Archive for the Martha Liumei Category
Refleksi Pribadi – Ketenangan Jiwa
March 16th, 2010 Posted 10:55 am
(Martha Liumei)
Hidup kadang terasa sangat menakutkan, tetapi jika kita sudah menjalaninya dengan apa adanya, maka tidak akan terasa lagi apakah hari ini kita berada pada masa buruk atau tidak. Menjaga supaya emosi tetap terkontrol, menjaga sikap dan kata – kata adalah hal penting yang harus dilakukan supaya kita tidak berada pada masa buruk yang berkepanjangan. Sikap positif, mencoba untuk memaklumi semua hal dan mencoba untuk melihat masalah dari sisi yang lain sangat penting untuk menggapai ketenangan diri kita sendiri.
Terus – menerus berpikiran negative tentang orang lain, berpikir menurut emosi dan melihat segala sesuatunya dari sisi negative, hanya akan membuat hati dan jiwa kita semakin terpuruk, semakin terasa menyakitkan dan menambah beban jiwa.
Tags: Kehidupan, Renungan
Posted in Martha Liumei
Bad Day (1)
February 26th, 2010 Posted 10:16 pm
(Martha Liumei)
Pulang ..gak..pulang..gak..pulang gak ya ? Kutatap langit – langit kamar kos ku yang sempit , berharap akan mendapat jawaban di sana. Ada keinginan untuk pulang, tapi aku malu karena baru seminggu yang lalu aku pulang kampung. Udah besar kok masih kolokan..pasti akan muncul kata – kata seperti itu dari mama. Pikiran iseng ku muncul, kukeluarkan uang logam 500 rupiah yang ada di dompetku. Uang logam ini akan membantuku untuk ambil keputusan antara pulang dan tidak. Aku akan melemparkan koin itu dan jika gambar garuda yang di atas, berarti aku pulang. Tuing….plok…koin yang kulempar tadi , kini jatuh tepat di depanku. Segera kulihat sisi atas dari koin itu dan kudapati gambar burung garuda. Itu artinya besok aku pulang, hore… (more…)
Tags: Cerpen
Posted in Martha Liumei
Memahami Luka Batin
February 24th, 2010 Posted 1:56 am
(Martha Liumei)
Setiap orang pasti pernah merasakan yang namanya sakit hati, baik itu sakit hati kepada teman, orang tua, saudara, atasan ataupun kekasih. Sakit hati yang terus menerus kalau dipupuk akan menjadi luka batin yang dalam. Luka batin muncul karena ada perasaan diperlakukan tidak adil, tidak diperhatikan, tidak dikasihi. Luka batin membuat orang merasa tidak nyaman karena pikiran dan hati dipenuhi oleh perasaan benci, dendam dan pelecehan. Sakit hati sering membuat orang menjadi down, dan membuat emosi tidak stabil serta kehilangan percaya diri. Luka batin akibat perlakuan orang terdekat sering lebih menghancurkan , apalagi jika luka itu terjadi berulang kali. Luka batin yang tidak dikelola dengan baik, sebenarnya akan merugikan diri kita sendiri. Membuat jiwa kita tidak tenang dan menguras sebagian besar memory dan waktu kita. Seringkali akal sehat kita kalah oleh emosi kita. Maraknya pembunuhan dengan motif dendam adalah salah satu contoh dimana akal sehat / logika dikalahkan oleh emosi. (more…)
Tags: Luka Batin, Renungan
Posted in Martha Liumei
Arti Dirimu
February 10th, 2010 Posted 10:27 pm
(Martha Liumei)
Hadirmu bagaikan pelita di malam hari
Yang menerangi jiwaku
Membuai ku dalam mimpi Indah dan tidur panjangku
Perkataanmu seperti udara yang aku hirup
Yang membuatku tetap hidup
Memberi semangat dalam langkahku
Kesabaranmu bagaikan embun yang menyejukkan jiwa
Yang dapat menenangkan emosiku
Dan meredakan kegundahanku
Kediamanmu seperti aliran darah dalam tubuhku
Yang mampu membuat aku untuk berpikir
Dan memahami misteri Nya
(dedicated for some one who care about me)
Tags: Puisi
Posted in Martha Liumei
Hidup adalah Pilihan
February 5th, 2010 Posted 10:53 am
(Martha Liumei)
Hidup adalah pilihan
Pilih senang atau susah
Hidup adalah pilihan
Pilih bahagia atau menderita
Hidup adalah pilihan
Pilih mencintai atau membenci
Hidup adalah pilihan
Pilih mengiklaskan atau mendendam
Hidup adalah pilihan
Pilih bersyukur atau mengeluh
Hidup adalah pilihan
Pilih menerima atau menggerutu
Hidup adalah pilihan
Pilih positif thinking atau negatif thingking
Hidup hanya sekali
Mana yang kamu pilih?
Tags: Kehidupan
Posted in Martha Liumei
Ternyata cowok itu….
December 10th, 2009 Posted 6:27 pm
(Martha Liumei)
Hari itu seperti biasa, aku mendapat email dari Fery, seorang teman yang aku kenal lewat sebuah milis. Berawal dari perkenalan singkat, kemudian relasi kami menjadi dekat. Fery adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta yang cukup terkenal di Indonesia dengan karier yang menjanjikan. Satu hal yang aku kagumi dari dia adalah relasi dia yang sangat dekat dengan Sang Pencipta dan bagaimana dia selalu berusaha meluangkan waktu untuk sekedar bercakap – cakap denganNya di tengah kesibukannya berkarier.
Dari semua yang fery miliki, sudah sangat mendekati dengan sosok pendamping yang selama ini aku idam – idamkan. Kepribadian , kemapanan dan kedekatan dia dengan Tuhan jadi alasan yang kuat mengapa aku membiarkan dia masuk ke hati dan pikiranku dan menyeretku ke dalam mimpi – mimpi Indah bersama nya. Anganku semakin melambung ketika siang itu aku menerima email dari Fery.
Tags: Belajar, Cinta
Posted in Martha Liumei
Ketika keinginanku bukan kehendakNya
December 4th, 2009 Posted 8:39 am
(Martha Liumei)
Aku terpana ketika aku melihat sosok yang aku kenal tepat berada di hadapanku. Ingin rasa nya aku menyapa dia, tapi ada kebimbangan yang membuat langkahku surut. Benarkah sosok itu adalah Tasia? Orang yang selama ini aku cari dan selalu hadir dalam mimpiku.
Ups….tiba – tiba sosok mungil itu membalikkan badannya dan aku merasa badanku melayang ketika aku melihat wajahnya….Benar, itu adalah Tasia…aku pejamkan mataku dan kemudian aku buka….Ya ampun, itu benar – benar Tasia…Tubuhku serasa kaku ketika dia menghampiri ku dan mengulurkan tangannya…
“Michael, benarkah kamu Michael ? “
Tags: Cerpen, Cinta, Fiksi, Tuhan
Posted in Martha Liumei














