Perjalanan

Banyak orang bilang, kehidupan bagai roda pedati. Kadang di atas kadang di bawah. Kadang sedih kadang gembira, kadang sehat kadang sakit. Selalu saja ada dua sisi yang berlawanan. Ketika kesenangan datang, orang terkadang lupa bahwa ada kesedihan, begitu juga sebaliknya.

Hidup dan kehidupan terus bergulir dan akan berhenti tepat pada waktunya. Pemberhentian itu tidak pernah meleset atau terlewati tetapi jalan menuju perhentianitu pasti banyak persimpangan dan pilihan yang harus dibuat. Salah, benar,setuju atau tidak setuju terasa akrab dengan kehidupan. Siapa pun dia dan apapun statusnya, suatu saat harus berhenti dari perjalannnya.

Kaki melangkah selalu maju, seharusnya mengingatkan kita akan sebuah perjalanan kehidupan yang tak akan berulang. ketika kita kembalipun, itu tidak berarti kita berjalan mundur tetapi kita kembali untuk maju ke sisi jalan yang lain atau ancang-ancang untuk melompat lebih tinggi. Tidak pernah sebuah perjalanan itu berjalan mundur.

Keputusan adalah sebuah tindakan yang harus dilakukan sejak manusia itu kecil hingga dewasa. Ada beberapa hal bahkan banyak hal terjadi tanpa harus permisi, semua bergerak cepat berputar mengelilingi setiap mahluk Allah. Rumit? tidak. Allah sudah memikirkan jauh sebelum itu, dengan bekal akal pikiran yang diberikan, harusnya manusia bisa melakukannya. Tinggal bagaimana manusia itu melakukannya dan seberapa jauh manusia itu bisa melakukannya dengan baik.

Kepedihan, keperihan dan airmata akan menemani dengans etia perjalanan kita begitu juga tawa dan senyum menyelingi airmata. Tak mudah memang, tapi itulah kehidupan.

Kehidupan yang diberikan adalah pada saat rukh ditiupkan kedalam raga janin saat janin berusia 4 bulan. Mulailah, sebuah kesempatan di berikan Allah pada umatnya untuk memulai perjalanan hidupnya. Perjalanan panjang yang nantinya harus dipertanggung jawabkan di hadapan NYA.

Baca juga

  • KENAPA AKU LELET, BU?
  • Nya.
  • Ada di antara
  • Terbang Pergi…
  • Salahkah? (63)
  • MUJIZAT ITU NYATA
  • Juara
  • Sejenak Ngelantur
  • Gelap
  • Homeschooling

Leave a comment

Your comment