sungai itu kuberi nama “hidup”
(Melati Silaban)
dia mengalirkan begitu banyak tawa
di setiap percikannya terlihat senyum bahagia
suara tawa ceria anak-anak yang bermain dengannya terdengar indah
terlebih saat dia melegakan banyak dahaga
ucapan syukurpun menjadikannya semakin jernih disetiap tetesnya
hingga keindahan dunia berlutut bercermin padanya
tapi terkadang..
saat hujan airmata sederas itu turun menerjang tanggul-tanggulnya
airnya menjadi keruh oleh luka
lengkingan tangis disetiap tepinya terdengar memerihkan hati
deru airnya yang semakin deras selaras dengan kegundahan diri
amarah yang larut didalamnya membuat alirannya menjadi ganas dan mematikan.
sungai itu kuberi nama hidup..
dia mengalirkan setiap tawa bahagia
namun juga mengalirkan sedih dan airmata
meski kutau dia hanya bertugas membawanya..mengalirkannya
dia menghantarkannya kesebuah tujuan
dimana semua berasal dan kembali bermuara ditempat yang sama.













sungai suka citaMu mengalir dalamku…..mengalir bersamaMu ..sbab hanya Tuhan yang dapat memberi sukacitaku penuh……..syairnya bagus, dibuat dari hati yang jujur…..!!