<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yuk Nulis! &#187; Puji Lestari</title>
	<atom:link href="http://yuknulis.com/category/puji-lestari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yuknulis.com</link>
	<description>Khusus buat penulis PEMULA yang ingin belajar nulis, bukan jurnalis, belum memenangkan lomba, dan belum melahirkan buku.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 20:16:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sepotong Jari di Mulutku</title>
		<link>http://yuknulis.com/puji-lestari/sepotong-jari-di-mulutku</link>
		<comments>http://yuknulis.com/puji-lestari/sepotong-jari-di-mulutku#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 07:58:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puji Lestari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puji Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[Mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?p=87376</guid>
		<description><![CDATA[(Puji Lestari) Kami biasa bercanda di sore hari setelah semua kesibukan selesai dilakukan. Saling menggoda satu sama lain untuk melepas penat. Tetapi kadang-kadang cara bercanda kami kelewat batas. Misalnya sore itu, aku menggigit telinganya ketika kami sedang nonton tv bersama. Cuma bercanda. Tidak benar-benar digigit sebenarnya. Tapi tetap saja, dia berteriak-teriak ketakutan. Dan kami pun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/puji-lestari/sepotong-jari-di-mulutku/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perpisahan di Sore Itu</title>
		<link>http://yuknulis.com/puji-lestari/perpisahan-di-sore-itu</link>
		<comments>http://yuknulis.com/puji-lestari/perpisahan-di-sore-itu#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 13:41:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puji Lestari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puji Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?p=67267</guid>
		<description><![CDATA[(Puji Lestari) Sore itu terasa lebih sepi dari biasanya. Matahari serasa tenggelam lebih cepat. Lampu neon kami mendadak tak menyala terang. Suasana redup seperti hati kami berdua. Kami lantas memutuskan untuk duduk di teras saja. Keputusan yang diambil tanpa sepatah kata pun. Hanya bahasa tubuh kami menggambarkan keinginan itu. Kami duduk berjauhan. Masing-masing menghadap ke [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/puji-lestari/perpisahan-di-sore-itu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terusik Sang Pemimpi</title>
		<link>http://yuknulis.com/puji-lestari/terusik-sang-pemimpi</link>
		<comments>http://yuknulis.com/puji-lestari/terusik-sang-pemimpi#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 04:55:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puji Lestari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puji Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?p=53220</guid>
		<description><![CDATA[(Puji Lestari) Sehabis menonton “Sang Pemimpi” aku memilih pulang dengan berjalan kaki. Suasana sore yang temaram membuatku tak kepanasan. Perjalanan santai menuju rumahku membawa angan-anganku lebih jauh lagi dari langkah kakiku.Potongan adegan film “Sang Pemimpi” mau tak mau mengingatkanku pada impianku sendiri. Impian yang telah lama kulupakan. Impian yang kini tiba-tiba hadir mengusik pikiranku. Tiga [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/puji-lestari/terusik-sang-pemimpi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk Penyiksaku</title>
		<link>http://yuknulis.com/puji-lestari/untuk-penyiksaku</link>
		<comments>http://yuknulis.com/puji-lestari/untuk-penyiksaku#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 15:07:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puji Lestari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puji Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Luka Batin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?p=28714</guid>
		<description><![CDATA[(Puji Lestari) Sejak kehadiranmu badanku semakin lemah. Bintang-bintang serasa mengelilingi kepalaku sepanjang pagi. Tonjokkan keras di ulu hatiku membuatku limbung. Makanan kesukaanku berubah bagai racun yang siap membunuhku. Kau renggut kemolekan tubuhku, kau rampas lincah gerakku. Apa yang sebenarnya kau lakukan padaku? Terkadang aku membayangkan keadaanmu. Sendiri…sepi…tetapi hangat bukan? Aku selalu ada menyanyikan lagu untukmu…mendaraskan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/puji-lestari/untuk-penyiksaku/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arumi&#8230; Arumi&#8230;</title>
		<link>http://yuknulis.com/puji-lestari/arumi-arumi</link>
		<comments>http://yuknulis.com/puji-lestari/arumi-arumi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 15:06:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puji Lestari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puji Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?p=28710</guid>
		<description><![CDATA[(Puji Lestari) Beberapa tahun yang lalu aku bertemu dengannya di desa terpencil ini. Waktu itu Ki Lurah desa ini memanggil dalang terbaik dari Temanggung untuk merayakan keberhasilannya karena terpilih menjadi lurah. Bagiku, sesungguhnya perjalanan waktu itu adalah perjalanan yang pertama. Aku harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dan berat untuk sampai di desa terpencil ini. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/puji-lestari/arumi-arumi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

