sungai itu kuberi nama “hidup”

(Melati Silaban)

dia mengalirkan begitu banyak tawa

di setiap percikannya terlihat senyum bahagia

suara tawa ceria anak-anak yang bermain dengannya terdengar indah

terlebih saat dia melegakan banyak dahaga

ucapan syukurpun menjadikannya semakin jernih disetiap tetesnya

hingga keindahan dunia berlutut bercermin padanya

tapi terkadang..

saat hujan airmata sederas itu turun menerjang tanggul-tanggulnya

airnya menjadi keruh oleh luka

lengkingan tangis disetiap tepinya terdengar memerihkan hati

deru airnya yang semakin deras selaras dengan kegundahan diri

amarah yang larut didalamnya membuat alirannya menjadi ganas dan mematikan.

sungai itu kuberi nama hidup..

dia mengalirkan setiap tawa bahagia

namun juga mengalirkan sedih dan airmata

meski kutau dia hanya bertugas membawanya..mengalirkannya

dia menghantarkannya kesebuah tujuan

dimana semua berasal dan kembali bermuara ditempat yang sama.

Baca juga

  • Rebel
  • Aku kangen emak ….
  • tetes dhuafa
  • Anak  Miskin Menjadi  Kaya
  • Serial Tina : “ajari aku jatuh cinta lagi , Rik.”
  • Seperti saat pertama
  • para pemalsu
  • Dirgahayu RI Ke-66
  • Perempuan
  • DIA BUKA JALAN

Comments (1)

shinta mirandaSeptember 25th, 2009 at 9:26 am

sungai suka citaMu mengalir dalamku…..mengalir bersamaMu ..sbab hanya Tuhan yang dapat memberi sukacitaku penuh……..syairnya bagus, dibuat dari hati yang jujur…..!!

Leave a comment

Your comment