Patah hati, tumbuh seribu

(Petrus Bayu Puja Mega Irawan)

Sepertinya ini lukamu., namun aku tau rasanya itu

Sepertinya ini deritamu, namun aku pernah merasa juga

Jadi ketahuilah teman, kau tak sendiri

Tersenyumlah, dan lihat betapa beruntungnya kamu

Jangan pernah merasa sepi, lihatlah para kurcaci dan kurcaca menari

Jangan pernah merasa gelap, lihatlah ribuan bintang menyinarimu

Lihat hatimu, semakin kau manja akan semakin terasa sakitnya

Lihat mimpimu yang dulu, yang harus terhenti, namun belenggu justru terlepas

Hidup layaknya  secangkir kopi

Panas, akan menjadi dingin pada ahirnya

Sedang rasa pahit dan manis akan tercampur, menjadi subuah rasa yang sangat indah

Tinggal bagaimana kita menikmatinya, kemudian bersyukur bahwasannya kita masih dapat menikmati secangkir kopi.

Buanglah ampas penyesalan yang mengendap pada cangkir tersebut

Bersiaplah untuk menggantikannya, dengan racikan kopi yang baru

Katakanlah kepada Tuhanmu, “terima kasih Tuhan, kau selalu memberikan yang terbaik untukku”

Kehancuran hati, tatkala Tuhan tidak memberikan seperti yang kita minta, sesungguhnya adalah sebuah anugerah terbesar yang  telah dia berikan untuk kita

Sebuah anugerah dimana kita akan belajar menerima, dan siap atas konsekuensi apapun yang akan kita terima ketika kita mengambil sebuah keputusan

Mari tersenyum teman, dan menarilah bersamaku disini

Ajak serta para kurcaci dan kurcaca

Mari menabuh genderang, ajak serta bintang berdansa

Sudahilah lara hatimu, lihatlah hari esok menantimu

Tertarik dengan yang ini?

  • Kepada Sepi
  • Sahabat Alama-3
  • Gadis Itu Aku
  • Sahabat Alam – 2
  • Sahabat Alam
  • Tersesat di Hutan Belantara
  • Ini Ibu
  • Untuk Anakku
  • lukisan itu
  • Ketika

Comments (2)

Puji.LFebruary 9th, 2010 at 8:34 pm

setelah bersusah payah….akhirnya bisa posting juga ya Ode…selamat…selamat…tetap semangat…:)

fekhiFebruary 9th, 2010 at 10:15 pm

bagus odeeee :) aku sukaaaa

Leave a comment

Your comment