Kementerian Perhubungan menyebut pesawat yang jatuh dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia di Lapangan Sunburst BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (19/5/2024), merupakan milik Indonesia Flying Club. Dari hasil penelusuran, beberapa unggahan mengenai pesawat dengan nomor registrasi PK IFP tersebut juga tak jarang muncul dalam unggahan @indonesiaflyingclub. Unggahan terbaru pada tahun 2024 hanya menunjukkan postingan halal bihalal yang digelar pada 4 Mei 2024 lalu.

Meski seluruh jejak digital mengenai pesawat dengan nomor registrasi PK IFP sudah dihapus dari laman Instagram @indonesiaflyingclub, akun lain bernama @seputartangsel berhasil mengunggah video dari akun asal. 50 SOAL Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Ulangan/Ujian Semester 2 Kurikulum Merdeka 2024 & Kunci Jawaban Halaman 4 Mengenal Politisi PKS, Yoyok Switohandoyo Caleg DPRD Jabar dari Dapil 1

Soal & Kunci Jawaban Post Test Modul 4, Mengajarkan Budi Pekerti Sebagai Kemampuan Kodrat Murid Menurut website resminya, Indonesia Flying Club diinisiasi oleh lima orang yang memang memiliki kegemaran di dunia penerbangan yaitu Halim Phillips Soelistio, Nurrachman Pudjo Basuki, Firman Darmawan, Cheppy R. Nasution dan Faisal Adrian Zein. Mereka resmi mendirikan Indonesian Flying Club pada 13 April 2004 dengan tujuan agar klub ini bisa menjadi rumah bagi penggemar Aero Sport.

Seluruh kegiatan Perkumpulan Penerbang Indonesia ini dilakukan di Hanggar Swayasa di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan yang juga dimiliki oleh Federasi Aero Sport Indonesia. Klub penerbangan ini juga telah melalui izin dari Kemenhub dengan nomor 91 002. Selain itu, Indonesia Flying Club juga telah terdaftar sebagai anggota FASI sejak tahun 2016 lalu.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *