Posts Tagged Natal

Dekil

No Comments »

December 25th, 2010 Posted 8:27 am

Dekil

*** self-talk within me

“ Dekil, kamu…”

“ Emang… Aku gak pernah menganggap diriku putih tanpa noda, koq… Jadi, kuakui memang aku ‘dekil’ . Bukan berarti aku jarang mandi, lho… Tapi memang aku tak cukup bersih, masih diliputi dosa dan kesalahan… “

“ Jangan sok bersih, kamu…”

“ Oh, aku tidak pernah merasa diriku sok bersih. Malulah sama tetangga. Dan apa kata dunia? Haha… Aku hanyalah manusia biasa yang tak luput dari salah tetapi terus berusaha untuk hidup lebih baik hari lepas harinya…”

“ Sekali dekil, tetap dekil. Merdeka!”

“ Wuih, aku tidak setuju sama yang satu itu… Kuakui memang kedekilan itu tidak bisa hilang 100%, tetapi dengan usaha yang lebih baik dan berjuang lebih keras, tentunya kedekilan itu bisa berkurang kadarnya. Besok-besok berkurang dekilnya lah yaw…”

“ So, apa kabar, Kil (baca: Dekil)? How’s your day lately?”

“ Oh, aku baik-baik saja. Trying my best to cope with whatever I encounter in my daily life…Dan dengan hadir-Nya di hidupku, setidaknya aku bisa meminimalisasi kedekilan itu…Karena sudah hadir, detergen terampuh untuk mencuci semua kedekilanku yaitu kasih-Nya. Kuakui ku tak sempurna, banyak salah, masih pernah iri-dengki-cemburu-dendam… Tetapi, dengan kasih-Nya, kuyakin aku bisa melampaui itu semua. Bukan karena kekuatanku, tetapi karena dukungan-Nya yang tak henti pada diri mereka yang terus berjuang untuk mencerminkan hidup yang bercirikan karakter yang lebih baik lagi…”

“ Jadi! Usahlah kauganggu diriku dengan hinaan bernada dekil begitu…. Biarkan aku maju, bergerak menjadi seputih salju dengan bimbingan-Nya yang menuntun tanganku…Gih, minggirrrr…. Permisiiiii, aku mau lewatttt…”

Demikianlah percakapan yang terjadi di dalam hati menjelang Natal ini. Biarlah kupercayakan sekali lagi, aku yang ‘dekil’ dan tak sempurna ini, punya kesempatan untuk jadi putih berseri… Dalam iman kupercaya bahwa Tuhan akan mampu ubahkan diriku asalkan adanya niatan yang kuat di hatiku.

Selamat Natal buat semua yang merayakan. Bersyukur untuk hadirnya Yesus di hidup para pengikut-Nya dan semoga kita tidak menyia-nyiakan semua kebaikan-Nya di hidup kita…

Ho Chi Minh City, 24 Desember 2010

-fon-

* copas, forward, share? Mohon sertakan sumbernya

* tautannya ada di: http://fon4jesus.blogspot.com/2010/12/dekil.html

Tags:
Posted in Fonny Jodikin

The Colors of Christmas

No Comments »

December 21st, 2010 Posted 10:19 am

Merah, hijau, perak, emas, putih, ungu, bahkan pink…

Semarakkan suasana natal dengan indahnya hiasannya. Dengan pohonnya. Beberapa pohon di-design sebegitu rupa sehingga membuat mata yang memandangnya terbelalak dan terpesona. Pohon natal pink atau putih yang dipadupadankan dengan hiasan-hiasan indah. Singapura sering memadu-madankan ‘silver and gold’ juga warna ungu yang indah ditambah suasana kemegahan di pinggir kiri-kanan jalan Orchard Road dan mal terkemuka lainnya, indah dan sedap dipandang mata.

Ho Chi Minh City juga tak kalah. Ketika kita bicara soal kemeriahan Natal walaupun tentunya tetap dalam kesederhanaan. Namun, pohon Natal merah itu sudah terpajang dengan kokohnya di jantung kota di Nguyen Hue.

Warna, tentu saja tetaplah preferensi kita. Tetaplah pilihan kita. Karena yang seorang berbeda dengan yang lainnya dalam hal selera…Tetapi biarlah di Natal kali ini, kuterjemahkan warna-warna itu dengan apa yang menjadi isi hatiku:

  • Putih bagiku: mohon Engkau putihkan hatiku seputih salju ‘tuk sambut datang-Mu…
  • Hijau yang terpampang di pohon Natal dan di lingkaran Natal pajangan di banyak rumah (Christmas Wreath), biarlah tetap ingatkanku bahwa Engkau melambangkan keabadian. Bahwa jiwa kami pun akan abadi bila bersama-sama dan terus mengikuti dengan Engkau…
  • Merah: selain hiasan bunga, buah, dan pakaian Santa Claus yang merah itu, biar terus kuingat bahwa Engkau sudah mengorbankan nyawa dan dirimu saat Engkau disalibkan. Sehingga, tak mau pula kusia-siakan pengorbanan-Mu…
  • Pink: lambang cinta dan kasih yang sering dinyatakan di hari kasih sayang (Valentine’s Day), biarlah jadi pernyataan cinta kasihku pada-Mu yang walau kutahu takkan pernah sebanding dengan cinta-Mu padaku dan pada kami semua, tetap ingin kuperbaharui di saat-saat jelang lahir-Mu. Dan tanda aku bersuka cita atas hadir-Mu.
  • Emas dan perak: mungkin aku tak punya banyak hiasan warna itu, tak juga hendak menghiasi diriku dengan perhiasan-perhiasan itu. Tetapi biarlah kuhias hatiku dengan sebaik-baiknya dan kusambut Engkau dengan kemegahan cinta-Mu yang senantiasa kurasakan…

Engkau terlahir dengan sederhana. Di palungan, bukan di rumah mewah. Natal hendaknya tetap jadikan kita ingat bahwa bukan hal-hal yang melulu berbau lahiriah, kado/bingkisan, ataupun pesta… Tetapi yang terpenting adalah memasuki detik-detik lahir-Mu dengan hati dan semangat baru…

Apa pun warna Natalmu, persembahkanlah mereka sebagai bukti kasihmu pada-Nya. Dia sudah begitu baik, mau lahir untuk kemudian berkorban bagi kita semua. Semoga Natal ini penuh warna yang indah dan membangkitkan damai serta kesejukan di hati… Semoga ‘the colors of Christmas’ menjadikan kita semakin sadar untuk memperbaharui diri dan hati dengan kasih… Semoga Natalmu, Natalku, Natal kita jadi semakin penuh arti dengan warna yang melambangkan kebaikan-Nya di hidup ini…

Ho Chi Minh City, 21 Desember 2010

-fon-

*catatan Natal ke-2 di Ho Chi Minh City.

* copas, forward, share? Mohon sertakan sumbernya

sumber gambar:

zazzle.com

Tags:
Posted in Fonny Jodikin

Sinterklas dan kado

No Comments »

January 15th, 2010 Posted 6:51 pm

(Yohana Fransiska Lily)

Doa lebih istimewa dari semua barang berharga.

Kekuatan  DOA lebih dashyat dari ledakan nuklir.

Kekuatan DOA lebih besar dari pada segala kekuatan apapun.

Karena DOA merupakan hubungan terkuat dengan TUHAN, Sang Pemilik Kekuatan.

Sinterklas dan kado. Lalu disusul dengan masa natal dan pergantian tahun.

Apa pentingnya. Membayang dalam benak Robin.

(more…)

Tags:
Posted in Yohana Fransiska Lily

I lost my friend a week before christmas…

1 Comment »

December 27th, 2009 Posted 2:27 pm

(Margaretha Dwi Hastuti)

His name is Dominic Colucci. He lives in Los Angeles, America but I don’t know the exact. We met around 6 months ago through one site. At the first time, I never thought that our friendship become like this…this close….this personal…

But suddenly, a week before Christmas, a time for sharing our love, our hope, our soul, our dream….I lost him…. I lost someone that I never met, but unfortunately play a bit important role in my life….
Now I really understand the proverb that said, it’s no matter how long you enter this world or someone’s life, one thing that really matter is how you touch that someone’s life through your presents…. (more…)

Enam Hari Sebelum

No Comments »

December 27th, 2009 Posted 1:20 am

(Daesy Christina)

Lihat kalender.
Lihat tanggal merah.
Apa yang sudah aku siapkan?
Kue yang banyak?
Hadiah yang melimpah?Lihat hari.
Enam hari lagi tanpa terasa.
Apa yang sudah aku rencanakan?
Perayaan yang megah?
Perjalanan yang menyenangkan?
Pesta yang sehari semalam?

(more…)

Tags: ,
Posted in Daesy Christina

←Older