Tulisan Oleh Mercyana Indra
Mencari Jati Diri
March 24th, 2008 Posted 1:27 pm
Sebenarnya apa itu jati diri? Pentingkah untuk diketahui? Apakah itu berkaitan dengan keadaan biologis seseorang atau mental seseorang? Itu yang pertama kali terlintas di pikiranku ketika pertanyaan tentang jati diri muncul.
Saya percaya bahwa lingkungan tempat tinggallah yang berperan besar dalam membentuk kepribadian seseorang. Apabila seorang anak biasa dimarahi orang tuanya, dia akan cenderung menjadi anak yang penakut atau bahkan kebalikannya menjadi seperti orang pemarah seperti orang tuanya untuk melindungi dirinya. Jadi apakah dari contoh tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa jati diri anak tersebut adalah seorang penakut atau pemarah?
Mungkin bagi sebagian orang jati diri harus dicari dan ditemukan. Ada yang sedang dalam pencarian, ada juga yang sudah menemukan dan ada juga yang tidak mencari. Anda termasuk yang manakah diantara ketiga pilihan ini?
Saya termasuk di pilihan pertama (saya rasa). Saya adalah seorang putri dan anak tunggal dari keluarga sederhana. Mama saya seorang karyawan swasta dan papa saya adalah wirasawasta. Saya beruntung bisa sekolah sampai dengan kuliah dan sekarang sedang bekerja. Dulu saya anak yang pendiam. Selain saya sendiri banyak orang yang berpendapat sama. Kemudian setelah sekolah di luar kota saya merasakan perubah yang perlahan dalam diri saya. Saya tidak lagi terlalu pendiam. Terkadang saya bisa berinisiatif memulai pembicaraan (yang sebelumnya jarang saya lakukan) dan menjadi akrab dengan banyak orang. Banyak orang tidak menduga bahwa dulu saya begitu pendiam.
Sekarang saya bekerja di salah satu perusahaan swasta. Tetapi untuk ke depan saya ingin mencari karier yang lebih baik. Saya mempunyai cita-cita yang mungkin bagi sebagian orang agak berlebihan. Saya ingin membawa kedua orang tua saya berjalan-jalan ke luar negeri. Tidak usah jauh-jauh. Mungkin ke Singapura sudah cukup. Ini adalah salah satu cara saya untuk membahagiakan orang tua saya. Walaupun orang tua mungkin merasa sudah cukup dengan kasih sayang dan perhatian dari anak mereka.
Saya tidak tahu apakah saya sudah menemukan jati diri saya yaitu yang dulunya adalah anak pendiam (belum menemukan atau mencari) dan berubah menjadi anak yang bisa bergaul (mungkin menemukan sebagian) atau anak yang masih mencari-cari karier yang bagus, jodoh serta cita-cita untuk membawa orang tuanya berjalan-jalan ke luar negeri (mencari lagi).
Saya bingung sendiri jadinya. Jadi saya berjanji pada diri saya untuk fokus dalam cita-cita saya untuk membawa orang tua saya berjalan-jalan ke luar negeri. Saya masih punya banyak cita-cita dan keinginan dalam benak saya. Masih ada jati dirikah yang perlu dicari? Saya menemukan bahwa tidak penting saya ini adalah anak siapa (orang tua kandung atau bukan, orang kaya atau orang miskin), tetapi adalah apa yang mau saya perbuat untuk diri saya dan orang lain ke depan. Bagi saya, tujuan hidup lebih penting dari jati diri saya. Jati diri memang penting, tetapi jangan sampai melupakan tujuan hidup Anda dan menikmati hidup Anda. Hidup Anda cuma sekali. Jangan sampai Anda menghabiskan hidup ini hanya untuk pencarian jati diri. Saya percaya pasti Tuhan akan memberikan jalan masing-masing kepada umat-Nya. Masing-masing orang itu unik dan tidak ada yang sama. Jadi pasti jalan yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
Jadi bagi teman-teman yang masih mencari tidak perlu takut dan bingung. Ikuti kata hati Anda dalam bertindak dan berkata-kata. Percayalah bahwa dengan mengikuti kata hati Anda akan menemukan jati diri Anda. Jangan takut menerima perubahan dan kritik yang membangun. Lindungilah diri Anda dari pengaruh negatif dan bagikan diri Anda bersama dan untuk orang lain. Selain jati diri yang penting bagi Anda, orang lain juga mempunyai jati diri tertentu untuk Anda. Mungkin orang lain sudah terlebih dahulu mengetahui jati diri Anda sebelum Anda menyadarinya sendiri. Sekian dari saya. Selamat mencari untuk yang masih dalam pencarian dan jangan pernah meremehkan peran orang lain dalam pencarian ini.
(Mercyana Indra)
Posted in Mercyana Indra












