DIA BUKA JALAN
(Irene Wibowo)
ketika sungguh-sungguh berdoa, dan memohon. Tuhan sungguh membuka jalan untuk kita.
Ya, ini baru aja terjadi dalam hidup saya. ketika semua terlihat mustahil, semua ketakutan, semua kekhawatiran, semua yang membuat saya panik, membuat saya lelah, membuat saya pusing, membuat saya marah, membuat saya ingin menangis, membuat saya ingin berhenti dan membuat saya ingin lari.
tetapi sungguh, TUHAN ada disana.
Oke, saya memang merasa panik saat saya menjalankan 3 hari 2 malam, untuk sebuah event LDK, Latihan dasar Kepemimpinan. SAya jadi teringat sama seorang teman saya yang berkata seperti ini, ” gue aj merasa ga berjiwa pemimpin, gimana saya bisa memberikan sesuatu untuk latihan kepemimpinan seperti ini.” sayapun juga begitu, ga pernah menjadi panitia LDK. Dan ini kali pertama saya, dan saya harus jadi korbid. Bayangkan?
Sulit banget. Itu awalnya. Dimana saya harus memikirkan konsep acaranya sebaik mungkin, bagaimana saya harus mencari permainan2 yang terbaik, dimana saya harus mengkoordinir 30 kepala lainnya, dimana saya harus menyiapkan rundown acara, dan lain-lainnya.
Ibaratnya, saya ini jantungnya, kalau bagian saya rusak, itu akan merusak tubuh lainnya. Tpi puji TUHAN, dia sungguh membuka jalan buat saya. TENANG. itu yang Dia kasih sama saya dalam melalui ini semua. Memang saya mungkin terlihat panik, tapi sesungguhnya sayamerasakan damai itu, tenang itu.
Saya diberi suntikan semangat dari lainnya. Dan bagian tubuh lainnya, sangat membantu saya untuk tetap bernafas dan berjuang.
Ibaratnya LDK ini adalah sebuah tubuh. Acara sbagai jantungnya, akomodasi sebagai lambungnya, perlengkapan sebagai tangannya, transportasi sebagai kakinya, doa sebagai hatinya, dana sebagai pikirannya. Ya, kalau jantungnya udah lemah, pasti di hari H, berantakan semua. Kalau dananya, pikirannya sempit, ga mau pikir panjang untuk nyari duit, ga mungkin bisa berjalan. Kalau perlengkapan, tangannya rusak, ga munkin bisa membantu dalam kesediaan segala peralatannya.
semua saling melengkapi. Memang itu adanya.
Dia bener-bener buka jalan buat saya. Dan saya sangat merasakan sukacita di hari ke 2 hari ldk itu. ITulah pertama kalinya saya sangat panik, sangat bingung, semua mata memandang saya, bertanya pada saya, dan saya ga bisa berpikir sendirian. TApi di saat itu semua tiba2 membantu saya berpikir. Memang saya terlihat marah-marah waktu pas jurit malam, ada kekhawatiran mengenai cuaca dan jalur yang akan digunakan. disitu pertama kalinya saya bisa mengeluarkan semua emosi saya. Hampir saya ingin menangis, tapi TUHAN sungguh beri kekuatan dan bukakan jalan buat saya. Tiba-tiba semua sama-sama mau berpikir buat acara ini. Semua mengeluarkan suaranya. Semua mau ikut mengingatkan. Semua mau sama-sama berjuang. semua mau acara ini tetap berjalan. DAn disitulah saya merasa, saya sedang tidak sendirian. Semua mau membantu saya.. Semua mau bekerja sama dengan saya.
Ya, itu sangat berkesan. RASANYA saya memang ingin menceritakannya. Kenapa berkesan? saya mengerti sekarang. kenapa saya harus ada diacara ini sebagai KOOR acara, dan kenapa saya harus menjadi WAKil Ketua. Jujur, di saat saya jalanin ini, kebetulan ketua saya sedang sakit. BAyangkan, tidak ada yang memimpin di acara ini. MAu tidak mau saya harus menjalankan dua peran. Sebagai koor acara dan sebagai wakil ketua dari pengurus. Berat kan? terlihat berat. tApi setelah sayajalanin ini semua, semua terasa ringan. DIA BENER2 BUKA JALAN.
satu hal yang saya bisa rasakan dari semua ini, bener TANGAN TUHAN selalu merenda, bener banget PELANGI SEHABIS HUJAN itu ada. AKU udah lihat semuanya itu. Pelangi itu, tangan TUHAN..
tidak peduli rasa kesal saya selama ini, rasa capek saya, rasa pusing saya, waktu saya yang tersita untuk memikirkan ini semua, rasanya BENAR-BENAR TERBAYAR. semua sudha berlalu, saya pun sekarang sudah mulai merindukannya.
dan SAYA TIDAK BERJALAN SENDIRIAN.
terima kasih TUHAN.
terima kasih semua KELUARGAku di KMK
terima kasih untuk semua panitia PLD.
terima kasih untuk semua peserta.
Terima kasih….. ^^
semoga bermanfaat…^^











