Posts Tagged Teman
Merindukan Cicak
April 14th, 2010 Posted 10:57 am
Awalnya aku merasa terganggu dengan cicak-cicak yang terus berlarian di dinding kamar, merayap di jendela yang aku lapisi dengan kertas kado berwarna-warni. “gerudukk..geruduggggg bugggg buggg buggg….” Apaan sih ini, kataku saking kesalnya buat orang kaget saja, Kejar-kejaran, serundulan, jatuh berduaan tetapi merayap lagi berduaan juga.
Tetapi lama-lama setelah berhari-hari duo cicak itu sering berlari-larian di dinding kamarku akhirnya aku terbiasa juga, di saat lagi serius nonton televise yang membosankan berisi sinetron dengan alur cerita “nggak jelas” suara gerudukan mereka menghibur juga, kali ini aku perhatikan saat mereka berlarian, sesekali berhenti menengok kebelakang kearah temannya yang mengejarnya, mereka berdiam sebentar, kemudian berlari-larian lagi. Hehehe lucu juga, aku membayangkan cicak-cicak itu adalah diriku dan teman-teman, bermain bersama, berlarian bersama, jatuh bersama, tetapi bangkit bersama pula, wah pasti menyenangkan jika mempunyai sahabat atau mungkin pasangan yang demikian, yang saling mendukung dikala jatuh, saling menguatkan, bercanda dan membuat hidup ini lebih indah. Aku jadi tersenyum melihat cicak-cicak itu.
Sekarang setiap kali pulang kerja aku menengadah ke atas, “tuh cicak-cicak kemana ya…” kalau hari ini berlalu tanpa melihat mereka rasanya sepi sekali, begitu mendengar mereka berlarian rasanya menyenangkan, seandainya aku bisa ikut merayapi dinding dan ikut bergabung berkejar- kejaran, pasti asyik juga. Hehehehe khayalan yang aneh. Sungguh aneh!!!
PS : Jadi tidak sabar menunggu waktunya untuk berkumpul dan nongkrong bareng di angkringan bersama teman-teman lagi.
Tags: Teman
Posted in Anastasia Anita
A Tribute to Fredy Widjaja
January 8th, 2010 Posted 10:54 pm
(San San Tjahaya)
Pada hari Sabtu, tanggal 26 Desember 2009 yang lalu, saya mendapat kabar yang sangat mengejutkan. Seorang teman meninggal dunia di usianya yang masih sangat muda karena serangan jantung mendadak. Padahal selama ini tidak ada gejala bahwa dia mengidap kelainan jantung. Dia meninggalkan seorang istri dan seorang putri berusia 8 bulan.
Dia bernama Fredy Widjaja. Pertama kali aku mengenalnya kira-kira 10 tahun yang lalu. Saat itu kami tergabung dalam suatu kelompok persekutuan yang bertempat di rumahku. Sebetulnya, dia adalah teman kuliah adikku. Adikku kemudian mengajaknya bergabung dalam pertemuan persekutuan doa kami.
Tags: Sahabat, Teman
Posted in San San Tjahaya
I lost my friend a week before christmas…
December 27th, 2009 Posted 2:27 pm
(Margaretha Dwi Hastuti)
His name is Dominic Colucci. He lives in Los Angeles, America but I don’t know the exact. We met around 6 months ago through one site. At the first time, I never thought that our friendship become like this…this close….this personal…
But suddenly, a week before Christmas, a time for sharing our love, our hope, our soul, our dream….I lost him…. I lost someone that I never met, but unfortunately play a bit important role in my life….
Now I really understand the proverb that said, it’s no matter how long you enter this world or someone’s life, one thing that really matter is how you touch that someone’s life through your presents…. (more…)
Tags: Natal, Sahabat, Teman
Posted in Margaretha Dwi Hastuti
Mukhrim
November 26th, 2009 Posted 7:13 am
(Petrus Bayu Puja Mega Irawan)
Sesungguhnys saya tidak tau persis dengan yang di maksud dengan satu kata ini, bahkan penulisan yang benar untuk kata inipun saya tidak tau. Yang saya tau, adalah “mukhrim” yang menurut teman saya seperti yang telah di ucapkannya kepada saya adalah, “ haram bagi saya, yang bukan pasangan sah anda untuk bersentuhan secara langsung”. Katanya.
Mohon ma’af, bagi yang lebih mengerti secara benar, tentang penulisan, atau bahkan arti yang sesungguhnya, dari sebuah kata ini. Bahwa saya hanya (telah) mengalami sebuah kejadian, yang berhubungan dengan satu kata ini, dan kemudian ingin berbagi cerita.
Tags: Maaf, Teman
Posted in Petrus Bayu Puja Mega Irawan
4 Sekawan part.2 (The Reunion)
November 11th, 2009 Posted 6:17 pm
(San San Tjahaya)
Akhirnya, terjadi juga reuni 4 sekawan yang dinanti-nanti. Lokasinya di rumah Amul, waktunya Hari Minggu jam 11 siang (menjelang makan siang). Acaranya makan siang bersama dan ngobrol ngalor ngidul tentunya.
Sejak beberapa hari sebelumnya aku sudah berkirim-kiriman SMS dengan anggota 4 Sekawan lainnya, memastikan kehadiran mereka dan mengatur menu yang akan disajikan untuk acara makan siang bersama nanti. Diputuskan setiap orang akan membawa makanan untuk kemudian memakannya bersama-sama.
Seperti anak sekolah menanti rencana darmawisata, kami pun tidak sabar menanti hari reuni kami. Bahkan malam hari sebelum hari H aku sempat bermimpi sedang berkumpul bersama teman-teman 4 sekawanku.
Tags: Maaf, Sahabat, Teman
Posted in San San Tjahaya











