Posts Tagged Buku
Bersama Langit
January 2nd, 2012 Posted 10:57 am

Judul : Bersama langit
Genre : Novel
Penulis : Ree & Hilaris
Harga : Rp 40.000,- (belum termasuk ongkos kirim)
Tebal : 178 halaman
Dibantu cetak oleh : nulisbuku.com
Order : Bersama Langit
Or mention @ririntagalu
Bersama langit, Dian menikmati hari-harinya. Hidupnya menyenangkan.
Tapi, itu semua berubah sejak ia mengenal sosok Ananda, adik yang ia kasihi, yang akhirnya mengaduk-ngaduk perasaannya.
Ia jatuh pada rasa yang salah. Ia jatuh pada tempat yang tidak seharusnya ada buat dirinya.
Ananda membuat hari-harinya terkadan berbunga-bunga, tetapi saat yang lain menjadi gelap gulita dan menyeramkan.
Ia mencoba menyadari itu menjadi sesuatu yang tidak salah, tetapi sesaat kemudian ia sadar ia telah sangat salah. Ia telah jatuh pada cinta yang salah.
Setelah ia sadar, ia berusaha menghindar, tapi ia tak mampu. Hatinya tak dapat dibohongi. Ia terlalu lemah untuk berkata tidak.
Hingga suatu hari, sebuah pintu terbuka baginya. Pintu untuk melupakan kesalahannya, pintu untuk membebaskan dia dari belenggu rasa bersalah.
Tapi lagi-lagi, ia terlalu lemah. Ia tak mampu lepas dari belenggu yang mengikatnya. Ia gagal untuk jatuh cinta lagi. Ia gagal.
* dipublish juga di sini.
Tags: Buku
Posted in Ririn Tagalu
#30HariMembaca – Hari Pertama – Buku Pertama – Pramoedya Ananta Toer dari Dekat Sekali oleh Koesalah Soebagyo Toer
March 30th, 2011 Posted 1:54 pm
Setelah sekian lama tidak membaca buku (paling baca koran atau majalah), hari ini saya memutuskan untuk sebuah proyek baru.Proyek membaca dalam satu bulan dan lalu menuliskannya. Entah dalam rupa review buku, atau sekedar opiniku.
Dan untuk hari pertama ini, saya ingin menulis tentang Pramoedya Ananta Toer, atau yang sering dikenal sebagai Pram.
Secara sejarah, sebenarnya saya kurang begitu tahu mengenai beliau selain bahwa beliau adalah penulis buku Gadis Pantai. Sebuah buku yang sudah sejak tiga bulan lalu menghiasi rak buku tanteku. Sebuah buku yang baru kemarin aku sentuh (--belum dibaca).
Dalam buku ini (--yang baru saya baca setengah), penulisnya yang merupakan adik beliau menceritakan banyak kisah tentang keseharian mbah Pram (--sebutanku untuk beliau) di matanya.
Sosok mbah Pram yang unik, nyentrik, 'keras', dan tak kenal menyerah menghiasi kisah-kisahnya.
Namun sayang, beberapa kali saya merasa ada sebuah yang 'hilang' di dalamnya.
Apa karena ada beberapa kata/kalimat yang sudah disensor oleh penulis (--karna dianggap terlalu kasar/terlalu pribadi) yah?
Hmm...
-bersambung ke hari kedua-
27 Maret 2011
Detail Buku
(Info dari: Gramedia Online)
ISBN: 9789799100474
Author: KOESALAH SOEBAGYO
Language: INDONESIA
Date Published: 2006-06-30
No. of Pages: 553
Dimensions (cm): 13 x 19
Harga: Rp 38.000,-
Tags: Buku
Posted in Daesy Christina
Review dari Panjikristo PX – Jakarta
August 5th, 2010 Posted 9:37 am
Tags: Buku, Review
Posted in Via Lattea Foundation
Terima kasih Papa
January 14th, 2010 Posted 5:30 pm
(Max Bona)
Libur akhir tahun telah tiba. Sudah hampir dua minggu saya menjalani masa liburan. Meski tidak keluar kota, inilah kesempatan yang baik untuk menikmati hari-hariku yang selama ini kurang ‘kunikmati’. Selama liburan ini saya bisa bangun kesiangan dan tidak merasa dikejar apa pun. Bahkan ketika isteriku pamit masuk kerja, biasanya saya hanya menjawabnya dari balik selimut. Putrakulah yang selalu membangunkanku. “Papa, mataharinya sudah ada tuh, bangunlah.” Kebetulan putraku sedang liburan juga. Dia adalah murid TK di sebuah sekolah swasta.
Entah siapa yang ajarkan, putraku selalu menjadikan matahari sebagai patokan untuk bangun atau tidur. Ketika putraku (28 Desember kemarin genap berusia 5 tahun) membangunkanku, saya sebetulnya sudah tidak tidur lagi. Hanya saja saya mencoba menikmati hangatnya tempat tidurku, menikmati berada dibalik selimut hingga pukul 6.30 AM. Saya sudah tidak tidur lagi sejak jam 5 pagi tadi ketika saya bangun untuk berdoa sebagaimana biasanya pada hari kerja. Entah kenapa, semenjak liburan tanggal 17 Desember yang lalu, berbaring sambil memikirkan banyak hal, melamun di pagi hari menjadi kebiasaan baruku. Nikmat sekali rasanya tak dikejar apapun.
Tags: Buku, Syukur, Terima kasih
Posted in Max Bona











