<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yuk Nulis!</title>
	<atom:link href="http://yuknulis.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yuknulis.com</link>
	<description>Khusus buat penulis PEMULA yang ingin belajar nulis, bukan jurnalis, belum memenangkan lomba, dan belum melahirkan buku.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 May 2013 15:26:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Berpindah</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Yebbit87-MeAndMine/~3/iYMplExxiEM/berpindah.html</link>
		<comments>http://feedproxy.google.com/~r/Yebbit87-MeAndMine/~3/iYMplExxiEM/berpindah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 May 2013 14:58:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Winda Priyosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Winda Priyosa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?guid=7111fd4016b202442739ee114e9a5c74</guid>
		<description><![CDATA[
<div dir="ltr">
<div>
<a href="http://3.bp.blogspot.com/-aLs_IVxL9jQ/UZo4xpnt81I/AAAAAAAAAJ0/tY77HQY6gvg/s1600/move.jpg"><img border="0" height="127" src="http://3.bp.blogspot.com/-aLs_IVxL9jQ/UZo4xpnt81I/AAAAAAAAAJ0/tY77HQY6gvg/s400/move.jpg" width="400"/></a>
</div>
Sudah hampir tiga minggu ini saya dan keluarga sibuk mengurusi hal pindahan rumah dari kota lahir saya menuju BSD. Cukup ribet karena banyak barang yang harus diangkut dan dibongkar-muat.<br />
Bagaimana tidak? Rumah itu sudah menjadi tempat tinggal tetap orang tua saya 30-an tahun. Perabot dan pernak-pernik di dalamnya, sudah jelas telah beranak-pinak jumlahnya..<br /><br />
Suatu saat sedang mengawasi ibu berbenah sambil memilah barang yang masih bisa digunakan dan barang yang akan dibuang, terlintas dalam pikiran saya bahwa pindah rumah (move in) hampir sama halnya dengan beralih hati (move on)..<br />
Sengaja tidak menggunakan istilah &#8217;berpindah hati&#8217; karena sebelumnya pernah ada judul lagu sebuah grup musik kawakan Indonesia, yang isinya mengenai kesetiaan seorang pria kepada kekasihnya dan ia tak mungkin berpindah hati, berpaling, memberikan cintanya kepada wanita lain..<br /><br />
Berhubung saya terbiasa mendengarkan (tepatnya lebih banyak membaca) curhatan di satu forum komunitas online (<a href="http://yebbit87.blogspot.com/2011/06/me-and-capcipcus.html" target="_blank">me and capcipcus</a>), sering sekali saya menemui kalimat &#8217;saya galau, ngga bisa move on&#8217;..<br />
Rata2 cowo atau cewe yang (mungkin) baru merasakan cinta untuk pertama kalinya atau sudah menjalin hubungan untuk waktu lumayan lama kemudian putus, akan merasa dunia seolah hancur karena rasa kehilangan tsb. Hidup tidak ada lagi gairah, setiap kali melewati tempat kenangan, mendengarkan lagu tertentu, maka akan teringat si mantan..<br />
Di saat pikiran dan hati terbebani dan ybs tidak bisa membedakan urusan pribadi dan profesional, maka kondisi ini jelas akan mempengaruhi kinerja harian orang tsb, hasil kerja tidak optimal. Tidak perduli apakah statusnya pelajar, karyawan, pengusaha, atau lainnya.<br />
Biasanya respon saya adalah : &#8217;yah, dirimu masih muda, masih banyak hal yang harus dikejar daripada perihal asmara. Seiring waktu berjalan, akan bermunculan banyak orang di hadapan dan mungkin salah satunya merupakan jodoh sampai akhir waktu nanti. Jangan takut bangkit setelah merasakan sakitnya terjatuh..&#8217;<br />
Reaksi atas pernyataan saya ya tergantung si curhater. Kalau dia seorang yang berpikiran positif, maka dia akan lebih cepat pulih daripada yang tidak percaya diri atau yang cenderung berpikiran negatif.<br /><br />
Berikut kesamaan yang terlintas di pikiran saya:<br /><b>-&#160;&#160;&#160; Kehilangan rasa nyaman..</b><br />
Tiap manusia pasti memiliki kebutuhan atas rasa nyaman. Rasa nyaman secara fisik bisa timbul karena tingkat kebersihan, kecocokan lingkungan, kepraktisan aktivitas dari tempat tinggalnya, sementara rasa nyaman secara kejiwaan timbul karena kita menemukan seseorang yang bisa diajak berbagi cerita, berbagi pengalaman, baik yang senang atau sedih.<br />
Sekalinya sudah menemukan sesuatu yang sesuai dan membuat kita merasa bahagia di dalamnya, maka akan susah untuk meninggalkannya. Dalam hati tentu akan merasa sakit, tidak tega, resah apakah akan menemukan yang serupa, dan perasaan negatif lainnya. Tapi seiring waktu dan melalui proses memilih lebih lanjut, maka kita bisa menemukan tempat tinggal ataupun seseorang yang tepat yang mempunyai kriteria kurang lebih sama dengan yang terdahulu..<br /><br /><b>-&#160;&#160;&#160; Perlu tambal sulam..</b><br />
Ada beberapa barang di tempat lama yang harus ditinggal karena kondisinya sudah tidak baik lagi, kemudian di rumah baru kita harus mencari perabot dan aksesori baru yang sesuai dengan kebutuhan, bentuk rumah, warna cat, dsb. <br />
Demikian pula kita harus introspeksi, mana sifat yang harus kita ubah atau sikap yang harus dipertahankan dan ditingkatkan untuk menjadi sosok kekasih yang lebih baik.<br /><br /><b>-&#160;&#160;&#160; Penyesuaian</b><br />
Selera setiap individu sangatlah variatif. Apabila rumah baru yang kita tempati memiliki gaya tata ruang berbeda dengan keinginan kita, tentu kita harus meluangkan waktu untuk merancang atau menata ulang rumah tsb.<br />
Pun saat kita memiliki kekasih baru, maka kita perlu untuk menyesuaikan diri dengannya. Luangkanlah waktu untuk mengetahui bagaimana sifat aslinya, apakah arah dan tujuan yang diharapkan dari hubungan tsb, dsb.<br /><br />
Satu2nya perbedaan yang mencolok adalah harga barang setelah digunakan.<br />
Harga rumah akan terus meningkat walaupun ia sudah berpindah tangan beberapa kali. Tapi namanya kekasih mantan orang lain, nilainya mungkin saja naik atau turun tergantung pada individu. <br />
haha.. (sekadar selingan..)<br /><br />
Ah, ya begitulah..<br />
Intinya, di saat kita merasa sakit karena kehilangan sesuatu, biarlah waktu membantu kita menambal ruang kosong itu. Dan percayalah selalu ada yang lebih baik sedang menanti kita mengejar di depan sana.<br /><br />
Kng13052013 <br />
&#169; by WP</div>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Yebbit87-MeAndMine/~4/iYMplExxiEM" height="1" width="1"/>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yebbit87.blogspot.com/feeds/7477452750893196825/comments/default</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>Questions Book ( page 66 )</title>
		<link>http://vinna-kurniawati.blogspot.com/2013/05/questions-book-page-66.html</link>
		<comments>http://vinna-kurniawati.blogspot.com/2013/05/questions-book-page-66.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 May 2013 13:16:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vinna Kurniawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Vinna Kurniawati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?guid=a63d5ad65edd9485bf4ed453348682c6</guid>
		<description><![CDATA[
<br /><div>Ada saat di mana aku begitu ingin menghambur ke pelukanmu</div>
<div>Berteduh di sana dengan nyaman</div>
<div>Di tempat yang kau sebut sebagai tempatku berlindung</div>
<div>Aku yakin ada rasa aman di sana</div>
<div>Ada rasa nyaman yang bisa aku dapatkan</div>
<div>Tempat kedua di bumi di mana aku bisa merasakan semua itu</div>
<div>Ada saatnya aku ingin melupakan ketidaksanggupan yang melingkupi kita</div>
<div>Ketidakberdayaan yang diam-diam membuatku lemah</div>
<div>Membuat setengah hatiku lumpuh</div>
<div>Kau ingat dengan bayangan kita yang saling melepas rindu itu?</div>
<div>Kau ingat rasa menggebu-gebu itu?</div>
<div>Aku yakin kau ingat</div>
<div>Sebagaimana aku bisa mengingat dengan jelas kata-katamu waktu itu</div>
<div>&#8220;Sayang tak selamanya harus memiliki&#8221;</div>
<div>Tapi aku yakin sayang itu masih terasa manis</div>
<div>Tak akan pernah hilang</div>
<div>Seperti pancaran binar matamu yang masih sama</div>
<div>Tak peduli apakah setengah hatiku telah membatu atas nama orang lain</div>
<div>Perasaan itu akan tetap sama</div>
<div>Entah sampai kapan.</div>
<div><br /></div>
<div>130513 ~Black Rabbit~</div>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/vinna-kurniawati/questions-book-page-66/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>Life seems so boring?</title>
		<link>http://sihijau.wordpress.com/2013/05/12/life-seems-so-boring/</link>
		<comments>http://sihijau.wordpress.com/2013/05/12/life-seems-so-boring/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 May 2013 11:47:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irene Wibowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Irene Wibowo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sihijau.wordpress.com/?p=2467</guid>
		<description><![CDATA[Suddenly, sometimes it is! I don&#8217;t know why. But just give me a reason? &#8221; Where is gonna be a disire? There is gonna be flame!&#160; But just because it burns&#8230;Doesn&#8217;t mean you&#8217;re gonna die..You gotta get up and try and try and try&#8221; &#160; Do you know this song? Welll, yay, this is a [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sihijau.wordpress.com&#38;blog=8198450&#38;post=2467&#38;subd=sihijau&#38;ref=&#38;feed=1" width="1" height="1"/>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://sihijau.wordpress.com/2013/05/12/life-seems-so-boring/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://1.gravatar.com/avatar/1883278d195b30ebe1d7c7822479929e?s=96&amp;amp;d=identicon&amp;amp;r=G" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>RAPID FIRE QUESTION</title>
		<link>http://vinna-kurniawati.blogspot.com/2013/05/rapid-fire-question.html</link>
		<comments>http://vinna-kurniawati.blogspot.com/2013/05/rapid-fire-question.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 May 2013 13:02:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vinna Kurniawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Vinna Kurniawati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?guid=06fdaf25c035829124e9c2a630dd9ebd</guid>
		<description><![CDATA[wahhh.... saya dapet rangkaian pertanyaan yang menarik banget dari sahabat saya,&#160;+Ria Tumimomorkarena pertanyaannya seputar buku dan tulis menulis, jadi saya mau banget ikutan jawab....ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab, antara lain:- Pert...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/vinna-kurniawati/rapid-fire-question/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="" length="" type="" />
		</item>
		<item>
		<title>LAWLESS</title>
		<link>http://vinna-kurniawati.blogspot.com/2013/05/lawless.html</link>
		<comments>http://vinna-kurniawati.blogspot.com/2013/05/lawless.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 May 2013 14:29:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Vinna Kurniawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Vinna Kurniawati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuknulis.com/?guid=e07d3ad4f6a1defb037348c98eb105d5</guid>
		<description><![CDATA[
<br /><div>Hai! Ketemu lagi di rublik review film. Jangan bosen baca review film saya yang suka ngaco ini, yah&#8230; <span>J</span>
</div>
<div>Kali ini saya akan membahas sebuah historical crime drama film yang baru saja saya tonton hari Sabtu kemarin, judulnya Lawless.</div>
<div><a href="http://4.bp.blogspot.com/-4pIa0QAduAY/UYe8lmnBRcI/AAAAAAAAAx4/9A_SebXL8Mg/s1600/images+(2).jpg"><img border="0" height="398" src="http://4.bp.blogspot.com/-4pIa0QAduAY/UYe8lmnBRcI/AAAAAAAAAx4/9A_SebXL8Mg/s400/images+(2).jpg" width="400"/></a></div>
<div>Film ini menceritakan kisah mengenai keluarga Bondurant pada tahun 1931 yang memproduksi minuman keras sejenis Whiskey terenak dan cukup terkenal di wilayah Franklin Country, Virginia. Di daerah tersebut keluarga Bondurant memang termasuk keluarga yang disegani dan terkenal sebagai keluarga keturunan Indian yang bersifat keras, kuat dan &#8216;tidak bisa mati&#8217;. Sang kakak tertua, Howard Bondurant (Jason Clarke), terkenal sebagai seorang kakak yang sangat melindungi adik-adiknya. Sedangkan anak kedua, Forrest Bondurant (Tom Hardy) begitu idealis, karismatik dan cukup ditakuti semua orang. Sementara itu, anak bungsu keluarga Bondurant, yaitu Jack Bondurant (Shia LaBeouf) sedang berada di usia puber di mana keinginan untuk membuktikan diri dan &#8216;menyamaratakan&#8217; namanya dengan kedua kakaknya begitu menggebu-gebu. Tapi keinginan tersebut malah sering kali membuatnya terjerumus pada keadaan sulit.</div>
<div>Suatu ketika, seorang petugas perwakilan dari Virginia Commonwealth Attorney Mason Wardell bernama Charley Rakes (Guy Pearce) datang ke wilayah tersebut untuk meminta pajak yang cukup besar kepada para pengusaha di daerah tersebut. Forrest yang cukup keras kepala dan idealis sama sekali tidak ingin membayar dan mengancam akan membunuh Rakes jika dia berani datang menemuinya lagi. Tapi Rakes tidak menyerah begitu saja. Dengan bantuan Sheriff dan petugas lain yang terpaksa mematuhinya, Rakes mengintai keluarga Bondurant untuk mengetahui tempat pembuatan minuman keras mereka yang terkenal itu.</div>
<div>
<a href="http://1.bp.blogspot.com/-xGjWVUuKUDI/UYe8l1RDIkI/AAAAAAAAAx8/MQuTP6czleE/s1600/images+(4).jpg"><img border="0" height="299" src="http://1.bp.blogspot.com/-xGjWVUuKUDI/UYe8l1RDIkI/AAAAAAAAAx8/MQuTP6czleE/s400/images+(4).jpg" width="400"/></a>Sementara itu, Jack yang masih berniat membuktikan diri kepada kedua kakaknya mencoba membuat minuman baru yang jauh lebih enak dengan bantuan sahabatnya: Criket Pate (Dane DeHaan). Tapi karena masih begitu ceroboh, Rakes malah menemukan gubuk tempat Jack dan Criket menyuling minuman mereka dan memukuli Jack. Jack kembali kepada kedua kakaknya dengan wajah babak belur dan mengirimkan pesan bahwa Rakes ingin Forrest tunduk kepada perintahnya. Tapi tentu saja Forrest tidak mau. Tindakan Forrest yang keras kepala ini membuat Rakes semakin kesal. Dia membayar dua orang preman untuk datang ke restoran keluarga Bondurant dan mengganggu pramusaji mereka yang baru: Maggie Beauford (Jessica Chastein). Forrest yang diam-diam menaruh hati kepada Maggie memukul kedua preman tersebut dan mengusir mereka. Tapi saat restoran itu sudah tutup, kedua preman itu kembali untuk menggorok leher Forrest dan memperkosa Maggie.</div>
<div>Saat Forrest sedang dalam masa pemulihan, Jack merasa mendapat kesempatan untuk membuktikan diri kepada kedua kakaknya. Dia menjual semua persediaan minuman keras yang sudah dikumpulkan Forrest kepada seorang gangster bernama Floyd Banner (Gary Oldman) dengan harga dua kali lipat. Dan bukan hanya itu, Floyd juga memberikan alamat kedua preman yang telah menganiyaya Forrest dan Maggie sehingga Forrest dengan bantuan Howard bisa membunuh preman-preman itu untuk membalas dendam. Walau pada awalnya Forrest dan Howard begitu kesal dengan kelancangan sang adik, tapi pada akhirnya Floyd Banner menjadi pelanggan tetap mereka. Dengan harga yang lebih mahal dan jumlah pesanan yang banyak, kakak beradik Bondurant akhirnya mampu mengembangkan produksi minuman keras mereka menjadi lebih besar dan berhasil mengumpulkan lebih banyak uang lagi.</div>
<div>Rakes naik pitam mengetahui hal ini. Dengan mengikuti Jack yang membawa pacarnya, Bertha Minnix (Mia Wasikowska) ke tempat penyulingan terbesar mereka di pinggir hutan, Rakes menggerebek tempat itu, meledakkannya sehingga rata dengan tanah dan membunuh Criket. Hal ini membuat seluruh anggota keluarga Bondurant marah sehingga pertempuran berdarah pun tak bisa dihindari lagi.</div>
<div>
<a href="http://1.bp.blogspot.com/-AXGfuo1p6Vs/UYe8mHn7hnI/AAAAAAAAAyA/bH0aOfkbhnQ/s1600/images+(5).jpg"><img border="0" height="266" src="http://1.bp.blogspot.com/-AXGfuo1p6Vs/UYe8mHn7hnI/AAAAAAAAAyA/bH0aOfkbhnQ/s400/images+(5).jpg" width="400"/></a>Film yang disutradarai oleh John Hilcoat, salah seorang sutradara asal Australia yang cukup menjanjikan ini terasa begitu pas untuk saya. Saya suka ceritanya yang diangkat dari sebuah novel berjudul The Wettest Country In The World karangan Matt Bondurant yang memang diambil dari kisah nyata sang kakek beserta paman sang penulis sendiri. Alurnya juga tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat, dengan detail cerita yang rapi, dialog yang mudah dimengerti dan twist yang tidak berlebihan. Setting cerita juga bagus, dengan costum dan make up yang pas. Para tokohnya juga unik dengan karakter tokoh yang terbentuk kuat. Apa lagi para actor dan actress yang berperan di dalam film ini memang sudah tidak perlu diragukan lagi kemampuan beraktingnya, sehingga emosi penonton dapat tercipta dengan baik. Saya secara pribadi ingin &#8216;mengangkat topi&#8217; setinggi-tingginya untuk acting Tom Hardy dan Guy Pearce yang spectacular di film ini.</div>
<div>Memang adegan kekerasan dan pertumpahan darah dalam film ini cukup sadis dan bisa membuat bulu kuduk merinding, tapi saya sempat merasa heran karena film yang menyandang rating R (Resticted) ini justru tidak terlalu menonjolkan unsur nuditynya. Sejujurnya, kenyataan yang satu ini membuat saya senang karena selama saya menonton film bioskop, sebagian besar film dengan genre serupa akan dengan senang hati &#160;menambahkan adegan nude sebagai salah satu daya tariknya. Tapi bahkan costum para actress pun tidak menonjolkan keseksian yang terlalu berlebihan atau dibuat-buat. Paling tidak dengan begini saya yakin film ini digarap dengan serius.</div>
<div>Saya dengan senang hati memberikan empat dari lima bintang untuk film ini. Dan dengan jajaran nama besar lain yang muncul, seperti Gary Oldman yang legendaries, Shia LeBauf yang sedang naik daun dan juga Jessica Chastain yang baru saja memenangkan Golden Globe Awards untuk kategori Best Actress-Drama dan Best Actress In a Movie pada Critics&#8217; Choice Movie Awards, film ini tentunya akan sangat sayang untuk dilewatkan. Apa lagi bagi kalian penggemar historical movie yang penuh drama serta action sekaligus.</div>
<div><a href="http://3.bp.blogspot.com/-eOkT8pVKN9A/UYe8t6ghUQI/AAAAAAAAAyQ/C0K0ai-l4LI/s1600/lawless-1-7.jpg"><img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-eOkT8pVKN9A/UYe8t6ghUQI/AAAAAAAAAyQ/C0K0ai-l4LI/s400/lawless-1-7.jpg" width="400"/></a></div>
<br /><br /><br />
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://yuknulis.com/vinna-kurniawati/lawless/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="" length="" type="" />
		</item>
	</channel>
</rss>
