Posts Tagged Perjalanan
Sehari di Keramba-Pulau Pahawang
June 1st, 2010 Posted 8:44 pm
(Felicia Yin)
Jumat, 28 Mei 2010, umat Budha memperingati hari Raya Waisak. Sekolah diliburkan, istilah kerennya ‘long weekend’..
. Dua hari sebelumnya bapaknya anak-anak mengabarkan ada undangan dari rekan sekantornya, Frans yang mengajak kami bermain di keramba milik Yoyok, saudaranya. Undangan itu disambut AiRen dengan teriakan gembira yang cenderung histeris. Kami sudah pernah berlibur ke sana sekitar setahun yang lalu dan AiRen sangat menikmati bermain di sana. Si kecil HanErl yang memang belum terlalu mengerti hanya mengikuti kakaknya, ikut berteriak gembira. Yang dia tau hanya dia akan diajak berenang di laut.
Perlengkapan berlibur di keramba sudah disiapkan sehari sebelumnya. Anak-anak, termasuk saya tak sabar untuk segera ke sana. Kami semua hobi bermain air alias berenang, anak-anak juga senang sekali mendapat pengalaman baru melihat berbagai macam binatang laut, melihat bagaimana cara memancing, memberi makan ikan yang diternak, sungguh menambah wawasan mereka. Semua perlengkapan sudah siap, kacamata renang, ban renang untuk si kecil, baju renang, baju ganti, termasuk bekal selama perjalanan dan di keramba.
Tags: Hari-hari, Perjalanan
Posted in Felicia Yin
Sebuah Bis Kota (2007)
January 15th, 2010 Posted 11:57 am
(Daesy Christina)
Sebuah bis kota.
Bukan hal biasa jika kita naik bis kota. Tanpa AC. Tidak adanya sofa empuk layaknya kendaraan pribadi.
Tapi justru pada hari ini, di tengahnya kesesakan bis kota. Aku mendapatkan sesuatu.
Siang ini, aku mulai berangkat ke tempat kursusku di kawasan kelapa gading. Setelah beberapa kali aku naik ojek dan 1 kali naik bis trans jakarta yang akhirnya harus diakhiri naik ojek pula, hari ini aku memutuskan naik angkutan umum biasa. Mikrolet, bis kota dan angkot berwarna merah.
Tags: Kehidupan, Perjalanan
Posted in Daesy Christina
AKU
January 10th, 2010 Posted 8:31 am
(Daesy Christina)
Perhatikanlah aku
Hei lihatlah aku!
Aku tak punya siapa siapa
Tapi aku mampu berdiri sendiri
Lihatlah aku
Tataplah aku!
Aku hanya tidur beralaskan aspal
Namun aku tidaklah manja dan merengek minta AC (more…)
Tags: Kehidupan, Perjalanan
Posted in Daesy Christina
CUNG BALONTHET!
January 7th, 2010 Posted 10:10 am
Cung balonthet
Sangu gedang kemepet
Ora entek diepret-epret.
Itu adalah tembang dolanan bocah dari masa lampau yang terakhir kali ku dengar ketika aku masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Waktu itu aku diolok-olok karena berak di celana merah yang gombrong menutup setengah lutut. Mereka menyanyi sambil idal-idul dan jejingkrakkan dengan paduan suara mereka yang parau nan cempreng yang menandai mulai tumbuh membesarnya jakun alias apelnya Mbah Adam yang mirip tembolok. Remah-remah ingredient berakan yang melekat di celana itulah yang dianalogikan sebagai pisang yang matang dan terpenyet.
Tags: Perjalanan, Sharing, Tahun Baru
Posted in L. Bekti Gojagie
Sinetron Sore Hari
January 4th, 2010 Posted 9:37 pm
(Daesy Christina)
Ya siapa sih yang tak tahu Laila, atau Cinta Fitri? Apalagi kalau ditanyakan ke tante yang setiap sore tidak pernah absen menontonnya. Pasti akan dijawab lengkap beserta sinopsisnya.
Namun yang ini jangan samakan dengan mereka. Tidak ada make up (terutama saat hendak tidur), atau tidak ada adegan close up berkali-kali yang entah apa maksudnya. Tidak ada juga sutradara, apalagi pengarah gaya. Tapi pemainnya? Adegannya? Tidak kalah hebat, lucu, menarik dan seru dibandingkan yang di layar kaca.
Opening
Jadi, kira-kira sekitar pukul 4 sore lewat hari itu, aku sedang duduk kepanasan di sebuah mikrolet. Sambil menguyah sisa-sisa empek-empek yang aku beli dari pedagang pinggir jalan, aku menikmati perjalanan pulang sore itu. Angin sepoi sepoi menemani kesejukan tegukan air dingin ditemani sahut-sahutan klakson sesama mikrolet lain.
Tags: Perjalanan
Posted in Daesy Christina
Sentimentil usang 13 Desember
December 13th, 2009 Posted 7:46 am
(Simon Nagari)
Purwokerto, dulu masa kecilku, belakang rumah kakekku sawahterbentang luas, ada sungai kecil yang airnya mengalir sangat kecil,dan terkesan bau karena juga terkena limbah pabrik soun, tapikesejukan sangat terasa, enak berjalan diatas pematang, sesekali memetik kacang panjang untuk dimakan sambil memancing belutsangat menyenangkan. Jalan didepan rumah masih tak begitu lebar,hanya dilewati sepeda sesekali.
Aku ingat betul, tiap pagi bangun duduk diberanda, memperhatikan orang-orang berjalan menuju kota untuk menjual sayur mayur, ada beberapa sepeda dengan muatan karung goni, berisi beras, untuk dijual di perempatan jalan tidak jauh dari rumah.
Kadang nenek menghentikan ibu penjual sayur, kemudian terjadi transaksi yang sangat sederhana, setelah itu ada suara-suara penggorengan di dapur yang sangat sederhana juga, walau saat itu kompor minyak sudah merupakan barang bagus di dapur.
Purwokerto, sekarang, ditanah yang sama, sudah berdiri bangunan-bangunan memanjang, ada yang tingginya mendekati langit, sura-suara bising knalpot kendaraan sudah menghiasi pagi ini, karena jalan didepan sudah berubah menjadi jalan yang lebar dan mulus, dengan trotoar di kanan kiri menggantikan sungai kecil, bangunan toko, gudang dan garasi mobil sudah memenuhi batas pandang kita, yang dulu sangat hijau dan kadang kekuningan bulir padi, sudah tak ada lagi. Kawat-kawat listrik sutet, sudah tidak lagi terbentang diatas hamparan pematang-pematang sawah, tapi telah melewati tembok-tembok semen tinggi nan kokoh.
Tags: Perjalanan
Posted in Simon Nagari
ciwidey- bandung selatan jawa barat
October 21st, 2009 Posted 7:24 am
(Veronica Setiawati)
( cimanggu – ranca upas – kawah putih – situ patengan )
Tags: Perjalanan
Posted in Veronica Setiawati
Berkunjung ke pulau tidung
October 7th, 2009 Posted 12:58 am
(Veronica Setiawati)
Tags: Perjalanan
Posted in Veronica Setiawati












