It’s All Coming Back To YOU

(Levina Widyarsa)

Manusia itu munafik? Yup, manusia itu memang munafik. Kerapkali manusia menutupi kelemahan dan ketidakmampuan mereka dengan sesuatu yang hebat yang mereka akui sebagai karya mereka.

IQ-Intelligence Quotient- telah menjadi “tuhan” bertahun-tahun lamanya, hingga tanpa manusia sadari,  diri mereka telah habis digerogoti oleh “tuhan” yang mereka sembah-sembah. Pendewaan terhadap IQ telah melahirkan jiwa-jiwa yang sakit dan lapar.

Berbagai macam hal seperti teori terciptanya alam semesta, pemetaan DNA, kode-kode genetika, segala macam hal yang coba dijawab oleh manusia dengan kecerdasannya, semakin hari semakin mempertegas sebuah maha-kekuatan dari Sang Maha Pencipta. Semua bukti semakin mengarah pada kenyataan bahwa manusia hanyalah sebuah karya dari Sang Arsitek Yang Maha Agung.

Bahkan dengan dipopulerkannya SQ-Spiritual Quotient- menunjukkan bahwa dibalik kearoganan sikapnya, manusia sudah mulai lelah dan tak lagi mampu mengendalikan dan memimpin hidupnya sendiri tanpa campur tangan sebuah “kekuatan lain yang lebih besar”.

Segala sesuatu yang ada di dunia ini, termasuk manusia dengan segala kecerdasan dan kehendak bebasnya, diciptakan Tuhan untuk kemuliaanNya. Semakin jauh kita berusaha lari dariNya, segala yang kita lakukan justru semakin mempertegas keagunganNya.

Keberhasilan yang kita raih bukan dan tidak akan pernah menjadi milik kita. Tokoh-tokoh besar dunia dengan kejayaan di bidangnya masing-masing, entah mereka sadari atau tidak, bahwa bakat, kesempatan, ketekunan, dan keteguhan hati mereka berasal dari Tuhan, dan Tuhan juga memakai mereka untuk kemuliaan namaNya.

Hidup ini tampak seperti labirin yang unik. Meskipun banyak jalan, semuanya hanya mengarah pada Satu Kekuatan, Cinta, dan Kerahiman yang Paling Besar. Untuk itu, kenapa kita harus berpura-pura dan berlari ?

Baca juga

  • ‘Val’phobia ( part 6 )
  • Aku Merindukannya
  • Yeshua dan 2 Orang Buta Peminta-minta
  • Hal Penghakiman
  • Facebook…ckckck…boleh juga…
  • Menikmati Si Mini yang Padat Berisi
  • kembali padamu
  • Kasih Ibu
  • Mencari Jati Diri
  • CINTAKU TERTINGGAL DI SAMOSIR (KOMEDI:))

Comments (1)

Urip WidodoOctober 1st, 2009 at 10:29 am

Ahli-ahli fisika masa kini yang mengagung-agungkan teori relativitas dan kuantum, semakin menyadari bahwa apa yang tertulis di kitab suci sekarang terbukti, salah satunya bahwa di alam roh (cahaya) waktu berhenti, seorang bekas dukun yang bisa ke alam roh, dia bisa melihat masa lalu pasiennya sehingga tidak mengherankan pada saat si pasien datang, si dukun langsung berkata … anda punya 2 anak dsb, yang cocok sehingga si pasien percaya pada itu dukun … untuk orang yang percaya Tuhan akan susah dibaca si dukun, karena ybs sudah menjadi manusia baru, sehingga masa lalunya tidak bisa terbaca. Teori kuantum: menguasai masa depan akan mengubah masa lalu.

Leave a comment

Your comment