Gross National Income (GNI) perkapita Indonesia, berdasarkan rilis Bank Dunia menunjukan naik sebesar 9,8 persen menjadi 4.580 dolar Amerika Serikat (AS) di 2022, dibandingkan pada 2021 yang hanya 4.170 dolar AS. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, pencapaian ini tentunya membuat Indonesia kembali berada di kelompok negara berpendapatan menengah atas atau Upper Middle Income Country (UMIC). "Ini sesuatu yang perlu diapresiasi mengingat ditengah ketidakpasatian global dan juga acaman Covid 19 di tahun lalu, Indonesia berhasil mencatatkan kenaikan GNI," ujar dia melalui risetnya, Rabu (5/7/2023).

Menurut dia, keberhasilan ini tidak terlepas peran pemerintah dalam menekan penyebaran Covid 19 di tahun lalu dan juga menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional. Kemudian dengan masuknya berpendapatan menengah atas, hal ini mengindikasi bahwa proses pemulihan ekonomi terus terjaga. Selain itu, juga daya konsumsi masyarakat kembali pulih yang tentu saja hal ini akan menjaga perekonomian di tengah ketidakpastian yang masih terjadi pada tahun ini.

Masih Ingat Anna Shirley? Artis Cantik Dulu Bidadari Warkop DKI, Kini Klarifikasi Soal Isu Bangkrut Mahfud MD Ingin Atur Ulang Rekrutmen Diplomat: Dulu Bagus, Sekarang Ada Titipan Partai Dulu Nelangsa Tinggal di Rumah Sempit, Hidup Artis Ini Berubah Drastis, Mendadak Jadi Konglomerat

Sosok Andri Rahman Sopir Truk Dianiaya Ajudan Bupati Kutai Barat, Hotman Paris Siap Bantu Halaman 4 Dulu Jadi Pendukung Garis Keras Jokowi, Slank Kini Netral di Pilpres 2024 Harga Emas Hari Ini Naik, Berikut Rincian Harga Emas Per Gram Selasa 19 Desember 2023

Dampak Boikot Produk Pro Israel, CEO Starbucks Minta Masyarakat Berhenti Demo Kedai Kopinya Halaman all "Saat ini, kami melihat konsumsi yang kuat masih menjadi salah satu daya tahun Indonesia, ditopang oleh terjaganya iklim dunia bisnis dan investasi," pungkasnya.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *