Posts Tagged Keluarga
Dulu, Sekarang, ..atau Selamanya ??
May 17th, 2010 Posted 7:17 am
(Levina Widyarsa)
“Gue suka dia yang dulu, seorang entertainer yang ceria, fun, bukan sosok yang serius kayak sekarang.”
Buat para pendengar setia infotainment, mungkin akan langsung tahu kalimat ini diucapkan oleh siapa dalam konteks apa. Sebagai penjelasan singkat, kalimat ini diucapkan oleh suami seorang artis yang kini berprofesi sebagai anggota DPR, sehubungan dengan proses perceraian yang sedang mereka jalani.
Pikiran dan perut langsung berontak waktu mendengar kalimat ini (ehmm.. yang bagian perut sebenarnya karena sudah waktunya makan siang sih..). Apalagi kalimat yang diucapkan kemudian, “Gue si masih cinta sama dia sampai sekarang.” Hmm, cinta tapi tidak suka..wah, bingung bagaimana mensinkronkan dua hal ini?
Tags: Cinta, Keluarga, Refleksi
Posted in Levina Widyarsa
Sharing : Kejadian-kejadian dalam Hidup Berkeluarga Sehari-hari (1) Episode Melatih Chris Tidur di Kamarnya Sendiri
April 29th, 2010 Posted 1:17 pm
(San San Tjahaya)
Sejak melahirkan anak ke-2 kami (Christopher) di tahun 2006, saya dan suami selalu tidur terpisah. Kami tidak mempunyai box khusus untuk bayi dan kebetulan saudara-saudara kami yang memiliki anak kecil masih menggunakan box miliknya atau sudah keburu memberikan atau meminjamkannya kepada orang lain. Sementara untuk membeli yang baru kami rasa biayanya terlalu besar. Karena itu Chris si bayi tidur bersamaku di kamar utama sedangkan suamiku tidur bersama Lucky, anak kami yang sulung di kamar anak-anak.
Sekarang Chris sudah berusia lebih dari 3 tahun dan kami sedang berusaha untuk melatihnya tidur di tempat tidurnya sendiri di kamar anak yang memang sudah kami persiapkan untuknya.
Tags: Anak, Keluarga, Sharing
Posted in San San Tjahaya
Seharusnya Indah….
February 23rd, 2010 Posted 2:18 pm
(Yulita Nilawati)
Semenjak surat Undangan itu kuterima, tak lepas dari benakku apa yang akan kukenakan dihari istimewa itu. Padahal hari indah itu masih 2 minggu lagi tapi persiapan yang kulakukan seperti aku sendiri yang akan merayakannya. Pernikahan Silvia, sahabatku sewaktu di SMA, begitu membahagiakanku. Akhirnya ia menemukan cinta sejatinya, begitu yang terlintas dalam benakku. Walaupun tempatnya jauh dan waktunya malam hari, tak menghentikan niatku untuk menghadirinya. Membayangkan menikah di JHCC, pada saat perekonomian di negara ini sedang dilanda krisis moneter, pastilah bisa dikatagorikan mereka yang berkantung tebal.
Walaupun dengan sedikit memohon, akhirnya izin dari orang tua dapat kuperoleh. Biasanya orangtuaku agak keberatan kalau anak-anaknya pergi sendirian pada malam hari. Berhubung saat itu aku belum memiliki pasangan, kuajak adikku untuk menemaniku. Kebetulan dia menyukai acara pesta, apalagi makan-makan ditempat yang mewah seperti di JHCC.
Tags: Cerpen, Kasih, Keluarga
Posted in Yulita Nilawati
Mengenang 12 Tahun Lalu, Saat Sang Pahlawan Pulang
February 21st, 2010 Posted 10:38 pm
(Shafira Sulaiman)
sejumlah penat benar – benar hadir hari ini, lha ini kan week end sist? ya, mau bagaimana lagi, bayangan rancangan pabrik masih setia hadirkan potongan tanya, kapan pulang, kapan pulang, kapan pulang?
hari ini tepat 12 tahun kepergian seorang pemimpin keluarga, tepat 12 tahun lahir para yatim disebuah rumah dikota kelahiran saya : kota langsa, dengan bungsu yang kala itu masih berseragam putih merah. sibungsu yang mencoba menjadi sosok paling tegar, bahkan saat gedoran pintu dikisaran pukul 3 dini hari, hanya beberapa tetes air mata yang terjuntai, ya, hanya beberapa saja. (more…)
Tags: Cinta, Curhat, Keluarga, Renungan
Posted in Shafira Sulaiman
IBU
February 13th, 2010 Posted 8:32 am
(Yohana Fransiska Lily)
Ibu…,
Dalam kasih sayang mu, kau ajarkan cinta,
Dalam belaian lembut mu, kau ajarkan kasih,
Dalam pelukkan hangat mu, kau ajarkan hormat,
Ibu…,
Dengan hormat mu, engkau mendidik ku,
Dengan rasa sayang mu, engkau menjaga ku,
Dengan cinta mu, engkau menuntun ku,
Tags: Keluarga, Puisi
Posted in Yohana Fransiska Lily
AYAH
February 13th, 2010 Posted 8:32 am
(Yohana Fransiska Lily)
Ayah..,
Belaian tangan halus mu, masih dapat ku rasa,
Guratan lelah di wajah mu, masih dapat ku ingat,
Kelelahan beban hidup tergores di pundak mu,
Ayah…,
Dalam kesendirian, ingin ku peluk dirimu,
Dengan kehangatan dekapan dan tawa,
Ku temukan keajaiban cinta mu,
Tags: Keluarga, Puisi
Posted in Yohana Fransiska Lily
Papa, Terima Kasih
February 6th, 2010 Posted 9:17 am
(Felicia Yin)
Tiba-tiba teringat dengan Papa… dengan masa kecil yang kulalui bersama Papa, dengan ajaran tentang kehidupan melalui contoh-contoh tindakannya. Jadi membandingkan dengan ‘papa-papa’ jaman sekarang. Dan aku bersyukur (sekali) punya ‘papa’ seperti Papa-ku. Waktu itu (yang terpatri dalam ingatanku) Papa selalu ada untuk kami, keluarganya. Papa punya usaha ekspedisi yang dijalankan di rumah, jadi otomatis sehari-hari ya menghabiskan waktu di rumah. Rasanya dulu biasa saja punya Papa yang senantiasa berada di rumah. Tapi sekarang rasanya itu semua suatu berkah yang luar biasa, aku merasa beruntung sekali. Apalagi kalau dibandingkan dengan anakku sekarang, ketemu papanya hanya sekitar 4 jam sehari. Memang katanya sih jaman sekarang yang penting kualitas dibanding kuantitas. Tapi tidak seimbang juga kalau kuantitasnya terlalu minim. (more…)
Tags: Keluarga, Renungan
Posted in Felicia Yin
26 Desember
December 29th, 2009 Posted 9:57 am
(Martina Felesia)
26 Desember
Bisa jadi adalah tanggal yang biasa2 saja bagi sebagian orang. Tapi menjadi tanggal yang tidak biasa2 saja bagiku. Selain berdekatan dengan hari Natal, tanggal 26 Desember menjadi tanggal yang amat istimewa karena pada tanggal itu aku memutuskan untuk mengakhiri masa lajangku. Ini adalah suatu keputusan yang amat sangat penting karena di sanalah masa depanku dipertaruhkan. Masa depan yang akan kujalani bersama orang yang disebut “belahan jiwa” seumur hidup dan sampai selama-lamanya. (more…)
Tags: Keluarga, Sharing
Posted in Martina Felesia
Mau U-U
December 2nd, 2009 Posted 1:25 pm
(Martina Felesia)
Malam itu seperti biasa aku mengantarkan anak-anak tidur dengan iming-iming bahwa mereka akan mendapatkan sebuah cerita sebagai pengantar tidur. Jadi jam sembilan tepat setelah semua selesai menggosok gigi dan mencuci kaki, merekapun menagih janji yang sudah kuucapkan beberapa menit sebelumnya.
”Sudah siap semua? Nah, sekarang Bunda mau mulai bercerita. Ceritanya mengenai seekor anjing, si Kingkong (ini nyomot nama anjing temenku yang meskipun kupikir nggak nyambung banget dengan Kingkong beneran, tapi tetep kupakai sebagai tokoh utama ceritaku) dan seekor kucing namanya Manis…..”
“Bukan Anis, Buda….. Miong,” kata anak tengahku Altar dengan ucapan yang (seperti biasa) susah untuk diterjemahkan.
Tags: Anak, Belajar, Keluarga, Pola asuh
Posted in Martina Felesia
Aku belajar dari anjingku
November 26th, 2009 Posted 2:13 pm
(Theresia Rita)
Aku masih SD ketika keluarga kami memiliki anjing keturunan Labrador, bulu nya lebat sampai mukanya hanya terlihat moncongnya saja. Dia cantik sekali warnanya putih dan coklat muda, tapi kegemukan karena kami selalu berebut memberinya makan. Namanya Foni. Maaf tidak bermaksud menyamakan dengan anjingku bila ada teman yang namanya sama, tapi ibuku entah kenapa memberi nama demikian. Umurnya baru 4 tahun waktu hamil pertama kalinya. Anak nya 6 ekor, sangat cantik dan gendut-gendut.
Ayahku seorang kepala sekolah, tetapi menghabiskan sisa waktu mengajar dengan berkebun. Biasanya kalau buah jeruk dikebun kami mulai berbuah dan terlalu lebat, beliau memotong beberapa putik buah agar yang lain bisa besar dan matang sempurna.
Kemana Penerus Joshua Si Obok-obok?
July 26th, 2009 Posted 9:42 pm
(Rifqi Rizaldy)
sebagai abang dari adek-adek di rumah ,saya cukup prihatin akan tumbuh kembang mereka yang setiap hari di jejali akan musik-musik atau film-film yang bisa di kategorikan bukan porsi mereka , pernah sesekali bertanya sama mereka ” de masih apal gak lagu burung kakak tua?? ” tanyaku , mereka menjawab dengan polos ” ahh abang gak gaul , sekarang yang lagi ngetop itu lagunya the virgin ” cinta yang terlarang ..burung kakak tua mah gak ada di dahsyat ( salah satu program musik )
miris hatiku mendengarnya , the virgin ?? bukannya itu band remaja yang notabanenya bisa membedakan yang mana yang baik dan benar , bukan komsumsi untuk anak2 yang masih beranjak dewasa..lalu timbul lah sebuah pertanyaan , dimanakah joshua si obok-obok , atau tasya si gembala sapi ..penerus mereka seperti hilang di telan bumi.
Secara realistis saja, sekarang memang tidak ada lagu yang khusus buat anak-anak. Tidak ada album buat anak-anak yang beredar (mungkin karena kurang laku kali yah). Tidak ada lagi generasi penerus Joshua, Tasya, atau yang lebih jauh, Trio Kwek-Kwek. Nama-nama itu sekarang sudah tidak bisa lagi disebut anak-anak. yang sering ada di televisi kita malah yang memang bukan komsumsi anak-anak seperti TRIO MACAN dengan lagu sms nya .( GRRR, abangnnya saja klenger2 nontonnya ) …sungguh memprihatinkan ..
Tags: Anak, Keluarga, Pendidikan
Posted in Rifqi Rizaldy
Aku Tidak Bodoh, Ma
July 23rd, 2009 Posted 8:34 am
Hari Anak Nasional 2009
Hari ini pestanya anak-anak Indonesia. Apakah mereka sungguh bisa menjadi diri sendiri? Aku tidak yakin. Banyak anak-anak yang tidak bisa jadi dirinya sendiri. Sadarkah bahwa tuntutan lingkungan terutama orang tua menyiksa mereka?
Kemarin, tetangga sebelahku – yang memang selalu berteriak – bicara di telepon. Agak sulit untuk tidak menguping apapun yang dikatakan ibu itu, suaranya terdengar ke mana-mana. Apalagi aku sambil jemur baju di teras, percakapan sebelah pihak itu jelas betul terdengarnya.

“Ya, Bu. Biarin aja! Pokoknya anak saya jangan boleh pulang kalau belum bisa baca soalnya. Kemarin nilainya B, Papanya marah banget. Nilainya jelek!” Anak yang dibicarakan itu usianya sebaya dengan Si Sulung, harusnya juga kelas 1 SD. Bertetangga sebelahan dengan ibu itu membuatku stress dengan teriakannya sepanjang waktu, jadi ya sudahlah gak usah berakrab ria. Makanya aku gak tau anak itu sekolah di mana.
Tags: Anak, Belajar, Keluarga, Pendidikan
Posted in G. Lini Hanafiah
Adventurous Holiday
July 8th, 2009 Posted 4:42 pm
(G. Lini Hanafiah)
Kamis, 2 Juli 2009 pagi, tujuan Ciputih, Ujung Kulon, waktu keberangkatan jam 8 pagi (mulur dari rencana berangkat subuh), perkiraan waktu perjalanan 6 jam naik Si Putih. Dari Bekasi, potong jalan langsung ke BSD terus ke Tangerang. Keluar di pintu tol Serang Barat, lewat Menes. Si Sulung dan Si Bungsu semangat sekali sejak seminggu lalu. Segala peralatan main pasir sudah disiapkan. Sampai di Panimbang, mulai terlihat pasir pantainya yang putih. Rasa lelah dan bete yang sempat hinggap mulai terobati. Wah udah deket nih. Tapi mana? Kok belum sampai juga? Ternyata dari Panimbang masih dua jam lagi. Melewati jalan berbukit naik-turun yang tidak mulus. Untuk ukuran sedan masih bisa lewat lah.
Tags: Keluarga, Liburan
Posted in G. Lini Hanafiah
Training Ulang Si Ego
April 30th, 2009 Posted 10:38 am
Tags: Kasih, Keluarga, Luka Batin, Maaf
Posted in G. Lini Hanafiah











