Ada apa dengan tahun baru?
Apa sih, maknanya? Bertambahnya usia? Kalau mau merayakan bertambahnya usia dan mau apa kita di umur yang lebih matang, mestinya lebih cocok dilakukan di hari ulang tahun. Atau apakah alasannya merayakan keberhasilan melewati tahun yang lalu? Kenapa kita gak merayakan ganti bulan, kalo gitu? Kenapa cuma ganti tahun aja yang dirayakan?
Tahun baru Cina malah mungkin lebih bermakna, karena di situ ada pergantian shio, yang menandakan pergantian karakter dan peruntungan. Jadi kita memang mesti bikin strategi untuk bisa survive di tahun tersebut. Tapi penanggalan masehi kan tidak begitu, bukan? Kalau mau susun strategi, sebaiknya dilakukan tiap hari, tiap minggu, tiap bulan, tiap tahun. Jadi, ganti tahun tuh tetap tidak istimewa.
Tahun ini pun sama. Gue masih gak merayakan tahun baru. Apalagi kondisi badan lagi kurang enak, jadi bisa dibilang gue mengalami pergantian tahun di tempat tidur aja (malah kebagian gak enaknya, karena kedengeran dar-der-dar-der kembang api dari jauh tanpa menikmati, malah gak bisa tidur *sigh*).
Tapi ada yang berbeda. Di penghujung tahun 2008 gue sempet merasa perlu, dan akhirnya membuat resolution untuk tahun 2009. Bukan cuma wishing, pengen kurus, atau pengen kaya, atau semacamnya, tapi ada beberapa, di beberapa sisi kehidupan, terkuantisasi dan ada targetnya. Mudah-mudahan bisa tercapai.
Akhir kata, gue mau ngucapin happy new year untuk semua yang merayakan. Sukses di tahun 2009! Errr.. ehhmm… kalau mau konsisten, gue mesti ngucapin… sukses di bulan Januari! Sukses di bulan Februari! Sukses di setiap hari-hari yang akan datang.












