TIDAK LENGKAP
(Irene Wibowo)
Tidak lengkap rasanya,
ketika harus makan tanpa sendok dan garpu,
karena pasti akan membuat makanan di atas piring tidak terambil semuanya.
Sama tidak lengkapnya, ketika sarapan tanpa susu dan sereal,
karena akan membuat perut terasa sedikit kosong.
Apalagi, ketika menyajikan makanan tanpa sayur dan daging.
seperti ada yang kurang untuk mengucap terima kasih.
Sama seperti sebuah keluarga,
tidak lengkap rasanya, ketika tidak ada Ayah dan Ibu dalam satu kamar.
Seperti sendok kehilangan garpunya.
Begitu pula, bila tidak ada senyum dan air mata,
seperti susu tanpa sereal.
Semua inginkan lengkap,
karena akan membuatku kehilangan keseimbangan
untuk tetap berdiri.
bisakah selalu lengkap?












