Tulisan Oleh YS. Pamuji

Ada apa dengan saya?

No Comments »

October 8th, 2011 Posted 6:08 am

Sudah sangat lama gak posting di sini. Sepertinya saya memang sudah lama tidak menulis apapun dimanapun.  Blog terlantar. Tulisan untuk buku juga mentok begitu saja. Banyak kerjaan? Sibuk dengan kegiatan?

Sepertinya bukan itu masalahnya. Waktu seharusnya bisa diatur. Untuk menulis tidak harus menaghabiskan waktu berjam-jam. Yang tidak saya punyai adalah keinginan.

Ya … Tiba-tiba saya merasa tidak ada lagi keinginan  untuk menulis. Dan rasa-rasanya saya juga kehilangan keinginan untuk melakukan apapun.  Kehidupan saya menjadi sebuah rutinitas yang mulai terasa membosankan. Melakukan pekerjaan hanya sekedar menjadi tugas yang semamin terasa memberatkan dari hari ke hari.

Dan seringkali saya merasa kehilangan orientasi – ada di mana saat itu. Perjalanan naik motor dari setasiun ke rumah ketika pulang kerja, kadang-kadang tidak berasa. Seringkali saya tidak ingat lagi di sepanjang perjalanan tadi saya berpapasan dengan apa.

Apakah mungkin karena begitu banyak beban yang harus saya pikirkan? Apakah karena saya biasa memikirkan semuanya sendiri? Apakah saya perlu berbagi cerita kepada orang lain? Apakah saya …..

Duuuh …..

Ada apa dengan saya ya?

Gambar diambil dari :  http://www.gettyimages.com

Filed under: hari-hariku

Posted in YS. Pamuji

Itu sih bukan pulang cepet

No Comments »

January 31st, 2011 Posted 7:58 pm

Saya sudah punya tempat langganan untuk menitipkan motor. Tidak pernah pindah-pindah. Salah satu alasannya adalah, yang jaga parkir penitipannya adalah 2 anak muda yang ramah. Selain itu lokasinya tidak jauh dari stasiun Depok Lama, tapi juga tidak terlalu dekat.

Ada jarak dari stasiun kira-kira 300 meter. Jadi saya masih  bisa memaksa men-jalankaki-kan diri setidaknya setiap pagi dan sore.

Saya biasanya mengambil motor kurang lebih jam 7:40.  Ini naik KRL ‘seadanya’ dari Manggarai.  Kadang – kadang ngambil motor jam 22:35, kalau naik kereta ekoAC yang berangkat Manggarai jam 10 malam. Yang paling sering sampai di tempat penitipan jam 21:05 - kalau naik kereta yang jam 8 malam dari Manggarai.

Karena hari ini saya ada keperluan di rumah dan berencana minta ijin untuk pulang lebih cepat, pagi – ketika menitipkan motor saya berpesan pada yang jaga, bahwa saya akan pulang cepat. Hal ini harus dilakukan, karena kalau tidak, sesuai dengan kebiasaan saya untuk ambil motor jam 9 malam, maka posisi motor saya selalu berada di pojok. Tertutup dengan barisan motor-motor lain. Dan kalau tetap di situ, maka saya akan kesulitan mengeluarkan motor kalau ngambilnya lebih sore, karena motor-motor di sekeliling motor saya masih lengkap.

Sore itu, setelah mendapatkan ijin pulang cepat, saya langsung kabur menuju stasiun Manggarai dan kebagian ekoAC balik yang berangkat jam 16:00. Dan saya sudah sampai di stasiun Depok Lama jam 16:33.

Dan disinilah masalahnya ….

Shogi saya posisinya masih meringkuk di pojokan – di tempat biasa. Tidak berselang lama, penjaganya menghampiri saya.

“Masih susah posisinya pak. Masih di pojok noh,” dia menunjuk ke arah motor saya. Seolah-olah kalau dia tidak menunjukkan tempatnya, saya akan kesulitan menemukan posisi motor saya.

“Koq posisinya di tempat biasa? Saya kan sudah pesen tadi, mau pulang cepat.”

“Bapak sih bilangnya pulang cepat. Kalau mau pulang jam segini, bukan pulang cepat tuh pak. Tapi pulang sore.”

HAH? Maksudnya?

Saya perhatikan penjaga itu datang dengan langkah santai mendekat ke arah motor saya. Lalu berdiam diri di situ sambil melihat ke arah shogi saya.

Mungkin sedang menganalisa dan mencari cara untuk mengeluarkan motor saya dari jepitan motor-motor lain.

” Wah ini susah pak.” Ups …

“Kalau posisinya gini sih, habis maghrib baru bisa keluar.” Dia langsung ngeloyor balik ke tempat duduknya semula.

HAH?  Gimana ceritanya nih? Ijin dari kantor sudah didapat. Kereta sudah tepat dan bahkan cepat. Masa saya masih juga telat?

“Emang susah ya mas?”  saya bertanya sambil melihat lebih cermat posisi motor saya. Kira-kira bisa digeser gak ya?

Melihat saya kelihatan ngotot ngeluarin motor, dia datang menghampiri saya lagi.

“Kayaknya bisa deh. Yang ini di mundurin sampai pintu, lalu yang kuning itu digeser ke sini, yang merah di mundurin biar bla ..bbla… bla… bla … Gimana? Kita coba yuk? Bareng-bareng?” Saya mencoba memberikan usulan dengan wajah sumringah. Padahal dalam hati ….. hehehehe.

“Kalau motor yang itu, motor yang warna merah itu, kalau susah dimundurin, nanti kita angkat bareng lalu dicantolin aja di plafon situ bentar,” kali ini cuma dalam hati. Hehehehe .

Setelah bimbang sejenak, dia akhirnya bergerak juga. Sore itu, saya merasakan menjadi petugas jaga penitipan motor.

Hasilnya?

Shogi saya akhirnya berhasil meloloskan diri dari kepungan teman-temannya di area penitipan.

Filed under: hari-hariku Tagged: corat – coret, ga’ jelas, hari-hari, keluh-kesah

Posted in YS. Pamuji

Holiday ke mana?

No Comments »

January 30th, 2011 Posted 4:04 pm

Holiday itu hari libur kan ya? Seharusnya juga diisi dengan berlibur. Atau minimal kegiatan-kegiatan yang menghibur. Harusnya begitu. Sehingga setelah holiday, kita bisa melanjutkan aktifitas dengan lebih fresh.

Tapi buat saya (dan keluarga), selama ini holiday artinya tak lebih dari hari libur biasa. Boro-boro berlibur ke tempat-tempat khusus. Bahkan sekedar mencari kegiatan yang menghibur saja sudah jarang banget bisa dilakukan.

Kehidupan yang tidak sehat!

Iya – iya … Saya tahu. Tapi mau bagaimana lagi?

Apakah mungkin hal ini juga dialami oleh keluarga-keluarga lain? Atau jangan-jangan hanya keluarga saya saja?

Filed under: hari-hariku Tagged: corat – coret, ga’ jelas, keluh-kesah

Posted in YS. Pamuji

Jangan mengeluh

No Comments »

January 29th, 2011 Posted 1:13 pm

Jangan mengeluh – jangan mengaduh !
Hanya akan menambah gaduh …
Dan tak akan membuatmu menjadi sembuh.

Filed under: hari-hariku, quote Tagged: corat – coret, ga’ jelas, keluh-kesah, quote

Posted in YS. Pamuji

There’s Not Enough Time!

No Comments »

January 28th, 2011 Posted 7:57 pm

Terkadang saya merasa waktu semakin cepat. Hari berganti. Dan tiba-tiba saja, akhir minggu telah sampai. Lagi.

Baru teringat, banyak janji yang belum bisa dipenuhi. Banyak tenggat pekerjaan yang tiba-tiba berkejaran. Dan lalu merasa, butuh waktu tambahan lagi. Rasa-rasanya sehari 24 jam tak mencukupi lagi.

Hhhhh! Tetap saja sekarang harus rehat dulu.

Filed under: hari-hariku Tagged: corat – coret, ga’ jelas, hari-hari, keluh-kesah

Posted in YS. Pamuji

←Older