Posts Tagged Pola asuh

Anak-anak

2 Comments »

January 4th, 2010 Posted 5:08 pm

(Maria Marselina)

Anak-anak

Suatu hari saya diajak keponakan yang baru berusia 6 th memasuki sebuah toserba yang sudah sangat dikenalnya.  Ditunjukannya beberapa barang yang disukainya, seperti botol minum bergambar princess warna merah muda, serta sekumpulan boneka Barbie yang tertata rapi di etalase.

Kemudian saya tanyakan mana yang dia ingin beli saat itu tapi seolah tak mendengar dia berlalu sambil mengajak saya keluar toko tanpa ada yang dimintanya.

Sebagai orang yang lebih dewasa, dalam hal ini dewasa dari segi umur, saya mencoba memahami apa yang dipikirkannya. Ada beberapa kemungkinan dalam hal ini:

(more…)

Mau U-U

1 Comment »

December 2nd, 2009 Posted 1:25 pm

(Martina Felesia)

Malam itu seperti biasa aku mengantarkan anak-anak tidur dengan iming-iming bahwa mereka akan mendapatkan sebuah cerita sebagai pengantar tidur.  Jadi jam sembilan tepat setelah semua selesai menggosok gigi dan mencuci kaki, merekapun menagih janji yang sudah kuucapkan beberapa menit sebelumnya.

”Sudah siap semua? Nah, sekarang Bunda mau mulai bercerita.  Ceritanya mengenai seekor anjing, si Kingkong (ini nyomot nama anjing temenku yang meskipun kupikir nggak nyambung banget dengan Kingkong beneran, tapi tetep kupakai sebagai tokoh utama ceritaku) dan seekor kucing namanya Manis…..”

“Bukan Anis, Buda….. Miong,” kata anak tengahku Altar dengan ucapan yang (seperti biasa) susah untuk diterjemahkan.

(more…)

Disiplin pada Anak

3 Comments »

October 31st, 2009 Posted 11:29 pm

(San San Tjahaya)

Akhir-akhir ini sangat banyak berita tentang kekerasan dalam rumah tangga, yang menyita perhatian saya khususnya kekerasan fisik terhadap anak-anak. Baru-baru ini seorang rekan mengutip berita kematian seorang gadis cilik berusia 2 tahun karena dipukuli ayah kandungnya sendiri. Si ayah mengajukan pembelaan tidak bersalah dengan alasan ingin mendisiplinkan putrinya . Dunia macam apa ini?

Baru minggu yang lalu di gereja, khotbah pendeta minggu itu bertema tentang mendidik dan mendisiplinkan anak. Sempat pula dikutip ayat tentang menghajar anak dengan tongkat. Yang menjadi masalah di sini mungkin penafsiran tentang “tongkat” itu sendiri. Apakah ayat ini harus diartikan secara harfiah?

(more…)

Menjadi Orangtua

2 Comments »

July 18th, 2009 Posted 2:51 am

(Henny Listyowati)

Ketika seorang pria dan wanita memutuskan untuk menikah tentunya mereka sudah mempersiapkan diri dari segi mental dan non-mental. Saya tidak membicarakan pasangan yang menikah karena “terpaksa”. Semua anggota keluarga pihak pengantin pria maupun wanita merasakan kebahagiaan yang dirasakan pasangan pengantin ini, mereka memberikan doa dan restu agar rumah tangga baru yang dibangun oleh pasangan ini memperoleh kebahagiaan dan segera mendapatkan keturunan. Jika kita bertanya pada seseorang, ‘mengapa menikah’, maka hampir sebagian besar jawaban yang kita terima adalah untuk mendapatkan keturunan atau mempunyai anak. Tujuan pernikahan memang melanjutkan keturunan; persoalannya adalah ketika pasangan suami isteri akan mempunyai anak, apakah mereka sudah mempersiapkan diri dari segi mental…terutama…menyambut kehadiran seorang anak manusia; sama baiknya ketika mereka mempersiapkan pernikahan mereka.

(more…)