Ambilkan bulan Bu…

(Petrus Bayu Puja Mega Irawan)

Tak mudah bagiku, untuk dapat meredakan risau di dalam hatiku ini. Berulang, dan ku ulangi lagi, kucoba, dan mencobanya lagi, tetap saja tak mampu mengurangi kegundahannya. Sepertinya aku telah terjebak pada sebuah jalan yang buntu, yang di belakangku telah menanti ribuan ekor harimau yang telah siap untuk menerkamku kapan saja. Mencoba pasrah, namun masih tetap ingin hidup. Mencari jalan keluar yang lain, tampaknya sudah habis waktuku untuk berfikir.

Oh,. “ Ambilkan bulan Bu..ambilkan untukku”. Agar ku nikmati cahayanya dan kemudian ku ambil semangatnya, teladan setia dan ketegarannya. “ambilkan bulan Bu,.. ambilkan untukku..”

Harus ku kejar, langkah yang tertinggal. Harus kumualai perjalanan yang baru. Setelah tenggelam, dan tak berdaya di tikam belati cinta, seharusnya aku berlari kembali, untuk mengejar semua angan- angan yang telah tumbang. Kurentangkan sayap-sayap yang (masih) patah, ku coba mengepakkannya walau tak mudah. Berusaha, dan terus berusaha. Tak peduli apakah aku akan kembali tejatuh atau tidak.

“Ambilkan bulan Bu,..ambilkan untukku..”agar ku tiru semangatnya, dan dan meyakinkan semangatku untuk tetap berlari mengejar semua mimpi. “ Ambilkan bulan Bu,..ambilkan untukku,..”

Baca juga

  • Di Puncak Jakarta
  • Duet Alicia dannn…. Saya :)
  • Fenomena
  • Apa Kabar
  • Terima Kasih Guru
  • Aksi Konkret: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
  • a.k.u
  • Negeri Matematika
  • SUSTER ROSITA KAMI
  • Memanusiakan Manusia Yang mendengarkanmu

Leave a comment

Your comment