Tulisan Oleh Martha Liumei

Benarkah Kita sudah Merdeka ?

4 Comments »

August 20th, 2010 Posted 12:29 am

Fiuh….akhirnya selesai juga latihan upacara untuk tanggal 17 Agustus nanti. Hari minggu yang biasanya buat bermalas – malasan, kali ini aku isi dengan latihan upacara di sekolah. Panas matahari yang menyengat membuat rasa hausku semakin menjadi. Terbayang es buah buatan Mama yang selalu menjadi menu buka puasa setiap hari. Segarrrr rasanya…..”Hummm mampir ke warung mbah Min dulu untuk minum es teh enak kali ya “, kataku dalam hati.

Tengok kanan , tengok kiri ..aman deh tidak ada orang di sekitarku. Aku segera beranjak ke warung mbah Min yang terletak di seberang sekolah dan memesan satu gelas es teh manis kesukaanku. Sebenarnya bukan kesukaanku sih, tetapi es teh selalu mengingatkanku akan seseorang yang hoby sekali dengan minuman ini. Kapanpun dan dimana pun dia tak pernah lupa untuk memesan minuman ini.

read more

http://marthaliumei.blogspot.com/2010/08/benarkah-kita-sudah-merdeka.html



Benarkah Kita sudah Merdeka ?

No Comments »

August 20th, 2010 Posted 12:29 am

(Martha Liumei)

Fiuh….akhirnya selesai juga latihan upacara untuk tanggal 17 Agustus nanti. Hari minggu yang biasanya buat bermalas – malasan, kali ini aku isi dengan latihan upacara di sekolah. Panas matahari yang menyengat membuat rasa hausku semakin menjadi. Terbayang es buah buatan Mama yang selalu menjadi menu buka puasa setiap hari. Segarrrr rasanya…..”Hummm mampir ke warung mbah Min dulu untuk minum es teh enak kali ya “, kataku dalam hati.

Tengok kanan , tengok kiri ..aman deh tidak ada orang di sekitarku. Aku segera beranjak ke warung mbah Min yang terletak di seberang sekolah dan memesan satu gelas es teh manis kesukaanku. Sebenarnya bukan kesukaanku sih, tetapi es teh selalu mengingatkanku akan seseorang yang hoby sekali dengan minuman ini. Kapanpun dan dimana pun dia tak pernah lupa untuk memesan minuman ini.

(more...)

Selamat Jalan, Mo Met

No Comments »

August 14th, 2010 Posted 8:33 am

(Martha Liumei)

“Romo Blas meninggal semalem, mba…”, begitu kata seorang teman begitu aku tiba di kantor. Seketika aku terdiam dengan pandangan tak percaya.

Segera ku buka facebook dan email untuk mencari kebenaran berita itu. Dan ternyata berita itu benar. Aku membaca tulisan dari Lini dan Mbak Ratna tentang kepergian beliau tadi malam jam 21.30 di RS Elisabeth Purwokerto.

Aku mengenal Romo Slamet lewat dunia maya, kami memang belum pernah bertatap muka secara langsung. Hanya lewat email, chatting, sms dan telpon. Waktu pertama berkenalan, beliau memintaku untuk memanggilnya “Mo Met”. Waktu itu aku sempat bercanda “Mo, tebakan..Apa bedanya Mo Met dan Mumet ?”.

(more...)

Posted in Martha Liumei

Share : Mengajar anak menahan keinginan dengan Menabung

No Comments »

July 25th, 2010 Posted 11:55 pm

(Martha Liumei)
Ide ini muncul ketika saya sudah mulai kerepotan untuk melakukan negosiasi dengan si kecil ketika suatu hari dia minta dibelikan mainan. Negosiasi yang dilakukan tidak membuat Damar mampu mengurungkan keinginannya untuk membawa mobil – mobilan itu pulang, tetapi membuat Damar mengeluarkan senjata andalannya yaitu menangis. Pikir punya pikir, akhirnya munculah ide untuk mengajari Damar menabung. Discuss dengan sang Papa pun dilakukan untuk menyusun langkah – langkah selanjutnya ( hehe seperti mikir strategi perang aja yah ). Tinggal menunggu saat yang tepat untuk melaksanakan ide itu. Bersabar…. (more...)

Posted in Martha Liumei

Selamat Jalan, Rio

No Comments »

July 16th, 2010 Posted 10:03 am

(Martha Liumei)

“Waktu ku tinggal sedikit, Indy. Hanya tinggal beberapa hari lagi” , Rio berkata dengan suara pelan ketika kami nge-date untuk kesekian kalinya.

Persahabatanku dengan Rio sudah cukup lama sebenarnya , tetapi frekuensi pertemuan kami dapat dihitung dengan jari. Berawal dari perkenalan di sebuah forum kesehatan, dimana Rio menjadi salah satu moderator di situ. Dari beberapa tanya jawab dan konsultasi, akhirnya kami menemukan kecocokan dan menjadi dekat. Persahabatan antar lawan jenis yang tulus dan tanpa pamrih, tanpa diiringi perasaan lain. Kesibukan dengan rutinitas pekerjaan dan dengan keluarga masing – masing, membuat kami hanya dapat berbicara lewat dunia maya.

(more...)

Posted in Martha Liumei

Monolog

No Comments »

July 15th, 2010 Posted 11:31 am

(Martha Liumei)

Sore ini hujan rintik – rintik membasahi bumi tempatku berpijak. Sebagian orang segera mempercepat jalan dan laju kendaraannya untuk menghindari hujan dan segera tiba di tempat tujuan. Sebagian lagi segera mencari tempat untuk berteduh. Sedangkan aku dengan langkah pelan menikmati dan membiarkan air hujan yang pelan tapi pasti mulai membasahi rambut dan badanku. Entah sudah beberapa puluh tahun tak kulakukan kegiatan ini.

Bau tanah basah dan kesejukan yang tercipta karena hujan, selalu membawa ingatanku akan seseorang yang jauh di sana. Seseorang yang tak bisa kumiliki, tetapi selalu hadir dalam hati dan pikiranku. Seseorang yang kehadirannya selalu aku nantikan.

(more...)

Posted in Martha Liumei

Harapan itu Pasti Ada

No Comments »

July 15th, 2010 Posted 11:28 am

(Martha Liumei)

Inikah hasil dari perjuangan kita?

Membuat sesuatu yang mahal

Berubah menjadi seonggok sampah

Yang hanya dilihat sebelah mata

(more...)

Posted in Martha Liumei

Persimpangan

No Comments »

July 15th, 2010 Posted 11:23 am

(Martha Liumei)

Inikah akhir dari rasa yang pernah kau tawarkan ? Kau mungkin tak pernah tau , apalagi peduli terhadap semua rasa dan jalan yang harus aku lalui. Jalan itu tak mudah bagiku, walaupun mungkin jalan itu terlihat mudah di matamu. Tetapi aku mencoba untuk tetap bertahan walaupun dengan jatuh bangun untuk mengolahnya. Terpuruk, sudah pasti hal itu menjadi bagian dari serangkaian perjalananku dengan semua rasa itu.

(more...)

Posted in Martha Liumei

Apatiskah Kita ?

No Comments »

July 15th, 2010 Posted 11:20 am

(Martha Liumei)

Belakangan sering kali terdengar kata ‘apatis’.Sebenarnya apa sih apatis itu ? Apatis yang dalam bahasa Inggris nya Apathy, berasal dari kata yunani a-pathos yang artinya tanpa perasaan. Orang yang apatis adalah orang yang cuek , tidak peduli dengan urusan orang lain, tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya.

Orang menjadi bersikap apatis jika dia seringkali terpuruk pada suatu keadaan dan tidak melihat akan adanya perubahan yang nyata. “Ah, paling hasil nya juga gitu – gitu aja, sama seperti yang sudah – sudah. Ga perlu rajin - rajin lah, ga ada gunanya juga “ , biasanya akan terucap kalimat seperti itu. Apalagi jika ke apatisan itu kemudian ditambah dengan sikap tidak menyenangkan dari teman, keluarga atau atasan yang berhubungan dengan keadaan itu. Maka sudah dapat dibayangkan apa yang akan terjadi pada orang tersebut…jatuh, jatuh dan jatuh semakin dalam.

(more...)

Posted in Martha Liumei

Menghadapi Perubahan, Siapa takut…

No Comments »

July 15th, 2010 Posted 11:15 am

(Martha Liumei)

Mendapat sebuah kesempatan dengan tawaran yang menggiurkan, siapa sih yang mau menolak ? Ups…tapi jangan keburu menjawab dulu deh. Kalau teori nya sih siapapun pasti akan langsung menjawab ‘mau…mau….’. Tetapi ketika hal itu benar – benar terjadi pada diri kita, akan muncul kebimbangan - kebimbangan untuk menjawabnya. Yang tadinya dengan spontan menjawab ‘YA’ , lambat laut akan berubah seiring dengan rasa cemas dan takut yang mulai bermain – main dalam pikiran kita.

(more...)

Posted in Martha Liumei

Roda Kehidupan

No Comments »

July 15th, 2010 Posted 11:13 am

(Martha Liumei)

Roda kehidupan terus berputar, ada saatnya berada di atas, ada saatnya berada di bawah. Perjalanan dari posisi bawah menuju ke atas tidaklah mudah, ada banyak halangan dan rintangan yang menyertainya. Memerlukan perjuangan yang gigih untuk mencapai posisi itu.

Dan setelah kita sampai pada posisi atas itu, masih ada perjuangan yang lain lagi yaitu perjuangan untuk mempertahankannya. Boleh dibilang perjuangan mempertahankannya yang paling sulit. Karena kita keliru langkah atau lengah sedikit saja, dapat menyebabkan kita tergelincir dan jatuh ke bawah.

(more...)

Posted in Martha Liumei

Kepergianmu

No Comments »

July 15th, 2010 Posted 11:10 am

(Martha Liumei)

Kepergianmu….

Meninggalkan berjuta tanya di hati

Menorehkan segudang kepedihan yang mendalam

Menyisakan sejumput asa yang sempat tercetus

(more...)

Posted in Martha Liumei

Siapa yang Salah

No Comments »

July 15th, 2010 Posted 11:05 am

(Martha Liumei)

Aku meminta Tuhan untuk melindungiku

Tetapi dengan seenaknya aku ngebut di jalan

Aku meminta Tuhan untuk memberiku rejeki

Tetapi aku memakai uangku untuk berfoya - foya

(more...)

Posted in Martha Liumei

Apa Adanya Aku

No Comments »

July 15th, 2010 Posted 11:03 am

(Martha Liumei) Berjalan tanpa arah Berkata tanpa makna Berbuat tanpa batas Dibuang Disingkirkan Dijauhi (more...)

Posted in Martha Liumei

Refleksi Pribadi – Ketenangan Jiwa

No Comments »

July 15th, 2010 Posted 10:36 am

(Martha Liumei)
Hidup kadang terasa sangat menakutkan, tetapi jika kita sudah menjalaninya dengan apa adanya, maka tidak akan terasa lagi apakah hari ini kita berada pada masa buruk atau tidak. Menjaga supaya emosi tetap terkontrol, menjaga sikap dan kata – kata adalah hal penting yang harus dilakukan supaya kita tidak berada pada masa buruk yang berkepanjangan. Sikap positif, mencoba untuk memaklumi semua hal dan mencoba untuk melihat masalah dari sisi yang lain sangat penting untuk menggapai ketenangan diri kita sendiri.
Terus – menerus berpikiran negative tentang orang lain, berpikir menurut emosi dan melihat segala sesuatunya dari sisi negative, hanya akan membuat hati dan jiwa kita semakin terpuruk, semakin terasa menyakitkan dan menambah beban jiwa.
(more...)

Posted in Martha Liumei

←Older