Tulisan Oleh Margaretha Dwi Hastuti
160501
August 30th, 2010 Posted 8:47 am
(Margaretha Dwi Hastuti)
Yang aku terima,
Lebih dari sehelai cinta,
Lebih dari sebutir kebaikan,
Lebih dari setangkai persahabatan…
Sementara yang aku beri,
Tak lebih dari setetes air mata,
Yang takkan berarti apa – apa…
Tags: Puisi
Posted in Margaretha Dwi Hastuti
Lelaki Sepertimu………….
August 30th, 2010 Posted 8:32 am
(Margaretha Dwi Hastuti)
“I just want to say that ever since I was born, daddy has been the best father you could ever imagine … and I just want to say that I love him so much…”
Seluruh dunia terhenyak dan beberapa bahkan menitikkan airmata ketika pidato kecil ini diucapkan Paris Jackson saat memorial ayahnya, Michael Jackson pada 7 Juli setahun yang lalu.
Aku mengerti sekali arti kalimat itu. Bagaimana perasaan seorang anak perempuan terhadap ayahnya.Aku tau tidak semua anak mempunyai hubungan yang baik dengan ayah mereka, dan tidak semua anak perempuan mempunyai hubungan yang dekat dengan ayah mereka.
Tags: Anak, Ayah, Keluarga
Posted in Margaretha Dwi Hastuti
Catatan Tentang Iman, Percaya dan Tuhan (believe – faith – God)
July 1st, 2010 Posted 6:11 pm
(Margaretha Dwi Hastuti)
Perhatikan ilustrasi ini;
Seorang pria berteman dengan seorang wanita..belum lama, tapi tanpa perlu ragu, pria ini jatuh cinta pada teman wanitanya. Terjadilah adegan pengejaran…beberapa kali si pria menyatakan cintanya pada si wanita, tapi teman wanitanya tak pernah memberikan jawaban….sampai akhirnya setelah sekian kali pernyataan cinta, terjadilah adegan ini di malam Natal :
“kenapa sih kamu ngejar aku terus?!…” Tanya si wanita
“karena aku mau kamu jadi pacarku..”
“kenapa aku?!…” Tanya si wanita sambil menaikkan sebelah alisnya, bingung…
“karena aku percaya kamu jodohku……” jawab si pria malu – malu…
Gayung bersambut, akhirnya mareka pacaran… ;p
Tags: Tuhan
Posted in Margaretha Dwi Hastuti
the road is long….. (pelajaran hari ini…)
March 27th, 2010 Posted 8:28 pm
(Margaretha Dwi Hastuti)
“Mba…masih jauh ya?…..”
“ehhhhmmmm…. Lumayan….kenapa? capek Yah?”
“gila…jauh banget rumahnya…”
Senin, Pkl. 17.30 WIB
Hari itu aku punya janji dengan mahasiswa-ku…dia akan ke rumahku untuk mengambil snack yang kubelikan sebagai tambahan bahan baksos mereka. Tadinya kupikir, belanjaanku tidak terlalu banyak, tapi ternyata jadinya banyak sekali…jadi sehari sebelumnya ku kirim sms pada mahasiswa tersebut bahwa mereka harus ambil di rumahku, karena tidak mungkin kubawa barang segitu banyak seorang diri.
Setelah menunggu jam kuliah mereka & jam kerjaku berakhir, kami langsung cabut ke rumahku…kami berempat, mengendarai 2 motor…konvoi…(tapi kami tidak kepikiran untuk ngebikin geng motor….hehehe….) (more…)
Tags: Renungan
Posted in Margaretha Dwi Hastuti
Mengertilah… Jangan Menilai….
February 3rd, 2010 Posted 3:43 pm
(Margaretha Dwi Hastuti)
Seminggu yang lalu, sebuah sms masuk ke HP gw…dari seorang sobat, dia minta penilaian gw tentang dirinya. Berhubung sms itu masuknya udah malem, jadi gw baru bales besok paginya. Dalam sms balesan gw, gw bilang ke temen gw ini, gw gak mau menilai orang. Gw tau dia, gw tau baik dan buruknya, tapi cukup gw simpen untuk diri gw sendiri, gw gak mau menilai dan orang lain. Alasannya, pertama, gw takut salah menilai orang lain…..kedua, gw pengangut aliran “anti menghakimi atau menilai” semenjak gw disadarkan oleh buku Converstation With God…we have no right to judge others…if you start to judge…you start to labeling and torturing that person…it’s simply like putting an invisible cross on his life… (more…)
Tags: Renungan
Posted in Margaretha Dwi Hastuti
I lost my friend a week before christmas…
December 27th, 2009 Posted 2:27 pm
(Margaretha Dwi Hastuti)
His name is Dominic Colucci. He lives in Los Angeles, America but I don’t know the exact. We met around 6 months ago through one site. At the first time, I never thought that our friendship become like this…this close….this personal…
But suddenly, a week before Christmas, a time for sharing our love, our hope, our soul, our dream….I lost him…. I lost someone that I never met, but unfortunately play a bit important role in my life….
Now I really understand the proverb that said, it’s no matter how long you enter this world or someone’s life, one thing that really matter is how you touch that someone’s life through your presents…. (more…)
Tags: Natal, Sahabat, Teman
Posted in Margaretha Dwi Hastuti
I wish…. (sebuah catatan menjelang Natal…)
December 14th, 2009 Posted 6:30 pm
(Margaretha Dwi Hastuti)
Tubuh pria montok itu menggapai – gapai ranting paling atas untuk menggantungkan wishing card-nya….karena tidak didukung tinggi tubuh yang memadai, jari – jari kaki yang mungil itu terpaksa jadi tumpuan badan yang +/- 90 kg beratnya….Wajar saja kalau si jari2 itu akhirnya menyerah…hilang keseimbangan, nyaris jatuh…
Wuuuuuuuuusssssssshhhhhhhhh……
angin pun gak bisa diajak kerja sama…dia meniup wishing card itu…………..melayang – layang dan…………Pluk…..dan jatuh di ujung kakiku
Reflex aku mengambil kartu itu dan mencuri baca wish yang ditulis pria montok itu……
“Semoga Diet saya sukses tahun ini….”
Sambil menahan cengiran yang sudah kadung meluncur dari bibirku, aku mengembalikan kartu itu pada si empunya yang mengulurkan tangan padaku dengan senyum sedikit dipaksakan….mungkin dia malu, wish-nya terbaca olehku.
Tags: Keyakinan, Natal, Semangat, Tahun Baru
Posted in Margaretha Dwi Hastuti
Oh No! I think I’m in Love With You……..
October 5th, 2009 Posted 8:37 pm
(Margaretha Dwi Hastuti)
Aku bersyukur, Tuhan hanya memberi sepasang mata padaku. Ya! mata yang ini…mata yang mengapit hidungku ini…Entah apa yang akan terjadi jika ada sepasang mata pula di sela – sela rambutku……aku akan selalu merasa dia mengawasi & memperhatikanku…dan ketololan – ketololan akan segera dimulai….
Dia berdiri di belakangku. Aku tahu….
tapi aku gak sadar kalau ternyata dia memperhatikan aku dari tadi. Aku berlutut di sebelah mejanya…merapikan laptop yang baru saja kupakai. Sementara dia sudah selesai beres2 untuk pulang…dan menunggu laptop-ku…..hampir 3 kali aku salah posisi masukin laptop ke dalam tas -nya… entah kenapa aku jadi sebodoh itu….aku sadar…dia masih memperhatikan aku….berdiri di belakangku…..
“hhhhmmmmmm….masukin laptop aja salting….” celutuknya sambil cengar – cengir…… (benar feeling-ku…ternyata dari tadi dia berdiri dibelakangku & memperhatikan aku…)
“Iya…salting…abis bapak ngeliatin aku……” Jawaban asal yang keluar dari mulutku….berusaha ngilangin deg-deg-an…
seketika kami berdua terdiam…entah kenapa…lalu dia mendahului ku….
“Mba, saya duluan ya….” lalu ia melesat pergi….berlari di eskalator…padahal orang tolol pun tau, tanpa perlu berlari pun, eskalator itu akan membawanya turun ke lantai dasar….
Tags: Cinta
Posted in Margaretha Dwi Hastuti
Holding hands….
October 5th, 2009 Posted 1:01 pm
(Margaretha Dwi Hastuti)
Yang udah sering beredar di daerah serpong, pasti tau betapa ramenya jalan raya serpong…Semua kendaraan yang lewat gak ada yg berkecepatan rendah…kecuali angkot yg mau naikin ato nurunin penumpang. Dan dengan kondisi lalu lintas seperti itu, dalam hati gw protes, “kenapa sih nih Pemda Tangerang gak bikin jembatan penyebrangan? Apa Nunggu ada yg mati ketabrak dulu baru dibikinin jembatan penyebrangan?!” (berhubung protesnya Cuma dalam hati, jadi gak pernah ada tanggapan).
Seperti biasanya, kemaren sore gw pulang lewat gerbang timur gading Serpong (Satpamnya bilang itu namanya gerbang timur). Seperti biasa, lalu lintas jam ½ 6 sore di area itu emang rame….karena gak ada jembatan penyebrangan, biasanya kita nyebrang berombongan….biar yang bawa kendaraan “nyadar” kalo kita mo nyebrang, dan ngelambatin laju kendaraan dia. Sebenernya ada lampu pengatur lalu lintas di pertigaan ini…tapi namanya juga manusia….gak ngaruh apa2…sering ada “slonong boy” (istilah itu muncul taun berapa ya?!?! hehehe)
Tags: Inspirasi, Teman
Posted in Margaretha Dwi Hastuti
siapa gurunya? gimana kelasnya? gimana kitanya?
September 11th, 2009 Posted 12:05 pm
(Margaretha Dwi Hastuti)
Beberapa hari yang lalu, seorang mahasiswa setengah merengek, datang ke meja kerjaku
“Mba Retha, mau pindah kelas….” ujarnya dengan wajah inosens.
“kenapa?…”
“temen – temen saya di kelas “x” mba…saya sendirian di kelas “y”….kelas “y” isinya kakak kelas semua…”
“terus masalahnya apa?….” jawabku sambil mengecek sistem, apakah kapasistasnya masih bisa untuk 1 mahasiswa lagi, tapi ternyata batas maksimalnya sudah terpenuhi…
Kutatap mata anak itu, menunggu jawaban…matanya berputar mencari jawaban yang tepat.
“ya gak enak mba..dosennya juga gak enak…dosennya enakkan yang di kelas “x”…” ujarnya ragu.
Tags: Sharing
Posted in Margaretha Dwi Hastuti











