memaknai sebuah esensi
(Shandra Syailendra)
bukankah untuk menjadi terlihat bukan dengan cara menghalangi gerak orang lain?
bukankah untuk menjadi terlihat bukan dengan membutakan orang lain?
bukankah untuk menjadi terlihat bukan dengan membuat yang lain menjadi tidak tampak?
apapun itu teman.
akan lebih berharga jika kita menjadi terlihat memang karena kita terlihat.
akan lebih berharga jika kita memang layak dilihat karena apa yang sudah kita perlihatkan.
hey teman.
malu saja jika kau harus terlihat dan menghalalkan segala cara.
itu bodoh, dungu, dan saya percaya alam ini memiliki pengadilan. memiliki hakim. memiliki jaksa, walau kau memang punya pengacara.
terus saja mengkasatkan mata mereka, kau akan semakin tak kasat. dan silahkan rasakan.
29juli2009
mati saja kau yang mencari muka, karena aku tak perlu itu. aku tetap punya muka. dan akan tetap begitu.












