Posts Tagged Cinta
Getar cinta
July 14th, 2010 Posted 10:15 am
(Winda Priyosa)
Aku suka keheningan saat berdua..
Tak perlu mengumbar kata,
cukup diam dan bertatap mata.
Udara jadi media penghubung kita,
uraikan getar, sampaikan makna.
Tags: Cinta, Puisi
Posted in Winda Priyosa
indah Kau pertemukan kami
July 9th, 2010 Posted 11:27 pm
(Veronica Setiawati)
berikanlah kami kekuatan ya Tuhan
Engkaulah yang mempertemukan kami dengan caraMu
Dan kini Engkau juga lah yang mempersatukannya
Cukup lama kami saling mengenal
Aku mengasihinya dan diapun begitu kepadaku
saat ini aku dan dia melangkah ke hubungan yang lebih pasti
bersamanya aku yakin karena aku telah serahkan keyakinan itu kepadaMu
Tags: Cinta
Posted in Veronica Setiawati
merajai mimpi III
July 1st, 2010 Posted 10:15 am
(Carlita Rozetta)
Ini sudah hari ketiga, Nara tidak juga bertemu dengan Haris. Apa yang harus Nara pikirkan? Haris sakit? Haris pindah? Haris…meninggal? Ah, aku benci kalo harus membuat cerita yang tragis. ini kan kisah gadis berumur 13 tahun, kenapa harus berakhir tragis? hanya untuk memahami hati pembaca post ku ini? sekali lagi, ini kan hanya sebuah kisah biasa dari gadis berumur 13 tahun. realistis sedikit lahh.
Semua hal telah Nara pikirkan. Bagaimana kalau Haris sakit? haruskan ia menjenguknya ke rumahnya yang berada di kawasan elit? di kawasan yang akan menjadikan dirinya sebagai pecundang sejati? Bagaimana kalau ternyata Haris sedang sibuk dengan tugas sekolahnya? haruskah Nara menginjakkan kakinya ke sekolah Haris yang begitu megah dan cukup mewah untuk gadis seperti Nara, tempat yang akan menjadikan Nara seperti gadis paling bodoh? atau bagaimana kalau ternyata Haris harus pindah sekolah? Apakah Nara sudah menyiapkan hatinya untuk hal itu? Apakah ia akan rela kalau nantinya ia tidak lagi bisa bertemu dengan Haris? Apa yang harus Nara lakukan terhadap semua kemungkinan itu?
Tags: Anak, Cerber, Cinta, Kehidupan
Posted in Carlita Rozetta
merajai mimpi II
June 30th, 2010 Posted 6:04 pm
(Carlita Rozetta)
Sekian hari berlalu, Nara terus menghitung jumlah pertemuannya dengan Haris. Aku juga yakin tak sedikit dari kalian yang berpikir, “kenapa juga harus dihitung? kerajinan banget!!”…Yah, sekali lagi aku sadari kalian para pembaca, mereka sedang JATUH CINTA. Apapun menjadi penting. setiap pertemuan, setiap pembicaraan, setiap tatapan yang mereka lakukan satu sama lain, selalu memiliki arti.
Nara menghitung, serius, ia menghitung jumlah pertemuannya dengan Haris. Kini ia yakin bahwa hari ini seharusnya menjadi pertemuannya yang ke 63. Memang sudah lebih dari dua bulan mereka sering bertemu. tempat pertemuan mereka juga bukan tempat yang cukup romantis yang selalu dibayangkan semua gadis yang menanti pangeran hatinya. Hanya di pasar berbau amis dan busuk. Tapi mereka bahagia dengan semua itu.
Tags: Anak, Cerber, Cinta, Kehidupan
Posted in Carlita Rozetta
Cinta segi_TIGA
June 28th, 2010 Posted 10:50 am
(Lusia Widijaningrum)
Disela waktu ‘menunggu’ kereta datang:
‘ hallo sayang…., baru semalam kita bertemu, dan sekarang aku sudah rindu……’
percakapan ini menggelitikku, dan membuatku envy, di tengah keramaian orang, aku merasa sendiri,
tidak ada sesorang yang merindukanku, di kehidupan yang telah kupilih saat kuputuskan untuk tidak terlibat dengan ‘mahluk’
yang bernama Cinta. Yang terasa indah saat’ penasaran’ itu masih ada, tapi ketika lewat masanya semua menjadi biasa.
Tags: Cinta, Renungan
Posted in Lusia Widijaningrum
Cinta Yang Tak Terselesaikan
June 16th, 2010 Posted 7:42 pm
VINCENSIA NAIBAHO
Kau genggam jemariku
ajakku melintasi ruas-ruas mimpi
berkelana di atas angin
menepikan awan-awan suram dari ruang bathin
Kau telusuri seluruh jejakku
sembari terus usap jelaga di mataku
temaniku merangkum lara
tuk kemudian membasuhnya di danau sunyi
Tags: Cinta, Puisi
Posted in Vincensia Naibaho
Kukirim Sepucuk Surat Untukmu, Hasian
June 1st, 2010 Posted 8:43 pm
(Vincensia Naibaho)
Saat kamu membaca surat ini, aku pasti sedang di pinggir danau, duduk di sebuah batu besar dengan leher berlilitkan syal ungu (kamu yang memberinya dulu, tanggal 12 Februari. Kamu masih ingat?), seraya menggosok-gosok perut dengan minyak kayu putih cap Ayam (entahlah, penyakit perutku yang tak tahan dingin ini rasanya tak bakal sembuh lagi). Jika kamu bertanya mengapa aku disini sekarang, dikelilingi sunyi dan diserbu dingin, tolong carikan jawabannya dan berikan padaku. Karena aku juga tidak tahu kenapa kakiku harus melangkah menuju danau ini. Atau mungkin karena sepi dan beku di sini seakan partner yang baik bagi hatiku. Yang juga sepi dan beku.
Hasian…
Setelah sekian lama, harus kuakui juga bahwa kakiku lelah mengambang di udara. Aku butuh tanah yang padat, untuk menjejakkan kaki-kaki lelahku.
Tags: Cinta, Surat
Posted in Vincensia Naibaho
Dulu, Sekarang, ..atau Selamanya ??
May 17th, 2010 Posted 7:17 am
(Levina Widyarsa)
“Gue suka dia yang dulu, seorang entertainer yang ceria, fun, bukan sosok yang serius kayak sekarang.”
Buat para pendengar setia infotainment, mungkin akan langsung tahu kalimat ini diucapkan oleh siapa dalam konteks apa. Sebagai penjelasan singkat, kalimat ini diucapkan oleh suami seorang artis yang kini berprofesi sebagai anggota DPR, sehubungan dengan proses perceraian yang sedang mereka jalani.
Pikiran dan perut langsung berontak waktu mendengar kalimat ini (ehmm.. yang bagian perut sebenarnya karena sudah waktunya makan siang sih..). Apalagi kalimat yang diucapkan kemudian, “Gue si masih cinta sama dia sampai sekarang.” Hmm, cinta tapi tidak suka..wah, bingung bagaimana mensinkronkan dua hal ini?
Tags: Cinta, Keluarga, Refleksi
Posted in Levina Widyarsa
Dia:Alya
April 20th, 2010 Posted 7:53 am
(M.M Wardhani)
Alya: “‘nggak ada yang salah sama kamu..kamu hanya terlau menyayanginya dan terlau mencintainya” sambil menatap langit ia berujar.
Dia: “Memang ada yang salah dengan hal itu?” Dia merengut.
Alya: “Repot juga siy jelasin nya,”
“Gak ada yang salah siy, Cuma dia kan cuma bilang suka”
Dia: “Apa yang salah dengan suka?” Dia kembali merengut.
Alya: “Gak ada yang salah siy, teruslah seperti itu, karena memang seperti itulah cinta”
Dia: “Maksudnya?”
Alya: “Cinta memang menyakitkan, tapi kamu ‘nggak harus sakit…
Cinta itu memberi dan memahami tanpa keinginan untuk diberi dan di fahami”
Dia: “…-_-…”
Tags: Cinta
Posted in M.M Wardhani
Ku Coba
April 1st, 2010 Posted 9:43 am
(Apriyanti)
Hatiku masih diliputi rasa bimbang
Aku tidak mengerti akan jalan pikiranmu
Terkadang manis, terkadang dingin
Walau dirimu telah menjelaskan semuanya
Trauma masa lalu masih menghiasi hatiku
Maaf kan daku…
Aku akan terus mencoba untuk mengerti dan memahami mu
Untuk Bunga
March 28th, 2010 Posted 8:45 pm
(Eko Supriyono)
Kuharap kabarmu seindah mentari pagi.
Hampir dua tahun berlalu kata cinta dan sayang setiap pagi tak terkirim kehatimu kata rindu tak jua terbang kejendela pintu dan ruang kosong jiwamu kata – kata indah kini terasa hambar tercipta. Langkah kaki yang dulu menapak dengan satu jalan sekarang melewati jalan yang disebut langkah air yang tak bisa tenang dan aku pasrah karena itu.
Hampir dua tahun berlalu sesuatu yang pernah ada antara hatiku dan hati seorang bunga dibalik dinding besar berubah menjadi bayangan yang sulit untuk pergi dari dalam pikiran dan ku akui kamu adalah bunga yang tercium wanginya hingga relung jiwaku namun tak sanggup aku menyentuh kelopak walau cuma satu kali hembusan nafas dan kamu bungaku.
Ku selalu teringat apa yang pernah terjadi dari bahasa hingga rasa dari tawa hingga tangis dan aku mulai paham apa maksud dari sesuatu yang pernah terjadai. Melupakan hal yang indah adalah kematian muda untukku, mengenang kemanisan adalah cambukan hati dari sebuah harapan. (more…)
Love is a Magical Thing
March 24th, 2010 Posted 4:31 pm
(Melly Sutjitro)
My friend, the collegegirl, once asked me to write something about “love”, “magical moments”, “there’s a heart inside”, “something romantic.” Saya bisanya cuma meringis nyinyir, “Haree genee masih seputar love dan sejenisnya? Valentine udah lewat boo..” Tapi tentu saja saya tidak sedemikian resenya menjawab permintaan sang collegegirl. Hanya bisa maklum kalau si collegegirl ini (agak) kelebihan hormon ABG nya.
So here I am, writing something about love. Tentunya dengan segala keterbatasan dan kenyinyiran saya terhadap subyek love itu sendiri.
Tags: Cinta
Posted in Melly Sutjitro
30 Hari Online Mencari Cinta
March 18th, 2010 Posted 2:01 pm
(Eko Supriyono)
“pokoknya kamu harus segera punya istri,apa kata bapakmu di alam sana,emak malu sama teman-temanmu,mereka sudah gendong anak,apa kamu mau jadi bujang lapuk,hidup tanpa anak istri,haa..tidak liat emak sudah tua,sebelum adikmu dilamar kamu harus sudah melamar,harta bisa dicari dan takan pernah dibawa mati..menikah adalah ibadah”.agus hanya bisa terdiam mendengar omelan emak dari telfon.”sekarang emak cuma mau kamu bahagia disamping anak istrimu,dari sisi dunia kamu sudah membahagiakan emak dan itu cukup nak,jangan telfon emak sebelum ada kabar kamu punya pasangan”.setelah salam emak menutup telfon,”mungkin benar apa yang dikatakan emak,tapi apakah masih ada wanita yang mau dengan pria sepertiku”.2 tahun agus menutup mata untuk wanita,bukan berarti dia membenci wanita bukan pula seorang berkelainan.Sakit hati yang masih menginfeksi,membuatnya enggan bercinta lagi,tapi kini mau tak mau hal itu harus ditinggalkannya mencoba lagi mencari cinta yang tulus,dalam waktu 30 hari mungkinkah.”met,emak gue nyuruh segera merried”.agus kepada memet di sela-sela istirahat kerja.”oaaaalaaaa aguuus aguuus,meried tinggal merried apa susahnya siiich”.jawab memet.”tapi masalahnya gue belum punya calon,waktu gue sebelum adik gue dilamar dan itu 30 hariii”.sambil memegang kepala agus berbicara,”hahhahahahahaaa..kayak film aja lo,ya kan temen cewek lo banyak,cewek lajang sekantor kita ada 25 belum yang di pantry,cewek lajang disekitar kontrakan bersliweran,yang sering keluar masuk siapa tuchh …eee si rina yyy si rina uchchhhg aduhai semolhai..hahaha”.”gila lu met gue cari cewek baik-baik”.”sirina kurang baik apaaa,tiap malam ngajakin ajep ajep ajep haaaha”.”yach lu malah ngledek itu siich mau eluuu…,cewek kantor kayaknya engga dech,lu tau kan met..paling enggak gue bisa beli apartemen”.memet tediam sesaat dengar ucapan agus,”eh by the way cewek
apartemen lu apa kabar”.agus sedikit terkejut atas ucapan memet.”udahlah met gue ga mau ngomongin itu lagi sakit ati gue”.”ya ya ya gue ngerti,tapi gue yakin lu bisa gus,apa perlu bantuan”.”udahlah met makasih..keluarga lu
utamain dulu,kalo ada masalah yang serius pasti gue hubungin Lu”.”okey gus,let’s time we get back to work”.ucapan memet menyadarkan agus untuk kembali kerutinitas setelah makan siang,pikiran yang masih menggema tentang
ucapan emak susah untuk di hilangkan..”yeeaach time to work”. ”eh mas aguuuus udah pulang yaaa”sapa seorang wanita disebrang kontrakan.”iya teh,seperti biasa,”.balas agus yang tak banyak bicara dan langsung masuk untuk mandi.Malam rupanya cepat berlalu setelah habis makan malam dan sholat,tak ada rencana lain keculai dirumah,duduk nyantai nonton TV,ngopi,merokok dan menikmati sedikit bayangan tentang cinta&kawin..”huuuff”pelan tapi pasti agus menghela nafas,entah apa yang dipirkan”.Laptop.ya laptop”tiba-tiba agus beranjak mengambil laptop dan modem dari kamar tidur kembali lagi keruang TV menghidupkan internet membiarkan acara Tv tanpa di tonton.”udah lama gue ga ol,apa kabar facebook ya apa kabar twitter ya”.setelah megisi menu login agus sambil bergumam.”waaah tampilan baru facebook gue”.dengan lincahnya jari agus mengutak atik keyboard.”apa kabar sari yaa,dewi,ratih..temen-temen gue udah ga pada OL sibuk anak istri kali”pikir agus dalam hati.Pemberitahuan 20 pemintaan teman”haaa 20… gilaaaaa…3 bulan ga buka FB”agus mengangguk tanda heran dan senang”masih laku juga Lu gus”.agus ngomong sendiri menggeser mouse dan mengkonfirmasi permintaan.”hai tanks ya da konfirm”tiba-tiba menu chat menyala dan mucul”ya sama-sama”jawab agus”.tinggal dimana mas agus”tanya seorang wanita yang nge chat tadi,”gue tinggal di kebon jeruk”.jawab agus.obrolan terasa semakin asik sampai mereka sadar bahwa obrolan harus di akhiri karena waktunya tidur.”kapan-kapan boleh dong gue telfon”tanya agus kepada neneng wanita yang mengajak chat dari tadi.”neneng ga keberatan kok mas silahkan kapan aja mas ada waktu”,jawab neneng disertai smiles emoticon.setelah mengecek semua akun agus menutup koneksi.”kayaknya gue mau mecoba mencari cinta di dunia maya nich”,agus bergumam dengan senyum dan sedikit anggukan.”ya okey”.sembari merampikan tempat,pergi gosok gigi dan tidur.
Tags: Cinta, Internet, Online
Posted in Eko Supriyono
Sadness and Sorrow
March 16th, 2010 Posted 10:53 am
(Ni Nyoman Ria Widyarini)
Tik..tik..tik.. hanya detak jam dinding yang terdengar di pagi buta itu.Ku coba pejamkan mata, namun meski badan ini lelah… nyata kantuk tak juga menghampiri. Ku pandangi dia yang tertidur lelap di samping ku… buah hatiku… nafasnya teratur seiring dadanya yang turun naik, dengan wajah damai berada di buaian Bunda. Ku cium ia sambil berbisik… “Nara, mama sayang Nara…” Dan tubuhnya menggeliat sejenak sebelum kembali terlena di alam mimpi.
Tanpa sadar air mata ini menetes… Ku hanya bisa mengutarakannya dalam hati, sambil mata tak luput memandangi wajah tak berdosa itu… ” Maafkan Mama Nara… maafkan juga Papa… karena tidak dapat menjadi orang tua yang baik… Karena gagal membina rumah tangga… Dan karena Nara kerap kali melihat pertengkaran mama dan papa… Kami bukan contoh yang baik… Maafkan kami…” Ku sapu bulir-bulir air itu dari pipi.
Tags: Cinta
Posted in Ni Nyoman Ria Widyarini
Untuk perempuan
March 11th, 2010 Posted 7:02 pm
(Petrus Bayu Puja Mega Irawan)
Bukankah kamu tercipta dari tulang rusukku? Yang sejatinya berdamping sejajar
Saling melengkapi, dan saling mengisi kekurangan masing-masing
Aku tak bisa menginjakmu, karena kau tercipta bukan dari kakiku
Begitupun kau, tak punya kuasa atas diriku. Sebab kau bukan tercipta dari kepalaku
Bukan kakiku yang sakit, bukan pula kepalaku
Atau bahkan bagian tubuhku yang lain yang harus sakit, ketika suatu saat aku harus kehilangamu
Tapi disini, disekitar rusuk ini
Bukti bahwa kau tecipta dari tulang rusukku
Kau dan aku adalah cobaan
Cobaan yang diberikan oleh Tuhan
Cobaan untuk bisa saling mengerti, menghargai, dan melengkapi
Cobaan agar selalu memegang janji setia
Kucintai kekuranganmu, dan kuharap kaupun begitu
Tak ingin kumencintai kelebihanmu, biarkan kelebihanmu menjadi bonus setelah aku mencintai kekuranganmu
Begitupun kau, janganlah mencintai kelebihanku. Sebab segala kelebihanku dapat terlewati olah laki-laki manapun didunia ini
Temukanlah apa yang tidak kau temukan dalam setiap perkataanku
Kenalilah aku, lebih dari yang kau ketahui dari diriku sendiri
Kau wanita, dan aku laki-laki
Kau bukanlah uang, dan aku bukanlah harta kekayaan
Kau adalah jiwaku yang lain
Tags: Cinta, Puisi
Posted in Petrus Bayu Puja Mega Irawan











