Startup perikanan Aruna ikut dalam pameran Trade Expo Indonesia (TEI) yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan. Aruna mengincar market baru untuk varian komoditas produk perikanan asal Indonesia yang lebih beragam dan juga dapat menyasar negara negara Asia Tenggara dan Eropa. CoFounder & Chief Sustainability Officer Aruna Utari Octavianty menilai, TEI menjadi gerbang pembuka bagi perusahaan untuk mempromosikan produk tangkapan nelayan lokal Indonesia di tingkat nasional hingga internasional.

Serta, tema TEI tahun ini Sustainable Trade For Global Economic Resilience juga selaras dengan prinsip bisnis yang mengedepankan sustainability fisheries dalam bisnisnya. “Aruna menerapkan sustainable bisnis, kami juga memiliki alat untuk dapat melacak asal usul produk kami mulai dari tangkapan hingga sampai di tangan konsumen,” kata Utari dalam keterangan, Sabtu (21/10/2023). “Kami sangat mengedepankan traceability produk dalam menjalankan bisnis di Aruna. Saat ini kami juga tengah fokus menjajaki sertifikat MSC yang merupakan sertifikat bergengsi di industri ini,” sambungnya.

Bupati Dapat Gelar Datuk Sri Utama Paramudya Diraja dari Kesultanan Serdang Ramalan Keuangan untuk Zodiak Taurus, Cancer, dan Virgo Besok, Minggu 24 Desember 2023 Ramalan Zodiak Minggu 24 Desember 2023 untuk Capricorn, Aquarius dan Pisces: Karir, Cinta, Kesehatan

Ramalan Shio Karier Cinta Besok Minggu 24 Desember 2023: Shio Kerbau Menggerutu Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Terungkap Korban Baru Jual Tanah Rp 200 Juta Halaman 3 Ramalan Zodiak Libra Minggu 24 Desember 2023:

Soal Skandal Uji Tabrak, Toyota Daihatsu Akan Temui Pemerintah Indonesia Dampak Boikot Produk Pro Israel, CEO Starbucks Minta Masyarakat Berhenti Demo Kedai Kopinya Halaman all Di sela sela pameran berlangsung, Aruna menjajaki beberapa potential buyer yang tertarik dengan produk perikanan lokal Indonesia seperti komoditas rajungan, tuna, tongkol, cakalang, lobster dan lainnya.

Menurut Utari, TEI adalah event yang bagus karena secara langsung mempertemukan pelaku bisnis dengan calon buyer sehingga komunikasi terbangun, dapat saling tukar informasi terkait dengan kebutuhan mereka. “Ini dapat menjadi awalan yang baik untuk menjajaki bisnis kami kedepannya,” tukasnya. Diketahui, Kementerian Perdagangan menggelar Trade Expo Indonesia (TEI) tahun ini dengan tema Sustainable Trade For Global Economic Resilience di ICE BSD, Tangerang Banten, 18 22 Oktober 2023.

Kemendag bahwa TEI tahun ini menargetkan nilai transaksi sebesar 11 miliar dolar AS atau sekitar Rp171,73 triliun yang dimana lebih rendah dari tahun 2022 lalu. Target ini ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dunia yang sedang masuk dalam fase pemulihan pasca Covid 19. Maka, pemerintah mendorong para pelaku industri khususnya ekspor untuk dapat berpartisipasi dalam ajang ini.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *