : http://fragoline.deviantart.com/art/Vanity-Fair-VI-94870461

Posted in Imelda Wijaya

Silent Mood On

No Comments »

May 3rd, 2010 Posted 6:50 pm




Lelah ragaku
Lelah jiwaku
Lelah pikirku
Lelah hatiku

Katup mulutku
Gertak gigiku
Gigit lidahku
Bisu terisolasi

Semua palsu
Senyum itu
Sapa itu
Tanya itu

Kumau diam
Sendiri saja
Jangan ganggu
Pergi saja

Aku jenuh
Kangen rumahku
Kangen keluargaku
Kangen temanku

Yang di sana ...
Ingin pulang ... sekarang

Batam, 3 Mei 2010

Sumber gambar : http://thumb1.visualizeus.com/thumbs/09/08/04/baby,photography-f9290d7fdd8f06eae14ebbfd5585b2df_m.jpg

Posted in Imelda Wijaya

Masihkah?

No Comments »

May 1st, 2010 Posted 12:32 am



Kutanya pada hujan
Pada titik air yang penghabisan
Masih tersisakah diriku di hatimu

Kutanya pada awan
Pada arakan lembut iringannya
Masih tersisakah rindu itu untukku

Kutanya pada angin
Pada desau lirih penghanyut lara
Masih tersisakah getar rasa itu untukku

Kau menghilang tak berjejak
Tinggalkan asa untukku sepintas
Di perbatasan mimpi di dalam mimpi

Masihkah kau ada di sana
Aku kangen padamu
Tak bisa kucegah
... sungguh

Batam, 31 April 2010
...peluk mesra stroberi raksasa ...

Sumber gambar : http://mechtaniya.deviantart.com/art/Lyubit-does-not-love-109960613

Posted in Imelda Wijaya

Sayangku Sahabatku

5 Comments »

April 28th, 2010 Posted 6:17 pm

(Imelda Wijaya)

Usah kau kata suka padaku
Usah kau bilang cinta padaku
Baiknya kita bersahabat saja

Tak perlu pakai bumbu cemburu
Tak perlu pakai bumbu “hanya milikku”
Karna kusayang kamu sebagai sahabat

Kekasih selalu menuntut lebih
Kalau tak diturut berapi-api
Kurang perhatian salahkan diriku

Persahabatan kita jauh lebih abadi
Ceritamu kan slalu hiasi hariku
Senangmu juga, sedihmu juga

Aku kan selalu ada untukmu
Siap mendengar tanpa menilai
Membantu tanpa pamrih, setia selalu

Kata siapa kau tak bisa jadi sahabatku?
Aku ingin jadi tua bersamamu
Saling perhatikan walaupun jauh

Batam, 28 April 2010



Tags:
Posted in Imelda Wijaya

Sayangku Sahabatku

No Comments »

April 28th, 2010 Posted 6:17 pm





Usah kau kata suka padaku
Usah kau bilang cinta padaku
Baiknya kita bersahabat saja

Tak perlu pakai bumbu cemburu
Tak perlu pakai bumbu "hanya milikku"
Karna kusayang kamu sebagai sahabat

Kekasih selalu menuntut lebih
Kalau tak diturut berapi-api
Kurang perhatian salahkan diriku

Persahabatan kita jauh lebih abadi
Ceritamu kan slalu hiasi hariku
Senangmu juga, sedihmu juga

Aku kan selalu ada untukmu
Siap mendengar tanpa menilai
Membantu tanpa pamrih, setia padamu

Kata siapa kau tak bisa jadi sahabatku?
Aku ingin jadi tua bersamamu
Saling perhatikan walaupun jauh

Batam, 28 April 2010

Sumber gambar : http://groovigyrl.deviantart.com/art/Friendship-116879598

Posted in Imelda Wijaya