Posts Tagged Review
Review for “Bingkisan Kata”
April 17th, 2010 Posted 5:00 pm
(Agnes Bemoe)
Category: Books
Genre: Literature & Fiction
Author: Femikhirana Andre
Bukunya sendiri sudah saya tunggu-tunggu, karena saya sudah kadung kasmaran sama puisi-puisi Femi yang saya baca sebelumnya di Facebook, ataupun dari blognya.
Dan ternyata saya gak kecewa. Puisi-puisi yang manis, deras penuh makna.
Manis, bukan berarti “ganjen”, tetapi lebih ke “anggun”. Penuh makna, karena tidak berkuah-kuah menggurui, namun menyentak saya yang membacanya dengan serangkaian “a-ha moment”.
Tags: Review
Posted in Agnes Bemoe
Review Bingkisan Kata Kesatu Milik Femi
March 26th, 2010 Posted 3:50 pm
(Fransyustiana)
Kemarin, hari Kamis, 25 Maret 2010, bingkisan kecil itu datang. Laksana mendapat kado yang sudah lama ditunggu, dengan semangat menggebu, membuka bungkus coklatnya.
Physical Impression
Dari segi tampilan fisik, cukup mengagetkan. Saya pikir sampul depan bingkisan itu hanya soft cover atau hard cover biasa laksana buku-buku lainnya. Tapi ternyata menggunakan super hard cover, artinya covernya benar-benar tebal, keras, dan bagus, sehingga tidak perlu cemas ujungnya akan terlipat karena sering dibaca sambil tiduran.
Tags: Review
Posted in Ferni Yustiana
Perahu Kertas
November 15th, 2009 Posted 6:11 pm
(Ani Sinam)

Namanya Kugy. Mungil, pengkhayal, dan berantakan. Dari benaknya mengalir untaian dongeng indah. Keenan belum pernah bertemu manusia seaneh itu.
Namanya Keenan. Cerdas, artistik, dan penuh kejutan. Dari tangannya mewujud lukisan-lukisan magis. Kugy belum pernah manusia seajaib itu.
Dan kini mereka berhadapan diantara hamparan misteri dan rintangan. Akankah dongeng dan lukisan bersatu? Akankah hati dan impian mereka bertemu?
Tentang review: Buku Eat Pray Love
October 15th, 2009 Posted 12:41 am
(Ani Sinam)

Elizabeth Gilbert punya karir yang bagus dan perkawinan yang harmonis. Harusnya Liz merasa bahagia dengan hidupnya ini. Yang terjadi justru sebaliknya. Liz merasa ada yang salah sama hidupnya sampai dia stress beratdan memutuskan pisah dari suaminya. Dia juga keluar dari pekerjaanya di sebuah majalah ternama di US sana demi mencari kebahagiaan. Liz mencarinya di 3 negara, Italia, India & Indonesia. Semua berawalan “I”, seperti menandakan bahwa perjalanan ini adalah tentang pencarian tentang dirinya sendiri.
Tentang review: Film The Boat that Rocked
October 9th, 2009 Posted 3:21 pm
(Ani Sinam)
Bayangkan film Titanic. Dalam versi komedi buatan Inggris. Gantikan Leo dan Kate dengan sekumpulan pria penyiar radio rock n’ roll dan seorang tukang masak perempuan lesbian. Lupakan suara Celine Dion yang mendayu. Rolling Stones, Eurhytmics dan sejumlah legenda rock n’ roll berseliweran mengiringi film ini. Bukan tahun 1902 ini tahun 1966. Tahun terbaik dalam sejarah musik pop dan rock n’ roll.
Di tahun itu juga pirates radio berkembang pesat di Inggris. Ini karena radio resmi di sana nggak banyak memutar lagu rock n’ roll. Pada masa itu pemerintah sana anti berat dengan ”musik berisik beraliran sesat” ini. Radio Rock salah satu pirates radio yang ngetop di kalangan anak muda. Stasiun radio mereka ada sebuah kapal laut yang “nangkring” di tengah laut. Seorang anak muda bernama Carl mengajak kita berkenalan dengan para crew radio. The Count yang nyentrik, midnight Mark yang seksi, supers Simon yang lugu dan melankolis, late night Bob yang penyendiri, Gavin yang ”dewanya” DJ radio rock n’ roll. Kehidupan di atas kapal itu sungguh surganya rock n’ roll. Full musik-musik keren 24 jam sepanjang tahun, para penyiarnya digilai seluruh cewek di sana. Sayangnya, hari bahagia mereka segera berakhir. Pemerintah mengesahkan undang-undang kelautan baru yang intinya mematikan siaran pirates radio di Inggris. Radio Rock pun harus berhenti siaran dan berpisah sama para pendengar setia mereka. Hey…ini cerita rock n’ roll, nggak mungkin kan mereka menyerah begitu saja hanya karena satu peraturan konyol? Satu lagi perbedaan film ini dari Titanic, film ini berakhir bahagia tanpa ada yang mati kedinginan di laut.
Buat penggemar rock n’ roll sejati wajib hukumnya nonton film ini! Rock on!
You know, if God were a DJ he’d be on this station!
Review: Ciputih & Pulorida
July 8th, 2009 Posted 4:31 pm
Tags: Review
Posted in G. Lini Hanafiah











