Kekuatan cinta
(Petrus Bayu Puja Mega Irawan)
Ketika cinta, tak lagi berjalan dengan mulus. Rintangan menghadang tanpa belas kasih, mengusik dan teruslah menjadi halangan. Kekuatanku muncul seakan dibimbing oleh ruh-ruh yang bertebangan namun tak tampak. Mempertahankan cinta ini, merangkainya menjadi ikatan-ikatan yang tak lagi kusut. Mencoba menerjang restu orang tua yang terkunci dengan rapat. Menggenggamnya, seakan kuncinya telah jauh terbuang ke samudera kepedihan, hingga sulit untuk mengambilnya kembali.
Cintaku, jangan pernah menyerah. Mari kita lanjutkan, mari kita tunjukkan kekuatan cinta kita. Hantam kerasnya dunia dengan cinta kita. Jangan pernah menyerah, teruslah menjadi terang. Tegar, menjadi batu karang dihati kita. Berdiri kokoh, takkan terhempas badai.
Cinta, peluklah aku. Mendekatlah, dan katakan kau tegar bersamaku. Kutahu jalan kita tak mudah, namun percayalah bahwa cinta kita abadi. Jadikanlah melankolis kita sebagai kebahagianmu dan aku. Air mata takkan pernah mampu untuk mengusir segala rintangan kita. Mari kita rubah takdir ini, bersamamu disampingku kita hadapi rintangan ini, biar cinta kita saling memiliki tanpa harus ada yang terluka.Tetaplah tersenyum, cinta. Lihat mataku, mendekatlah, kemudian sentuh kedua tanganku ini. Biar kuajak kau menemui bintang-bintang kejayaan cinta.
Percayalah, kita bisa,…
*terinspirasi dari seorang sahabat, yang gagal menikah, karena orang tua si perempuan, tiba-tiba menggagalkan pernikahan sahabatku dengan perempuan tersebut, dengan alasan mereka tak cocok dalam hitungan kejawen*











